Javascript must be enabled to continue!
Usulan Perbaikan Kualitas Pada Proses Produksi Tahu dengan Metode Six Sigma dan Poka Yoke
View through CrossRef
Masalah yang terjadi pada Pabrik Tahu XYZ adalah banyaknya produk tahu yang mengalami kecacatan saat proses produksi. Penelitian ini menggunakan konsep Six Sigma dengan usulan perbaikan menggunakan Poka Yoke sehingga dapat mengurangi terjadinya kecacatan. Berdasarkan pengolahan data, diperoleh nilai sigma yang telah dicapai sebesar 3.49 yang berarti perusahaan dalam kondisi yang cukup baik. Penyebab kecacatan dominan pada defect potongan tidak rata dengan persentase sebesar 21,5%. Adapun 4 faktor penyebabnya yaitu komposisi bahan baku kurang sesuai, alat ukur dilakukan secara manual, kadar air yang terlalu tinggi, dan alat potong konvensional. Nilai RPN tertinggi dari hasil fuzzy FMEA 208 yaitu pada alat potong konvensional yang menyebabkan potongan tahu tidak merata. Usulan perbaikan pada penelitian ini dengan metode Poka Yoke berupa usulan alat potong tahu yang memiliki plat potong pisau tahu dengan ukuran 7 x 7 cm serta ketebalan pisau 3 mm. Dapat disimpulkan bahwa usulan yang dapat diberikan berupa alat pemotong tahu otomatis dengan plat potong yang sudah disesuaikan dengan standar ukuran tahu pada Pabrik Tahu XYZ. Pabrik tahu diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kecacatan pada defect potongan tidak rata.
Universitas Islam Indonesia (Islamic University of Indonesia)
Title: Usulan Perbaikan Kualitas Pada Proses Produksi Tahu dengan Metode Six Sigma dan Poka Yoke
Description:
Masalah yang terjadi pada Pabrik Tahu XYZ adalah banyaknya produk tahu yang mengalami kecacatan saat proses produksi.
Penelitian ini menggunakan konsep Six Sigma dengan usulan perbaikan menggunakan Poka Yoke sehingga dapat mengurangi terjadinya kecacatan.
Berdasarkan pengolahan data, diperoleh nilai sigma yang telah dicapai sebesar 3.
49 yang berarti perusahaan dalam kondisi yang cukup baik.
Penyebab kecacatan dominan pada defect potongan tidak rata dengan persentase sebesar 21,5%.
Adapun 4 faktor penyebabnya yaitu komposisi bahan baku kurang sesuai, alat ukur dilakukan secara manual, kadar air yang terlalu tinggi, dan alat potong konvensional.
Nilai RPN tertinggi dari hasil fuzzy FMEA 208 yaitu pada alat potong konvensional yang menyebabkan potongan tahu tidak merata.
Usulan perbaikan pada penelitian ini dengan metode Poka Yoke berupa usulan alat potong tahu yang memiliki plat potong pisau tahu dengan ukuran 7 x 7 cm serta ketebalan pisau 3 mm.
Dapat disimpulkan bahwa usulan yang dapat diberikan berupa alat pemotong tahu otomatis dengan plat potong yang sudah disesuaikan dengan standar ukuran tahu pada Pabrik Tahu XYZ.
Pabrik tahu diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kecacatan pada defect potongan tidak rata.
Related Results
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
<span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Times New Roman','serif'">ΠΗΛΙΝΑ ΙΓ&Delta...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Perancangan Model Simulasi dan Perbaikan Lini Produksi Pompa Air Tipe PS – 135 E Menggunakan Simulasi Diskrit dan Theory Of Constraint pada PT. Tirta Intimizu Nusantara
Perancangan Model Simulasi dan Perbaikan Lini Produksi Pompa Air Tipe PS – 135 E Menggunakan Simulasi Diskrit dan Theory Of Constraint pada PT. Tirta Intimizu Nusantara
Intisari— Permasalahan yang dialami oleh perusahaan adalah target produksi yang tidak tercapai. Hal tersebut terjadi pada lini produksi pompa air tipe PS - 135 E yang disebabkan ol...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
<p><font size="3"><span class="A1"><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'">ΕΝΑ ΛΑΝ&...
Usulan Reduksi Waste Material Spring Bed pada Proses Produksi PT. Remaja Jaya Foam
Usulan Reduksi Waste Material Spring Bed pada Proses Produksi PT. Remaja Jaya Foam
Abstract. PT. Remaja Jaya Foam is a company that produces various kinds of Spring Beds. The high need for products causes the company to have to produce in large quantities. Howeve...
Usulan Perbaikan Waste dan Meningkatkan Kinerja pada Produksi Benang dengan Pendekatan Lean Six Sigma di PT Dhanar Mas Concern I
Usulan Perbaikan Waste dan Meningkatkan Kinerja pada Produksi Benang dengan Pendekatan Lean Six Sigma di PT Dhanar Mas Concern I
Abstract. PT Dhanar Mas Concern I is a company engaged in spinning cotton into yarn. Producing quality thread products is not easy, defects are often found during production. There...

