Javascript must be enabled to continue!
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
View through CrossRef
Desa Kademangan yakni salah satu desa yang terletak di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba. Untuk menanggulangi kasus di atas dibutuhkan metode infiltrasi dengan meresapkan air ke dalam pori- pori ataupun rongga tanah lebih cepat. Implementasi drainase ramah lingkungan dapat berupa pemanfaatan lubang resapan biopori. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efektifitas Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi untuk mengatasi banjir. Metode penelitian yang dipergunakan ialah deskriptif kuantitatif, yaitu dengan mendeskripsikan kondisi lokasi penelitian. Data primer yang dipergunakan yakni data infiltrasi tanah dan data uji tanah labolatorium, sedangkan data sekunder adalah data curah hujan dan data daerah lokasi. Analisis intensitas curah hujan menggunakan metode Normal, Log Normal, Log Person Tipe III dan Gumbel. Setelah itu peneliti melakukan analisis keefektifitas Lubang Resapan Biopori. Hasil perhitungan intensitas hujan yang digunakan merupakan intensitas maksimum dari rata –rata kala ulang adalah 346,44 mm/jam. Biopori diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm pada TKP 1 dengan luas daerah 700 m2 dibutuhkan jumlah 939 buah biopori dengan besar persentase efektifitas Sebesar 70,40 % sedangkan pada TKP 2 dengan luas daerah 650 m2 dibutuhkan jumlah 775 buah biopori dengan besar persentase efektifitas sebesar 91,79%.
Title: Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
Description:
Desa Kademangan yakni salah satu desa yang terletak di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba.
Untuk menanggulangi kasus di atas dibutuhkan metode infiltrasi dengan meresapkan air ke dalam pori- pori ataupun rongga tanah lebih cepat.
Implementasi drainase ramah lingkungan dapat berupa pemanfaatan lubang resapan biopori.
Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efektifitas Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi untuk mengatasi banjir.
Metode penelitian yang dipergunakan ialah deskriptif kuantitatif, yaitu dengan mendeskripsikan kondisi lokasi penelitian.
Data primer yang dipergunakan yakni data infiltrasi tanah dan data uji tanah labolatorium, sedangkan data sekunder adalah data curah hujan dan data daerah lokasi.
Analisis intensitas curah hujan menggunakan metode Normal, Log Normal, Log Person Tipe III dan Gumbel.
Setelah itu peneliti melakukan analisis keefektifitas Lubang Resapan Biopori.
Hasil perhitungan intensitas hujan yang digunakan merupakan intensitas maksimum dari rata –rata kala ulang adalah 346,44 mm/jam.
Biopori diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm pada TKP 1 dengan luas daerah 700 m2 dibutuhkan jumlah 939 buah biopori dengan besar persentase efektifitas Sebesar 70,40 % sedangkan pada TKP 2 dengan luas daerah 650 m2 dibutuhkan jumlah 775 buah biopori dengan besar persentase efektifitas sebesar 91,79%.
Related Results
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Di sekitaran area kampus 2 UKI TORAJA kecematan Tallunglipu sering di temukan genangan air akibat terjadinya curah hujan yang cukup tinggi dan juga laju resapan tanah terhadap air ...
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik. Sampah iniakan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannyamelalui proses ...
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
Adanya genangan air hujan, banjir di daerah yang rendah, kurangnya kemampuan selokan menyalurkan air hujan, dan meningkatnya volume sampah sebagai masalah yang...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
Pelatihan Penerapan Lubang Resapan Biopori Alternatif Untuk Meminimalisir Genangan di Kawasan Perumahan Desa Pulorejo Jombang
Pelatihan Penerapan Lubang Resapan Biopori Alternatif Untuk Meminimalisir Genangan di Kawasan Perumahan Desa Pulorejo Jombang
Desa Pulorejo merupakan Desa yang bertempat di Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Dari beberapa potensi fisik penduduk yang dimiliki desa Pulorejo salah satunya perumahan yang ...
PENERAPAN GEOTEKSTIL SEBAGAI INOVASI SUMUR RESAPAN UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR DAN KETERSEDIAAN AIR TANAH
PENERAPAN GEOTEKSTIL SEBAGAI INOVASI SUMUR RESAPAN UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR DAN KETERSEDIAAN AIR TANAH
Pemukiman di Kelurahan Beji Timur semakin padat sehingga lahan terbuka hijau semakin sedikit. Akibatnya resapan air ke dalam tanah semakin berkurang. Sehingga pada musim hujan terj...
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) SEBAGAI UPAYA EDUKASI LINGKUNGAN
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) SEBAGAI UPAYA EDUKASI LINGKUNGAN
Semakin banyak lahan terbangun maka tingkat alih fungsi lahan semakin tinggi dan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi semakin berkurang sehingga ruang resapan menjadi rendah. Program ...
PENERAPAN SISTEM BIOPORI BERKOMPOS DI KEBUN PEPAYA
PENERAPAN SISTEM BIOPORI BERKOMPOS DI KEBUN PEPAYA
Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan. Tanaman pepaya sangat digemari dikalangan masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Sta...

