Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Nasakh Menurut Abu Muslim Al-Asfahani

View through CrossRef
Dalam tataran teoritis, Imam Syafi’i merupakan pencetus teori Nasakh. Namun eksistensi nasakh, sesungguhnya telah ada pada zaman sahabat. Banyak ahli literatur-literatur klasik yang menunjukkan digunakannya teori ini, namun masih belum sempurna seperti tafsir ibnu abbas, yang mana didalamnya terdapat proses penasakhan antar ayat. Pada perkembangan lebih lanjut, muncul mujaddid ( tokoh pembaharuan) tentang mengemukkan pendapatnya, bahwa nasakh dalam al-Quran perlu di tinjau lagi. Karena al Quran sendiri sudah” memproklamirkan” diri bahwa di dalam al-Quran tidak terdapat satu pun ayat yang batil. Bahkan apabila al-Qur’an bukan dari Allah, Niscaya akan terdapat banyak perselisihan didalamnya. Lebih jelas lagi, ketika Syekh Muhammad Hundari Beik memaparkan jumlah ayat yang bermasalah  (baca: kontradiksi) beserta takwilannya, bahkan lebih “nakal” lagi kawan-kawan di JIL (Jaringan Islan Liberal) bahwa adanya nasakh mansukh merupakan bukti ke gagalan Ulama’ tempo dulu dalam menyikapi ayat. Terlepas dari pro dan kontra di atas timbulah pertanyaan apakah al-Quran terjadi nasakh ?  Dimanakah letak yang dianggap kontradiksi ? Apa alternatif dari nasakh ?.
Title: Nasakh Menurut Abu Muslim Al-Asfahani
Description:
Dalam tataran teoritis, Imam Syafi’i merupakan pencetus teori Nasakh.
Namun eksistensi nasakh, sesungguhnya telah ada pada zaman sahabat.
Banyak ahli literatur-literatur klasik yang menunjukkan digunakannya teori ini, namun masih belum sempurna seperti tafsir ibnu abbas, yang mana didalamnya terdapat proses penasakhan antar ayat.
Pada perkembangan lebih lanjut, muncul mujaddid ( tokoh pembaharuan) tentang mengemukkan pendapatnya, bahwa nasakh dalam al-Quran perlu di tinjau lagi.
Karena al Quran sendiri sudah” memproklamirkan” diri bahwa di dalam al-Quran tidak terdapat satu pun ayat yang batil.
Bahkan apabila al-Qur’an bukan dari Allah, Niscaya akan terdapat banyak perselisihan didalamnya.
Lebih jelas lagi, ketika Syekh Muhammad Hundari Beik memaparkan jumlah ayat yang bermasalah  (baca: kontradiksi) beserta takwilannya, bahkan lebih “nakal” lagi kawan-kawan di JIL (Jaringan Islan Liberal) bahwa adanya nasakh mansukh merupakan bukti ke gagalan Ulama’ tempo dulu dalam menyikapi ayat.
Terlepas dari pro dan kontra di atas timbulah pertanyaan apakah al-Quran terjadi nasakh ?  Dimanakah letak yang dianggap kontradiksi ? Apa alternatif dari nasakh ?.

Related Results

Kaedah Tafsir : Kaidah Nasakh
Kaedah Tafsir : Kaidah Nasakh
Penelitian ini merupakan penelitian yang mengkaji konsep nasakh dalam studi Al-Qur’an, yang terus menjadi topik kontroversial di kalangan ulama dari masa lampau hingga saat ini. Ol...
Teori Nasakh Mansukh Dalam Penetapan Hukum Syariat Islam
Teori Nasakh Mansukh Dalam Penetapan Hukum Syariat Islam
he existence of nasakh and mansukh in the determination of Islamiclaw is very important, because not always the law in one place is the same as theplace and conditions in other pla...
Kontroversi Teori Nasakh Wal Mansukh Menurut Para Ulama
Kontroversi Teori Nasakh Wal Mansukh Menurut Para Ulama
Teori nasakh sampai hari ini masi terus berpolemik dalam pemahaman ulama, isu yang sangat kompleks dalam teori tersebut adalah adanya ulama  yang menolak teori Nasakh wal Mansukh, ...
Nasakh dalam Sunnah dan Kajian Multikulturalisme: Tafsir Adaptif dalam Konteks Indonesia
Nasakh dalam Sunnah dan Kajian Multikulturalisme: Tafsir Adaptif dalam Konteks Indonesia
This article discusses the concept of nasakh in the Sunnah and its relevance to adaptive Qur’anic exegesis in the Indonesian multicultural context. The main issue is how nasakh, of...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Kesalahpahaman Barat tentang Perempuan Muslim: Kritik Lila Abu- Lughod dalam Do Muslim Women Need Saving?
Kesalahpahaman Barat tentang Perempuan Muslim: Kritik Lila Abu- Lughod dalam Do Muslim Women Need Saving?
Kalangan Barat menganggap bahwa persoalan keterbatasan hak perempuan Muslim masih sering terjadi.  Persoalan tata cara berpakaian, kejahatan kehormatan dan lainnya dianggap sebagai...
MAHMOUD MUHAMED TAHA: REDEFINISI KONSEP NASAKH SEBAGAI PEMBENTUK SYARIAT HUMANIS
MAHMOUD MUHAMED TAHA: REDEFINISI KONSEP NASAKH SEBAGAI PEMBENTUK SYARIAT HUMANIS
<div><p>Islam adalah agama Rahmatan lil alamin dan Shalih likulli zaman wa makan. Islam yang dibutuhkan oleh umatnya adalah Islam yang lebih bersifat humanis untuk meme...
Analisis Yuridis Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 1/Yur/Ag/2018 Tentang Wasiat Wajibah Bagi Non-Muslim Menurut Hukum Islam
Analisis Yuridis Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 1/Yur/Ag/2018 Tentang Wasiat Wajibah Bagi Non-Muslim Menurut Hukum Islam
Abstract. Islamic inheritance law is a set of rules that regulate the transfer of property rights or property from a person who dies to his heirs in accordance with Islamic law. Th...

Back to Top