Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kitosan sebagai Bahan Antibakteri Alternatif daim Formulasi Gel Pembersih Tangan

View through CrossRef
Masyarakat masa kini memiliki kesadaran yang tinggi akan kebersihan, termasuk kebersihan tangan. Namun beberapa jenis gel antiseptik pembersih tangan di pasaranmasih menggunakan alkohol sebagai bahan antibakterinya, alkohol dalam pembersih tangan dirasa kurang aman terhadap kesehatan. Maka sebagai alternatif yang cukup potensial untuk mengganti penggunaan alkohol pada gel antiseptik adalah kitosan melalui adsorpsi bahan aktifnya. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui kemampuan antibakteri dari bahan kitosan dan membandingkannya dengan produk gel pembersih tangan pasaran dengan metode zona hambat menggunakan kertas cakram. Hasil uji konsentrasi hambat tumbuh minimum kitosan terhadap pertumbuhan bakteri menunjukkan bahwa media yang berisi biakan TPC dengan kitosan (hand chitosanitizer) memiliki zona bening yan g paling luas (9 mm), bahkan lebih luas dari zona bening yang dihasilkan oleh gel pembersih tangan pasaran (1 mm). begitu pula pada hasil biakan Escherichia coli dan Coliform zona bening yang paling luas dihasilkan oleh kitosan 0,75% (hand chitosanitizer) dengan zona bening (7 mm; 7 mm) dan zona bening yang dihasilkan oleh gel pembersih tangan pasaran (2 mm; 5 mm).
Center for Open Science
Title: Kitosan sebagai Bahan Antibakteri Alternatif daim Formulasi Gel Pembersih Tangan
Description:
Masyarakat masa kini memiliki kesadaran yang tinggi akan kebersihan, termasuk kebersihan tangan.
Namun beberapa jenis gel antiseptik pembersih tangan di pasaranmasih menggunakan alkohol sebagai bahan antibakterinya, alkohol dalam pembersih tangan dirasa kurang aman terhadap kesehatan.
Maka sebagai alternatif yang cukup potensial untuk mengganti penggunaan alkohol pada gel antiseptik adalah kitosan melalui adsorpsi bahan aktifnya.
Penelitian ini dibuat untuk mengetahui kemampuan antibakteri dari bahan kitosan dan membandingkannya dengan produk gel pembersih tangan pasaran dengan metode zona hambat menggunakan kertas cakram.
Hasil uji konsentrasi hambat tumbuh minimum kitosan terhadap pertumbuhan bakteri menunjukkan bahwa media yang berisi biakan TPC dengan kitosan (hand chitosanitizer) memiliki zona bening yan g paling luas (9 mm), bahkan lebih luas dari zona bening yang dihasilkan oleh gel pembersih tangan pasaran (1 mm).
begitu pula pada hasil biakan Escherichia coli dan Coliform zona bening yang paling luas dihasilkan oleh kitosan 0,75% (hand chitosanitizer) dengan zona bening (7 mm; 7 mm) dan zona bening yang dihasilkan oleh gel pembersih tangan pasaran (2 mm; 5 mm).

Related Results

Kil/Organokil-Kitosan ve Kil/Organokil-Trietil Kitosan Nanokompozit Sentezi ve Karakterizasyonu
Kil/Organokil-Kitosan ve Kil/Organokil-Trietil Kitosan Nanokompozit Sentezi ve Karakterizasyonu
Bu çalışmada montmorillonite (Mt) kili kullanılarak kil-kitosan, organokil-kitosan, kil-trietil kitosan ve organokil-trietil kitosan nanokompozitleri sentezlenmiş ve karakterizasyo...
Review: Potensi Biopolimer Kitosan Dalam Sistem Penghantaran Obat
Review: Potensi Biopolimer Kitosan Dalam Sistem Penghantaran Obat
Kitosan merupakan polisakarida alami yang bersifat kationik sehingga dapat melekat pada jaringan keras dan lunak. Kitosan diperoleh dari kitin melalui proses deasetilasi dan berasa...
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
ABSTRAK Ekstrak etanol anggur laut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus yang merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Oleh karena itu, untuk me...
SODIUM ALGINAT SEBAGAI BAHAN FORMULASI GRANULAR NEMATODA ENTOMOPATOGEN, Steinernema sp.
SODIUM ALGINAT SEBAGAI BAHAN FORMULASI GRANULAR NEMATODA ENTOMOPATOGEN, Steinernema sp.
Salah satu alternatif yang berpotensi sebagai agen hayati untuk hama Lepidiota stigma Fabr. (Coleoptera: Scarabaeidae)adalah nematoda entomopatogen karena aman, aktif mencari inang...
Penurunan Kadar Kromium Heksavalen (Cr6+) Dalam Limbah Batik Menggunakan Limbah Udang (Kitosan)
Penurunan Kadar Kromium Heksavalen (Cr6+) Dalam Limbah Batik Menggunakan Limbah Udang (Kitosan)
Industri batik menghasilkan limbah cair pada proses pewarnaan dan pelorodan. Limbah cair yang mengandung logam berat berbahaya ini seringkali dibuang ke badan sungai secara langsun...
Nanocoating Polifenol Sebagai Bahan Pengawet Alami pada Buah-Buahan
Nanocoating Polifenol Sebagai Bahan Pengawet Alami pada Buah-Buahan
Pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai sarana penunjang kesehatan sebenarnya telah diterapkan oleh manusia sejak lama, terutama tanaman teh hijau (Camellia sinensis). Kandungan poli...
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
Pengolahan ikan pindang menjadi abon merupakan teknologi pangan bertujuan memperpanjang masa simpan. Penambahan kitosan pada abon berfungsi untuk mencegah berkembangnya bakteri Vib...
Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Pembersih Pada Robot Permbersih Kaca Berbasis Mikrokontroller ATMega 8535
Rancang Bangun Sistem Monitoring Cairan Pembersih Pada Robot Permbersih Kaca Berbasis Mikrokontroller ATMega 8535
Pembangunan di Surabaya sangatlah cepat. Terdapat 105 gedung bertingkat yang pada perawatan kacanya menggunakan tenaga pembersih konvensional. Hal ini menyebabkan banyaknya kecelak...

Back to Top