Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tari Kreasi Pramada Yuwati

View through CrossRef
Karya Tari Pramada Yuwati terinspirasi dari buku berjudul Mahabharata yang ditulis oleh Nyoman S. Pendit.Pada bagian kisah Dewi Kunti yang pada saat remaja diberi anugerah oleh Rsi Durwasa berupa mantra, yang dapatmendatangkan dewa yang diinginkan saat mengucapkan mantra tersebut sekaligus juga mendapatkan seorang anak daridewa yang didatangkan. Dengan rasa penasaran Dewi Kunti ingin mencoba mantra tersebut tanpa memikirkan akibatkehamilan. Cerita tersebut membuktikan bahwa Dewi Kunti lalai dari tanggungjawab akibat dari perbuatan yang ialakukan. Fenomena ini marak terjadi pada pergaulan remaja saat ini. Hal tersebut mendorong pencipta untukmenciptakan sebuah karya tari kreasi yang berjudul Pramada Yuwati. Penciptaan karya tari Pramada Yuwatimenggunakan metode Angripta Sasolahan (mencipta tari-tarian) yang terdiri dari Ngerencana, Nuasen, Makalin,Nelesin, dan Ngebah. Ngarencana merupakan proses awal penjelajahan suatu ide yang direnungkan secara intens.Nuasen berarti tahap melaksanakan upacara ritual untuk memohon doa restu Tuhan Yang Maha Esa agar segala prosespenciptaan karya tari berjalan lancar. Makalin, tahap pemilihan material yang mendukung penciptaan karya tariPramada Yuwati, seperti pemilihan tempat latihan dan melakukan improvisasi gerak. Nelesin adalah pembentukankarya dengan merangkum hasil improvisasi gerak hingga menghasilkan motif gerak. Ngebah, pementasan perdanakarya tari secara utuh yang bertujuan untuk mendapatkan evaluasi dan mengadakan perubahan-perubahan yang pentingdalam karya. Tari Kreasi Pramada Yuwati adalah sebuah karya tari yang mengisahkan kelalaian remaja, sehinggamengakibatkan petaka bagi kehidupannya. Menggunakan 6 (enam) penari, gamelan semarandhana sebagai instrumenmusik tari, dan dipentaskan di Panggung Natya Mandala Institut Seni Indonesia Denpasar.Kata Kunci: Pramada Yuwati, Kelalaian, Kreasi.
Title: Tari Kreasi Pramada Yuwati
Description:
Karya Tari Pramada Yuwati terinspirasi dari buku berjudul Mahabharata yang ditulis oleh Nyoman S.
Pendit.
Pada bagian kisah Dewi Kunti yang pada saat remaja diberi anugerah oleh Rsi Durwasa berupa mantra, yang dapatmendatangkan dewa yang diinginkan saat mengucapkan mantra tersebut sekaligus juga mendapatkan seorang anak daridewa yang didatangkan.
Dengan rasa penasaran Dewi Kunti ingin mencoba mantra tersebut tanpa memikirkan akibatkehamilan.
Cerita tersebut membuktikan bahwa Dewi Kunti lalai dari tanggungjawab akibat dari perbuatan yang ialakukan.
Fenomena ini marak terjadi pada pergaulan remaja saat ini.
Hal tersebut mendorong pencipta untukmenciptakan sebuah karya tari kreasi yang berjudul Pramada Yuwati.
Penciptaan karya tari Pramada Yuwatimenggunakan metode Angripta Sasolahan (mencipta tari-tarian) yang terdiri dari Ngerencana, Nuasen, Makalin,Nelesin, dan Ngebah.
Ngarencana merupakan proses awal penjelajahan suatu ide yang direnungkan secara intens.
Nuasen berarti tahap melaksanakan upacara ritual untuk memohon doa restu Tuhan Yang Maha Esa agar segala prosespenciptaan karya tari berjalan lancar.
Makalin, tahap pemilihan material yang mendukung penciptaan karya tariPramada Yuwati, seperti pemilihan tempat latihan dan melakukan improvisasi gerak.
Nelesin adalah pembentukankarya dengan merangkum hasil improvisasi gerak hingga menghasilkan motif gerak.
Ngebah, pementasan perdanakarya tari secara utuh yang bertujuan untuk mendapatkan evaluasi dan mengadakan perubahan-perubahan yang pentingdalam karya.
Tari Kreasi Pramada Yuwati adalah sebuah karya tari yang mengisahkan kelalaian remaja, sehinggamengakibatkan petaka bagi kehidupannya.
Menggunakan 6 (enam) penari, gamelan semarandhana sebagai instrumenmusik tari, dan dipentaskan di Panggung Natya Mandala Institut Seni Indonesia Denpasar.
Kata Kunci: Pramada Yuwati, Kelalaian, Kreasi.

Related Results

KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
Legong Kreasi Mahisamanggala
Legong Kreasi Mahisamanggala
Tari Legong Kreasi Mahisamanggala adalah tari yang ditarikan oleh enam orang penari putri, yang terinspirasi dari ritual Kebo Dongol di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten...
TARI REMO MUNALI FATAH SEBAGAI SUMBER KONSERVASI (PENGEMBANGAN) TARI REMO GAYA SURABAYAN
TARI REMO MUNALI FATAH SEBAGAI SUMBER KONSERVASI (PENGEMBANGAN) TARI REMO GAYA SURABAYAN
Penelitian ini memfokuskan pada objek tari Remo Munali Fatah, yaitu tari Remo gaya Surabayan yang menjadi sumber dari konservasi tari Remo gaya Surabayan di Surabaya. Tujuan dari p...
Tari Bayu Sutha Karya Anak Agung Anom Putra
Tari Bayu Sutha Karya Anak Agung Anom Putra
Abstrak Judul penelitian ini adalah Tari Bayu Sutha Karya Anak Agung Anom Putra. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahuiawal terciptanya, bentuk dan fungsi pada tari Bayu S...
KARAWITAN TARI SEKAR PUDYASTUTI KARYA K.R.T. SASMINTADIPURA: STRUKTUR PENYAJIAN DAN GARAP KENDHANGAN
KARAWITAN TARI SEKAR PUDYASTUTI KARYA K.R.T. SASMINTADIPURA: STRUKTUR PENYAJIAN DAN GARAP KENDHANGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan pola penyajian dan garap kendhangan Tari Sekar Pudyastuti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrip...
Pengemasan Tari Kreasi Iswara Sebagai Welcome Dance Melalui Partisipasi Masyarakat di Desa Kedungboto Kendal
Pengemasan Tari Kreasi Iswara Sebagai Welcome Dance Melalui Partisipasi Masyarakat di Desa Kedungboto Kendal
Tari Iswara merupakan salah satu tari kreasi baru yang dikemas sebagai welcome dance di Desa Kedungboto, dan ditarikan secara berkelompok dengan menggunakan properti berupa jaran, ...
MAKNA SIMBOLIS TARI RAWAYAN KARYA GUGUM GUMBIRA
MAKNA SIMBOLIS TARI RAWAYAN KARYA GUGUM GUMBIRA
Tari Rawayan merupakan tari Jaipongan karya Gugum Gumbira Tirasondjaja yang diciptakan tahun 1986 sebagai hadiah dalam acara memperingati hari ulang tahun Ibu Negara Republik Indon...

Back to Top