Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROSIDING KIK XXVII_BABEL_2018. Representasi Nilai Kearifan Lokal dalam Puisi

View through CrossRef
Nilai adalah sesuatu yang baik dan berharga dalam hidup dan kehidupan manusia. Kalau demikian, setiap manusia pasti menginginkan nilai. Nilai terepresentasi dalam perbuatan atau dalam karya manusia. Karya manusia beraneka ragam dan salah satu di antaranya adalah karya sastra. Contoh karya sastra adalah novel, cerita pendek, drama, dan puisi. Karya sastra yang dibahas dalam tulisan ini hanya karya sastra yang berupa puisi. Puisi adalah representasi tindakan dan pemikiran dari sang kreator atau sang pemuisi setelah bergumul dengan dunia, baik dunia luar maupun dunia dalam batinnya. Puisi sebagai karya kreatif mengembang berbagai nilai, yakni nilai religius, nilai etis, nilai estetis, dan nilai filosofis. Di antara empat jenis nilai yang disebutkan itu hanya nilai filosofis yang dibahas dalam tulisan ini. Nilai filosofis yang dimaksud tersebut adalah nilai filosofis yang bernuansa: kesadaran diri, keberanian, dan harga diri. Metode yang digunakan untuk mengungkap nilai-nilai yang dimaksud tersebut adalah metode hermeneutika Ricoeur. Sumber data dalam tulisan ini adalah antologi puisi Perahu Badik: Membaca Laut, karya Aspar Paturusi, sedangkan datanya adalah kata, baris, dan bait dari puisi-puisi yang terkait dengan bahasan di atas.
Center for Open Science
Title: PROSIDING KIK XXVII_BABEL_2018. Representasi Nilai Kearifan Lokal dalam Puisi
Description:
Nilai adalah sesuatu yang baik dan berharga dalam hidup dan kehidupan manusia.
Kalau demikian, setiap manusia pasti menginginkan nilai.
Nilai terepresentasi dalam perbuatan atau dalam karya manusia.
Karya manusia beraneka ragam dan salah satu di antaranya adalah karya sastra.
Contoh karya sastra adalah novel, cerita pendek, drama, dan puisi.
Karya sastra yang dibahas dalam tulisan ini hanya karya sastra yang berupa puisi.
Puisi adalah representasi tindakan dan pemikiran dari sang kreator atau sang pemuisi setelah bergumul dengan dunia, baik dunia luar maupun dunia dalam batinnya.
Puisi sebagai karya kreatif mengembang berbagai nilai, yakni nilai religius, nilai etis, nilai estetis, dan nilai filosofis.
Di antara empat jenis nilai yang disebutkan itu hanya nilai filosofis yang dibahas dalam tulisan ini.
Nilai filosofis yang dimaksud tersebut adalah nilai filosofis yang bernuansa: kesadaran diri, keberanian, dan harga diri.
Metode yang digunakan untuk mengungkap nilai-nilai yang dimaksud tersebut adalah metode hermeneutika Ricoeur.
Sumber data dalam tulisan ini adalah antologi puisi Perahu Badik: Membaca Laut, karya Aspar Paturusi, sedangkan datanya adalah kata, baris, dan bait dari puisi-puisi yang terkait dengan bahasan di atas.

Related Results

Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
HARMONISASI NILAI-NILAI BELA NEGARA DENGAN SISTEM NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN NASIONALISME
HARMONISASI NILAI-NILAI BELA NEGARA DENGAN SISTEM NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN NASIONALISME
Era digitalisasi dan revolusi industri 4.0 yang didukung dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi tantangan bagi persatuan Indonesia. Oleh seba...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
Madura’s Local Wisdom-Based Pedagogical Project Management: The Role of Traditional Values in Education System Development
Madura’s Local Wisdom-Based Pedagogical Project Management: The Role of Traditional Values in Education System Development
Integrating local wisdom into education systems is crucial for preserving cultural identity and enhancing educational quality in the modern era. Madura Island possesses traditional...
DAKWAH KULTURAL:EKSISTENSI KESENIAN UJUNG DALAM MENUMBUHKAN NILAI KEARIFAN LOKAL, NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADAMASYARAKAT DESAPAKIS
DAKWAH KULTURAL:EKSISTENSI KESENIAN UJUNG DALAM MENUMBUHKAN NILAI KEARIFAN LOKAL, NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADAMASYARAKAT DESAPAKIS
Penelitian berangkat dari fenomena semakin tereliminasinya unsur-unsur budaya, kesenian lokal pada masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah arus modernisasi dan globalisasi segala...
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi di Era Global
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi di Era Global
Kearifan lokal, demikian juga tradisi, adalah produk hasil budaya. Oleh sebab itu, sebagaimana halnya budaya, kearifan lokal dapat dibagi menjadi dua: pertama, kearifan lokal yang ...

Back to Top