Javascript must be enabled to continue!
EDUKASI PEMANFAATAN AIR REBUSAN DAUN MINT DALAM EMESIS GRAVIDARUM
View through CrossRef
Abstrak
Emesis gravidarum merupakan hal yang wajar dan ditemukan pada lebih dari 70% ibu hamil. Kondisi ini tidak akan membahayakan janin dan bisa membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia kehamilan. Banyak ibu hamil yang mulai sering merasa mual saat memasuki usia enam minggu kehamilan dan merasakan puncaknya pada minggu kesembilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemanfaatan air rebusan daun mint dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Sangatlah penting melakukan penyuluhan dan edukasi ini sebagai upaya untuk mengurangi terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan pada ibu hamil di PMB Sri Gundarti Palembang berjumlah 12 orang. Media yang digunakan adalah leafleat yang berisikan tentang informasi rebusan daunt mint. Hasil dari penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang sebelumnya saat pretest sebesar 64 %, setelah dilakukan penyuluhan mencapai 95%. hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 31% dari penyuluhan materi tentang pentingnya rebusan daunt mint untuk mengurangi emesis gravidarum. Sebagai petugas kesehatan perlunya melakukan edukasi kepada masyarakat dan memberikan informasi yang akurat tentang pentingnya manfaa pemberian daun mint dengan sasaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat dalam menangani permasalahan yang dihadapi semasa kehamilan.
Kata Kunci : Edukasi, rebusan daun mint, emesis gravidarum
Abstract
Emesis gravidarum is natural and is found in more than 70% of pregnant women. This condition will not harm the fetus and can improve on its own as you get older in pregnancy. Many pregnant women begin to often feel nauseous when entering the age of six weeks of pregnancy and feel the peak in the ninth week. The purpose of this community service is to educate and increase mothers' knowledge about the importance of using mint leaf boiled water in reducing emesis. It is very important to conduct this counseling and education as an effort to prevent emesis gravidarum in pregnant women. The method of implementing activities is carried out by providing counseling or health education carried out to pregnant women at PMB Sri Gundarti Palembang totaling 12 people. The media used is leafleat which contains information on mint leaf decoction. The results of counseling showed an increase in maternal knowledge previously during the pretest by 64% After counseling, it reached 95%. This shows a 31% increase in material counseling on the importance of mint leaf decoction to reduce emesis gravidarum. As health workers, it is necessary to educate the public and provide accurate information about the importance of giving mint leaves with the right target so as to increase community knowledge and skills in dealing with problems faced during pregnancy.
Keywords : Education, Mint Leaf Decoction, Emesis gravidarum
Title: EDUKASI PEMANFAATAN AIR REBUSAN DAUN MINT DALAM EMESIS GRAVIDARUM
Description:
Abstrak
Emesis gravidarum merupakan hal yang wajar dan ditemukan pada lebih dari 70% ibu hamil.
Kondisi ini tidak akan membahayakan janin dan bisa membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia kehamilan.
Banyak ibu hamil yang mulai sering merasa mual saat memasuki usia enam minggu kehamilan dan merasakan puncaknya pada minggu kesembilan.
Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemanfaatan air rebusan daun mint dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil.
Sangatlah penting melakukan penyuluhan dan edukasi ini sebagai upaya untuk mengurangi terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil.
Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan pada ibu hamil di PMB Sri Gundarti Palembang berjumlah 12 orang.
Media yang digunakan adalah leafleat yang berisikan tentang informasi rebusan daunt mint.
Hasil dari penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang sebelumnya saat pretest sebesar 64 %, setelah dilakukan penyuluhan mencapai 95%.
hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 31% dari penyuluhan materi tentang pentingnya rebusan daunt mint untuk mengurangi emesis gravidarum.
Sebagai petugas kesehatan perlunya melakukan edukasi kepada masyarakat dan memberikan informasi yang akurat tentang pentingnya manfaa pemberian daun mint dengan sasaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat dalam menangani permasalahan yang dihadapi semasa kehamilan.
Kata Kunci : Edukasi, rebusan daun mint, emesis gravidarum
Abstract
Emesis gravidarum is natural and is found in more than 70% of pregnant women.
This condition will not harm the fetus and can improve on its own as you get older in pregnancy.
