Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS HUBUNGAN AKTIVITAS DAN KARAKTERISTIK FISIK TERHADAP WAKTU REAKSI
View through CrossRef
Waktu reaksi merupakan salah satu hal yang sebaiknya dipertimbangkan dalam pemilihan seorang pekerja untuk suatu posisi tertentu. Penelitian ini mempertimbangkan tiga faktor utama yang diyakini berdampak pada melemahnya reaksi seseorang, yakni faktor usia, faktor tingkat pencahayaan dan faktor jenis kelamin. Penelitian ini dilakukan pada dua kondisi berbeda yakni saat responden dalam kondisi sebelum dan sesudah aktivitas fisik sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah aktivitas fisik sederhana akan melambatkan (karena lelah) atau mempercepat reaksi (karena tubuh lebih bugar) seseorang. Dengan menggunakan alat ukur waktu reaksi, percobaan dilakukan dengan menggunakan desain eksperiman Randomized Complete Blocked Design yang dilengkapi uji ANOVA dan uji Tukey sebagai Post Hoc Test. Uji T berpasangan dilakukan untuk melihat pengaruh aktivitas fisik pada seseorang. Hasil analisis menyatakan bahwa faktor yang secara signifikan mempengaruhi adalah faktor umur dan tingkat penglihatan. Aktivitas fisik sederhana berdampak melambatkan waktu reaksi. Pada kedua kondisi ini umur muda dan tingkat pencahayaan terang menghasilkan waktu reaksi terbaik., namun efeknya berbeda untuk tiap level umur maupun tingkat pencahayaan. Kata Kunci: Waktu reaksi, Randomized Complete Blocked Design, Aktivitas Fisik
Title: ANALISIS HUBUNGAN AKTIVITAS DAN KARAKTERISTIK FISIK TERHADAP WAKTU REAKSI
Description:
Waktu reaksi merupakan salah satu hal yang sebaiknya dipertimbangkan dalam pemilihan seorang pekerja untuk suatu posisi tertentu.
Penelitian ini mempertimbangkan tiga faktor utama yang diyakini berdampak pada melemahnya reaksi seseorang, yakni faktor usia, faktor tingkat pencahayaan dan faktor jenis kelamin.
Penelitian ini dilakukan pada dua kondisi berbeda yakni saat responden dalam kondisi sebelum dan sesudah aktivitas fisik sederhana.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah aktivitas fisik sederhana akan melambatkan (karena lelah) atau mempercepat reaksi (karena tubuh lebih bugar) seseorang.
Dengan menggunakan alat ukur waktu reaksi, percobaan dilakukan dengan menggunakan desain eksperiman Randomized Complete Blocked Design yang dilengkapi uji ANOVA dan uji Tukey sebagai Post Hoc Test.
Uji T berpasangan dilakukan untuk melihat pengaruh aktivitas fisik pada seseorang.
Hasil analisis menyatakan bahwa faktor yang secara signifikan mempengaruhi adalah faktor umur dan tingkat penglihatan.
Aktivitas fisik sederhana berdampak melambatkan waktu reaksi.
Pada kedua kondisi ini umur muda dan tingkat pencahayaan terang menghasilkan waktu reaksi terbaik.
, namun efeknya berbeda untuk tiap level umur maupun tingkat pencahayaan.
Kata Kunci: Waktu reaksi, Randomized Complete Blocked Design, Aktivitas Fisik.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kecepatan Waktu Reaksi pada Unit Kegiatan Mahasiswa Futsal UKRIDA 2023
Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kecepatan Waktu Reaksi pada Unit Kegiatan Mahasiswa Futsal UKRIDA 2023
Waktu reaksi merupakan waktu yang berlalu dari antara seseorang yang diberi stimulus hingga terbentuk repons motorik terhadap stimulus tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan ...
Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di SMP Negeri 25 Surabaya
Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di SMP Negeri 25 Surabaya
Latar Belakang: Aktivitas fisik ialah suatu tindakan yang dilakukan oleh individu mulai dari bangun tidur sampai kembali istirahat. Aktivitas Fisik merupakan suatu hal yang sangat ...
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Nitric Oxide (NO) Plasma pada Masyarakat di Kota Padang
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Nitric Oxide (NO) Plasma pada Masyarakat di Kota Padang
AbstrakNitric oxide merupakan faktor relaksan yang disentesis oleh endotel pembuluh darah yang kadarnya dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menge...
Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan andropause pada guru sekolah menengah atas di Kota Denpasar tahun 2022
Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan andropause pada guru sekolah menengah atas di Kota Denpasar tahun 2022
Introduction: Andropause is clinical syndrome due to testosterone levels reduction below normal in the body experienced by elderly men. The level of physical activity is one of the...
PENGEMBANGAN ALAT KECEPATAN REAKSI PADA PERMAINAN BOLAVOLI
PENGEMBANGAN ALAT KECEPATAN REAKSI PADA PERMAINAN BOLAVOLI
Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengembangkan alat kecepatan reaksi pada permainan bolavoli tahun 2019. Latar belakang dari penelitian ini yaitu kurangnya reaksi gerak atlet ...
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Obesitas merupakan gambaran akumulasi lemak pada adiposit yang terjadi karena masuknya kalori ke dalam tubuh melampaui kebutuhan metabolisme tubuh. Angka prevalensi terjadinya obes...
Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
Hubungan Karakteristik Individu, Kecemasan, dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Di PSTW BM 2
Penuaan merupakan proses terakhir dari siklus kehidupan manusia, seiring bertambahnya usia dapat mengakibatkan berbagai perubahan pada otak sehingga menyebabkan kemunduran fungsi n...

