Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi

View through CrossRef
Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi yang digunakan oleh wanita perlu mempertimbangkan pengaruh metode tersebut terhadap fungsi reproduksi sekaligus kesejahteraan umum. Alat kontrasepsi pil dan suntikan mempunyai permasalahan atau efek samping paling utama yaitu gangguan pola haid. Hasil studi pendahuluan pada akseptor KB pil dan suntik kombinasi didapatkan 2 dari 5 akseptor KB Pil Kombinasi mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Sedangkan akseptor KB Injeksi Kombinasi 1 dari 5 orang mengalami siklus haid yang tidak teratur. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Kerjo. Sampel yang diambil adalah akseptor KB pil dan injeksi kombinasi. Jumlah responden penelitian ini sebanyak 60, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisa data pada analisis bivariat menggunakanT test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan siklus menstruasi akseptor KB pil kombinasi mayoritas normal (90%). Sedangkan siklus menstruasi pada akseptor KB injeksi kombinasi mayoritas juga normal (90%). Analisa bivariat padaperbedaan siklus menstruasi akseptor kb pil dan injeksi kombinasi menunjukkan nilait hitung lebih kecil dari t tabel (0,192 < 1,67065). Sehingga tidak ada perbedaan siklus menstruasi antara KB pil dan injeksi kombinasi. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi.
Title: Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi
Description:
Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi yang digunakan oleh wanita perlu mempertimbangkan pengaruh metode tersebut terhadap fungsi reproduksi sekaligus kesejahteraan umum.
Alat kontrasepsi pil dan suntikan mempunyai permasalahan atau efek samping paling utama yaitu gangguan pola haid.
Hasil studi pendahuluan pada akseptor KB pil dan suntik kombinasi didapatkan 2 dari 5 akseptor KB Pil Kombinasi mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.
Sedangkan akseptor KB Injeksi Kombinasi 1 dari 5 orang mengalami siklus haid yang tidak teratur.
Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi.
Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional.
Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Kerjo.
Sampel yang diambil adalah akseptor KB pil dan injeksi kombinasi.
Jumlah responden penelitian ini sebanyak 60, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling.
Instrumen penelitian menggunakan angket.
Teknik analisa data pada analisis bivariat menggunakanT test.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan siklus menstruasi akseptor KB pil kombinasi mayoritas normal (90%).
Sedangkan siklus menstruasi pada akseptor KB injeksi kombinasi mayoritas juga normal (90%).
Analisa bivariat padaperbedaan siklus menstruasi akseptor kb pil dan injeksi kombinasi menunjukkan nilait hitung lebih kecil dari t tabel (0,192 < 1,67065).
Sehingga tidak ada perbedaan siklus menstruasi antara KB pil dan injeksi kombinasi.
Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi.

Related Results

ANALISIS FAKTOR PENGARUH RENDAHNYA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG IMPLANT DI PMB SRI MULYATI, S.Keb Tahun 2023
ANALISIS FAKTOR PENGARUH RENDAHNYA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG IMPLANT DI PMB SRI MULYATI, S.Keb Tahun 2023
Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2021 pemakaian alat kontrasepsi di Indonesia, yaitu : suntikan 66,49 % akseptor, Pil 15,55 % akseptor, Implant 8,85 % akseptor, IUD 7,08 % ...
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SERTA KOPI READY TO DRINK TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SERTA KOPI READY TO DRINK TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI
ABSTRACTBackground: As many as 75% of adolescents women aged 12-24 years old experience menstrual cycle disorders. Menstrual cycle disorders are disorders experienced by a woman du...
Tingkat Pengetahuan Akseptor Kb Tentang Efek Samping Pil Oral Kombinasi Di Klinik Sehati Medan Periode Juni-Juli 2023
Tingkat Pengetahuan Akseptor Kb Tentang Efek Samping Pil Oral Kombinasi Di Klinik Sehati Medan Periode Juni-Juli 2023
Pil oral kombinasil adalah pil kb yang mengandung kombinasi estrogen dan progesterone dalam dosis kecil, pil kb kombinasi mengandung hormon aktif dan hormon tidak aktif. Penelitian...
PERBANDINGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN HDL ANTARA AKSEPTOR KB PIL KOMBINASI DAN DMPA
PERBANDINGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN HDL ANTARA AKSEPTOR KB PIL KOMBINASI DAN DMPA
Lebih dari enam juta wanita di seluruh dunia menggunakan Keluarga Berencana suntik dan metode kontrasepsi yang populer digunakan akseptor Keluarga Berencana adalah pil. Efek sampin...
Hubungan Persentase Lemak Tubuh dan Indeks Massa Tubuh terhadap Siklus Menstruasi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Hubungan Persentase Lemak Tubuh dan Indeks Massa Tubuh terhadap Siklus Menstruasi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
ABSTRAK Mahasiswa kedokteran secara umum memiliki jadwal kegiatan yang padat sehingga cenderung kurang memperhatikan pola makan serta makanan yang dikonsumsinya, sedangkan nu...
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL Lc 7e SISWA MTsN 1 ACEH BARAT
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL Lc 7e SISWA MTsN 1 ACEH BARAT
Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII A MTsN 1 Aceh Barat setelah menggunakan model pembelajaran Lc 7e. Pada siklus I dan s...

Back to Top