Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA EXERGI SISTEM KOGENERASI SIKLUS KOMBINASI

View through CrossRef
Salah satu sektor pemakai terbesar energi fosil adalah Pusat Listrik Tenaga Gas, sehingga optimalisasi konservasi energi pada pusat listrik ini menjadi signifikan. Untuk mengetahui dimana konservasi energi dapat dilakukan pada peralatan maupun sistem yang ditinjau, hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membuat analisis kesetimbangan massa dan kesetimbagan exergi, dan selajutnya melakukan analisa exergi pada sistem tersebut sehingga dapat diketahui besaran peningkatan efisiensi pemakaian energi bahan bakar. Sistem kogenerasi dapat meningkatkan efisiensi pemakain bahan bakar, yang tepat dalam hal ini adalah Sistem Kogenerasi Siklus Kombinasi. Pada aplikasinya dapat dilihat pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang gasbuangnya masih dapat dimanfaataatkan untuk pembangkit steam/uap untuk memutar turbin yang selanjutnya berguna untuk pembangkit listrik lanjutan. Analisa exergi dilakukan pada sistem kogenerasi siklus kombinasi pusat pembangkit tenaga gas uap milik PT. PLN PJB Unit Pembangkitan Muara Tawar yang menyuplai listrik untuk sistem Jawa Bali dimana pembangkit listrik ini mempunyai kapasitas 950 MegaWatt yang terdiri dari ( 5x145 MW Gas Turbine dan 1x225 MW Steam Turbin) . Dari hasil analisa peluang efisiensi pemakaian bahan bakar didapatkan sebesar 77,83%. Kata Kunci: Kogenerasi Siklus Kombinasi, Exergi, Exergi Rate, Exergi Loss.
Universitas IBA Palembang
Title: ANALISA EXERGI SISTEM KOGENERASI SIKLUS KOMBINASI
Description:
Salah satu sektor pemakai terbesar energi fosil adalah Pusat Listrik Tenaga Gas, sehingga optimalisasi konservasi energi pada pusat listrik ini menjadi signifikan.
Untuk mengetahui dimana konservasi energi dapat dilakukan pada peralatan maupun sistem yang ditinjau, hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membuat analisis kesetimbangan massa dan kesetimbagan exergi, dan selajutnya melakukan analisa exergi pada sistem tersebut sehingga dapat diketahui besaran peningkatan efisiensi pemakaian energi bahan bakar.
Sistem kogenerasi dapat meningkatkan efisiensi pemakain bahan bakar, yang tepat dalam hal ini adalah Sistem Kogenerasi Siklus Kombinasi.
Pada aplikasinya dapat dilihat pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang gasbuangnya masih dapat dimanfaataatkan untuk pembangkit steam/uap untuk memutar turbin yang selanjutnya berguna untuk pembangkit listrik lanjutan.
Analisa exergi dilakukan pada sistem kogenerasi siklus kombinasi pusat pembangkit tenaga gas uap milik PT.
PLN PJB Unit Pembangkitan Muara Tawar yang menyuplai listrik untuk sistem Jawa Bali dimana pembangkit listrik ini mempunyai kapasitas 950 MegaWatt yang terdiri dari ( 5x145 MW Gas Turbine dan 1x225 MW Steam Turbin) .
Dari hasil analisa peluang efisiensi pemakaian bahan bakar didapatkan sebesar 77,83%.
Kata Kunci: Kogenerasi Siklus Kombinasi, Exergi, Exergi Rate, Exergi Loss.

Related Results

Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi
Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi
Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi yang digunakan oleh wanita perlu mempertimbangkan pengaruh metode tersebut terhadap fungsi reproduksi sekaligus kesejahteraan umum. Alat kontr...
Asessment Higher Order Thingking Skills untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Dasar-Dasar Pendidikan MIPA (DDP MIPA)
Asessment Higher Order Thingking Skills untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Dasar-Dasar Pendidikan MIPA (DDP MIPA)
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di mata pelajaran dasar Pendidikan MIPA yaitu meningkatkan aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar kognitif...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa melalui Eksplorasi Bentuk-Bentuk Geometri dengan Berbagai Media di Tk Fransisko Waigete
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa melalui Eksplorasi Bentuk-Bentuk Geometri dengan Berbagai Media di Tk Fransisko Waigete
<p>Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa melalui eksplorasi bentuk-bentuk geometri di TK Fransisko Waigete. Pen...
Penggunaan Video Dikombinasikan dengan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Pontianak
Penggunaan Video Dikombinasikan dengan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Pontianak
Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penggunaan media video dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI IPS MAN2 Pon...
Penerapan Multimedia Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi
Penerapan Multimedia Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi
Tujuan penelitian yaitu mengoptimalkan hasil belajar serta keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran dengan penerapan multimedia pembelajaran menggunakan model ...
Studi Pengaruh Konsentrasi Pada Membran Selulosa Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Penurunan Kadar Kreatinin
Studi Pengaruh Konsentrasi Pada Membran Selulosa Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Penurunan Kadar Kreatinin
Latar belakang: Salah satu kendala utama dalam pengembangan membran dialisis adalah bahan baku polimer yang merupakan bahan baku utama dalam fabrikasi membran, salah satu cara meng...
Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
Model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang menyajikan masalah untuk dipecahkan siswa baik secara individu maupun kelompok. Kemampuan pemecahan masalah adalah ke...

Back to Top