Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

View through CrossRef
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti  nama-nama jalan, papan-papan reklame, nama-nama tempat, nama-nama bangunan, toko komersial, dan penggunaan bahasa pada  bangunan-bangunan pemerintah. Berdasarkan Trumper-Hecht (2010) yang melihat LL sebagai fenomena sosiolinguistik, penelitian ini akan memetakan lanskap linguistik dalam konteks multilingual yang distimulasi oleh internasionalisasi, bertujuan untuk membahas konstruksi  linguistik lanskap di sekitar kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Data dikumpulkan dengan cara mendokumentasikan foto-foto yang diambil dari ketiga lokasi kampus (A, B,C) kemudian dianalisis berdasarkan konstruksi LL dan multilingualisme. Hasil analisis konstruksi LL ini menunjukkan adanya kontestasi antara bahasa-bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jawa. Berdasarkan penggunaan bahasanya LL Unair dapat dikategorikan menjadi LL yang monolingual, bilingual, dan multilingual. LL kategori monolingual terdiri atas bahasa Indonesia, bahasa Inggris ; kategori bilingual adalah campuran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris; bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. Keseluruhan LL yang ada di Unair, didominasi oleh bahasa Indonesia terutama yang berkaitan dengan pengumuman resmi baik dari universitas maupun dari fakultas. Untuk slogan-slogan sebagian besar menggunakan bahasa campuran antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, dan beberapa menggunakan bahasa campuran bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. Satu hal yang menarik dari LL Unair ini adalah banyaknya muncul akronim-akronim baik akronim dari bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia. Realitas LL di Unair ini memberikan banyak gambaran dan informasi tentang identitas, makna, pesan, tujuan universitas. Penggunaan bahasa asing terutama bahasa Inggris merupakan suatu kebutuhan sebagai cermin dari internasionalisasi, modernitas dan globalisasi, karena Unair saat ini dalam rangka menuju World Class University. Walaupun begitu, LL Unair tetap mengutamakan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa dan melestarikan bahasa daerah sebagai ciri kelokalan budaya Jawa.
Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJBSIP)
Title: PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Description:
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik.
Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti  nama-nama jalan, papan-papan reklame, nama-nama tempat, nama-nama bangunan, toko komersial, dan penggunaan bahasa pada  bangunan-bangunan pemerintah.
Berdasarkan Trumper-Hecht (2010) yang melihat LL sebagai fenomena sosiolinguistik, penelitian ini akan memetakan lanskap linguistik dalam konteks multilingual yang distimulasi oleh internasionalisasi, bertujuan untuk membahas konstruksi  linguistik lanskap di sekitar kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Data dikumpulkan dengan cara mendokumentasikan foto-foto yang diambil dari ketiga lokasi kampus (A, B,C) kemudian dianalisis berdasarkan konstruksi LL dan multilingualisme.
Hasil analisis konstruksi LL ini menunjukkan adanya kontestasi antara bahasa-bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jawa.
Berdasarkan penggunaan bahasanya LL Unair dapat dikategorikan menjadi LL yang monolingual, bilingual, dan multilingual.
LL kategori monolingual terdiri atas bahasa Indonesia, bahasa Inggris ; kategori bilingual adalah campuran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris; bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.
Keseluruhan LL yang ada di Unair, didominasi oleh bahasa Indonesia terutama yang berkaitan dengan pengumuman resmi baik dari universitas maupun dari fakultas.
Untuk slogan-slogan sebagian besar menggunakan bahasa campuran antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, dan beberapa menggunakan bahasa campuran bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.
Satu hal yang menarik dari LL Unair ini adalah banyaknya muncul akronim-akronim baik akronim dari bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.
Realitas LL di Unair ini memberikan banyak gambaran dan informasi tentang identitas, makna, pesan, tujuan universitas.
Penggunaan bahasa asing terutama bahasa Inggris merupakan suatu kebutuhan sebagai cermin dari internasionalisasi, modernitas dan globalisasi, karena Unair saat ini dalam rangka menuju World Class University.
Walaupun begitu, LL Unair tetap mengutamakan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa dan melestarikan bahasa daerah sebagai ciri kelokalan budaya Jawa.

Related Results

ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
SIKAP BAHASA MASYARAKAT DESA WISATA BREM DALAM LANSKAP LINGUISTIK
SIKAP BAHASA MASYARAKAT DESA WISATA BREM DALAM LANSKAP LINGUISTIK
Desa Kaliabu merupakan desa di Kabupaten Madiun yang dicanangkan sebagai desa wisata. Hal itu berhubungan dengan potensi desa tersebut sebagai desa penghasil brem terbesar dan tert...
Scientific & Editorial Boards the 2nd NRLS-2018
Scientific & Editorial Boards the 2nd NRLS-2018
Andoniana Rakoto Malala, Centre de Formation et d’Application du Machinisme Agricole (CFAMA), Antsirabe, MDG Christina Avanti, Faculty of Pharmacy, University of Sur...
EVALUASI DAMPAK PROGRAM BROADBAND LEARNING CENTER DI TAMAN PRESTASI SURABAYA
EVALUASI DAMPAK PROGRAM BROADBAND LEARNING CENTER DI TAMAN PRESTASI SURABAYA
Broadband Learning Center adalah program pelatihan komputer gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya yang bertujuan untuk menjawab permasalahan di Surabaya seperti masy...
DAMPAK PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN GEMBONG KOTA SURABAYA
DAMPAK PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN GEMBONG KOTA SURABAYA
Sektor informal pada kota-kota besar seringkali merujuk pada aktivitas perekonomian kecil. Pedagang kaki lima merupakan beberapa pelaku usaha sektor informal yang terkait langsung ...
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MI. DARUSSALAM PAGESANGAN SURABAYA
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MI. DARUSSALAM PAGESANGAN SURABAYA
AbstractThis research aims to find out to know and to analyze the influence of online learning on the learning outcomes of VC classroom students at MI Darussalam Pagesangan Surabay...
PEMAKAIAN BAHASA DI MADRASAH: KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK SEKOLAH
PEMAKAIAN BAHASA DI MADRASAH: KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK SEKOLAH
Pemakaian bahasa di ruang publik menarik untuk dikaji dan saat ini telah berkembang menjadi kajian linguistik lanskap (LL). Jika ditelisik lebih jauh, data kajiannya dapat juga dik...
LANSKAP LINGUISTIK MAKANAN SIAP SAJI BURGER KING PADA MASYARAKAT MILENIAL
LANSKAP LINGUISTIK MAKANAN SIAP SAJI BURGER KING PADA MASYARAKAT MILENIAL
Pada era milenial saat ini, masyarakat selalu sibuk dengan aktifitasnya sehingga makanan siap saji selalu menjadi pilihan utama dalam menu makannya. Makanan siap saji, baik yang da...

Back to Top