Many pregnant women begin to often feel nauseous when entering the age of six weeks of pregnancy and feel the peak in the ninth week.
The purpose of this community service is to educate and increase mothers' knowledge about the importance of using mint leaf boiled water in reducing emesis.
It is very important to conduct this counseling and education as an effort to prevent emesis gravidarum in pregnant women.
The method of implementing activities is carried out by providing counseling or health education carried out to pregnant women at PMB Sri Gundarti Palembang totaling 12 people.
The media used is leafleat which contains information on mint leaf decoction.
The results of counseling showed an increase in maternal knowledge previously during the pretest by 64% After counseling, it reached 95%.
This shows a 31% increase in material counseling on the importance of mint leaf decoction to reduce emesis gravidarum.
As health workers, it is necessary to educate the public and provide accurate information about the importance of giving mint leaves with the right target so as to increase community knowledge and skills in dealing with problems faced during pregnancy.
Keywords : Education, Mint Leaf Decoction, Emesis gravidarum.
Related Results
Pengaruh Seduhan Zingiber Offcinale (Jahe) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum
Pengaruh Seduhan Zingiber Offcinale (Jahe) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum
<p><em>Emesis Gravidarum is a many that occur to pregnant woman in Indonesian. Emesis graviadarum can cause disturbed the daily activities of pregnant woman, also can d...
Efektivitas Aroma Terapi Lemon untuk Menangani Emesis Gravidarum
Efektivitas Aroma Terapi Lemon untuk Menangani Emesis Gravidarum
Studi memperkirakan emesis gravidarum terjadi pada 50-90% kehamilan. Mual muntah pada kehamilan memberikan dampak yang signifikan bagi tubuh dimana ibu menjadi lemah, pucat dan cai...
The effectiveness of acupressure combination neiguan and zuzanli points to decrease emesis gravidarum in the first trimester of pregnancy
The effectiveness of acupressure combination neiguan and zuzanli points to decrease emesis gravidarum in the first trimester of pregnancy
<p><strong><em>Background:</em></strong> Emesis gravidarum is the most common symptoms<em> in pregnancy</em><em> which about</em&...
TRANSFER OF KNOWLEDGE IBU HAMIL EMESIS GRAVIDARUM BERBASIS TERAPI NON FARMAKOLOGI MUSA ACUMINATA, AROMATERAPI CITRUS LEMON, DAN AKUPUNTUR TITIK PC6
TRANSFER OF KNOWLEDGE IBU HAMIL EMESIS GRAVIDARUM BERBASIS TERAPI NON FARMAKOLOGI MUSA ACUMINATA, AROMATERAPI CITRUS LEMON, DAN AKUPUNTUR TITIK PC6
ABSTRAK
Mual muntah fisiologis dialami ibu hamil, namun biasanya dapat berlanjut menjadi hyperemesis gravidarum dengan prevalensi 1-2%. Kejadian emesis gravidarum biasanya terjadi ...
Hubungan Psikologis Ibu Hamil dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum
Hubungan Psikologis Ibu Hamil dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum
Abstract: Nausea and vomiting are common problems in early pregnancy. Symptoms of nausea and vomiting in pregnant women that persist and get worse are called hyperemesis gravidarum...
Relationship Between Beta HCG Hormone Levels, Anxiety and Stress With Severe Degrees of Emesis Gravidarum
Relationship Between Beta HCG Hormone Levels, Anxiety and Stress With Severe Degrees of Emesis Gravidarum
Emesis gravidarum is a common complaint of nausea and vomitting that felt by almost 90% of pregnant women. Emesis gravidarum, or better known as morning sickness, offen occur on fi...
Efektivitas Aromaterapi Lavender Dalam Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester Satu di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa
Efektivitas Aromaterapi Lavender Dalam Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester Satu di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa
Kehamilan didefenisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum, dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Dan bila dihitung dari saat fertilisasi hingga lahi...
PENURUNAN PRODUKSI ASAM DAN PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS SOBRINUS SETELAH TERPAPAR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH 10%
PENURUNAN PRODUKSI ASAM DAN PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS SOBRINUS SETELAH TERPAPAR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH 10%
Karies merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri kariogenik yang terdapat di dalam rongga mulut, antara lain Streptococcus sobrinus. Bakteri tersebut mampu menghasilk...

