Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Terapi Akupresur Pada Ibu Hamil Dengan Emesis Gravidarum

View through CrossRef
Tingkat kejadian emesis gravidarum lebih dari 80% pada wanita hamil di Indonesia mengalami mual muntah yang berlebihan. Insidensi terjadinya kasus emesis gravidarum sebesar 8 sampai 32 kasus per 1.000 kehamilan. Oleh karena itu penanganan mual muntah pada kehamilan sangat perlu dilakukan terhadap ibu hamil Trimester 1. Adanya pengaruh pemberian tindakan akupresure dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil Trimester I dengan Emesis Garvidarum di PMB Hj. Siswati,SST. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, rancangan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan one grouppretest – posttest design. Jumlah populasi 80 orang ibu hamil dan sampel sebanyak 20 orang, teknik sampel purposive sampling .Analisa Data menggunakan ujit-test. Menunjukan mual muntah sebelum diberi intervensi Mean 10.52 Min 9 Max 13 dan Standar Deviasi 1.407 dan Standar Eror 0.257, sesudah diberi akupresur Mean 7.30 Min 5 Max 10 dan Standar Deviasi 1.315 dan Standar Eror 0.240. Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value = 0.000 artinya ada Pengaruh pemberian akupresure titik p6 terhadap mengatsi mual muntah pada ibu hamil Trimester I di PMB Hj.Siswati,SST. Akupresur dapat menstimulasi system regulasi serta mengaktifkan mekanisme endokrin dan neurologi dengan cara merangsang kerja hipotalamus untuk mengeluarkan zat endorphin yang memberikan rasa rileks dan nyaman pada ibu hamil yang mengalami mual muntah atau emesis gravidarum. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi tentang penanganan awal untuk ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum ( Mual muntah) dengan menggunakan tehnik pijat akupresur pada titik P6 yang berada pada 3 jari dibawah pergelangan tangan,selain praktis, pijat akupresur dapat dilakukan dimanapun ibu hamil berada baik saat ibu beraktivitas ataupun saat ibu sedang istirahat dan santai.   Kata Kunci : Akupresur,Titik P6,Emesis gravidarum pada ibu hamil  Trimester
Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
Title: Terapi Akupresur Pada Ibu Hamil Dengan Emesis Gravidarum
Description:
Tingkat kejadian emesis gravidarum lebih dari 80% pada wanita hamil di Indonesia mengalami mual muntah yang berlebihan.
Insidensi terjadinya kasus emesis gravidarum sebesar 8 sampai 32 kasus per 1.
000 kehamilan.
Oleh karena itu penanganan mual muntah pada kehamilan sangat perlu dilakukan terhadap ibu hamil Trimester 1.
Adanya pengaruh pemberian tindakan akupresure dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil Trimester I dengan Emesis Garvidarum di PMB Hj.
Siswati,SST.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, rancangan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan one grouppretest – posttest design.
Jumlah populasi 80 orang ibu hamil dan sampel sebanyak 20 orang, teknik sampel purposive sampling .
Analisa Data menggunakan ujit-test.
Menunjukan mual muntah sebelum diberi intervensi Mean 10.
52 Min 9 Max 13 dan Standar Deviasi 1.
407 dan Standar Eror 0.
257, sesudah diberi akupresur Mean 7.
30 Min 5 Max 10 dan Standar Deviasi 1.
315 dan Standar Eror 0.
240.
Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value = 0.
000 artinya ada Pengaruh pemberian akupresure titik p6 terhadap mengatsi mual muntah pada ibu hamil Trimester I di PMB Hj.
Siswati,SST.
Akupresur dapat menstimulasi system regulasi serta mengaktifkan mekanisme endokrin dan neurologi dengan cara merangsang kerja hipotalamus untuk mengeluarkan zat endorphin yang memberikan rasa rileks dan nyaman pada ibu hamil yang mengalami mual muntah atau emesis gravidarum.
Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi tentang penanganan awal untuk ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum ( Mual muntah) dengan menggunakan tehnik pijat akupresur pada titik P6 yang berada pada 3 jari dibawah pergelangan tangan,selain praktis, pijat akupresur dapat dilakukan dimanapun ibu hamil berada baik saat ibu beraktivitas ataupun saat ibu sedang istirahat dan santai.
  Kata Kunci : Akupresur,Titik P6,Emesis gravidarum pada ibu hamil  Trimester.

Related Results

Efektivitas Aroma Terapi Lemon untuk Menangani Emesis Gravidarum
Efektivitas Aroma Terapi Lemon untuk Menangani Emesis Gravidarum
Studi memperkirakan emesis gravidarum terjadi pada 50-90% kehamilan. Mual muntah pada kehamilan memberikan dampak yang signifikan bagi tubuh dimana ibu menjadi lemah, pucat dan cai...
Pengaruh Seduhan Zingiber Offcinale (Jahe) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum
Pengaruh Seduhan Zingiber Offcinale (Jahe) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum
<p><em>Emesis Gravidarum is a many that occur to pregnant woman in Indonesian. Emesis graviadarum can cause disturbed the daily activities of pregnant woman, also can d...
AKUPRESUR DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM
AKUPRESUR DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM
ABSTRAK Emesis gravidarum atau morning sikness yaitu keadaan  ibu hamil trimester 1 mengeluh merasa mual  muntah dalam 24 jam terjadi kurang dari 5 kali. Emesis gravidarum ad...
Pengaruh Akupresur Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trisemester Pertama di Puskesmas I Kecamatan Denpasar Timur
Pengaruh Akupresur Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trisemester Pertama di Puskesmas I Kecamatan Denpasar Timur
Upaya pemerintah dalam meningkatkan prilaku dan kemandirian masyarakat agar mampu menerapkan tindakan preventif dan promotif salah satunya diselenggarakan melalui kesehatan ibu ham...
EDUKASI PEMANFAATAN AIR REBUSAN DAUN MINT DALAM EMESIS GRAVIDARUM
EDUKASI PEMANFAATAN AIR REBUSAN DAUN MINT DALAM EMESIS GRAVIDARUM
Abstrak Emesis gravidarum merupakan hal yang wajar dan ditemukan pada lebih dari 70% ibu hamil. Kondisi ini tidak akan membahayakan janin dan bisa membaik dengan sendirinya seiring...
Hubungan Psikologis Ibu Hamil dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum
Hubungan Psikologis Ibu Hamil dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum
Abstract: Nausea and vomiting are common problems in early pregnancy. Symptoms of nausea and vomiting in pregnant women that persist and get worse are called hyperemesis gravidarum...

Back to Top