Javascript must be enabled to continue!
Strategi Coping Pada Remaja Dengan Disleksia
View through CrossRef
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi yang bertujuan untuk mengetahui gambaran secara mendalam tentang fenomena penggunaan strategi coping yang dilakukan oleh remaja dengan disleksia. Partisipan penelitian ini terdiri tiga orang remaja dengan disleksia berjenis kelamin laki-laki dan perempuan berusia 16, 17 dan 13 tahun. Ketiga partisipan memahami bahwa individu tersebut merupakan individu dengan disleksia pada saat ketiga partisipan tersebut berada di bangku Sekolah Dasar dengan keluhan awal berupa kesulitan membaca dan menulis hingga dilakukan test IQ, skrinning dan ditegakkanlah diagnosis disleksia oleh professional. Penelitian ini melibatkan tiga orang significant others yang merupakan ibu dari ketiga partisipan dan tiga orang observer lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terbuka secara dengan teknik pertanyaan bertingkat semi terstruktur yang dilakukan secara daring, observasi wawancara dan observasi lapangan oleh observer secara luring. Hasil penelitian menunjukkan pada ketiga partisipan menggunakan strategi coping dalam menekan stresor dari hambatan yang individu tersebut miliki. Ketiga partisipan lebih dominan menggunakan strategi coping berorientasi emosional (EFC) yaitu melarikan diri dari masalah di sebagian besar hambatannya dan disertai dengan meringankan beban permasalahan dan mencari arti namun apabila kondisi tersebut tidak dapat dihindari atau merasa gagal menggunakan strategi coping berorientasi emosional (EFC) maka partisipan akan menggunakan strategi coping berorientasi masalah (PFC) berupa kehati-hatian, tindakan langsung atau negosiasi.
Universitas Muhammadiyah Gresik
Title: Strategi Coping Pada Remaja Dengan Disleksia
Description:
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi yang bertujuan untuk mengetahui gambaran secara mendalam tentang fenomena penggunaan strategi coping yang dilakukan oleh remaja dengan disleksia.
Partisipan penelitian ini terdiri tiga orang remaja dengan disleksia berjenis kelamin laki-laki dan perempuan berusia 16, 17 dan 13 tahun.
Ketiga partisipan memahami bahwa individu tersebut merupakan individu dengan disleksia pada saat ketiga partisipan tersebut berada di bangku Sekolah Dasar dengan keluhan awal berupa kesulitan membaca dan menulis hingga dilakukan test IQ, skrinning dan ditegakkanlah diagnosis disleksia oleh professional.
Penelitian ini melibatkan tiga orang significant others yang merupakan ibu dari ketiga partisipan dan tiga orang observer lapangan.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terbuka secara dengan teknik pertanyaan bertingkat semi terstruktur yang dilakukan secara daring, observasi wawancara dan observasi lapangan oleh observer secara luring.
Hasil penelitian menunjukkan pada ketiga partisipan menggunakan strategi coping dalam menekan stresor dari hambatan yang individu tersebut miliki.
Ketiga partisipan lebih dominan menggunakan strategi coping berorientasi emosional (EFC) yaitu melarikan diri dari masalah di sebagian besar hambatannya dan disertai dengan meringankan beban permasalahan dan mencari arti namun apabila kondisi tersebut tidak dapat dihindari atau merasa gagal menggunakan strategi coping berorientasi emosional (EFC) maka partisipan akan menggunakan strategi coping berorientasi masalah (PFC) berupa kehati-hatian, tindakan langsung atau negosiasi.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Upaya Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Disleksia pada Siswa Kelas Atas di SD Negeri 15 Kartiasa
Upaya Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Disleksia pada Siswa Kelas Atas di SD Negeri 15 Kartiasa
Penelitian dengan judul upaya guru mengatasi kesulitan belajar disleksia pada siswa kelas atas di SD Negeri 15 Kartiasa dilatar belakangi oleh observasi yang menunjukan adanya sisw...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
STRATEGI COPING REMAJA HAMIL DILUAR NIKAH DALAM MENGHADAPI KECEMASAN PASCA MELAHIRKAN DI DESA SUNGAI LIMAU SEBATIK TENGAH
STRATEGI COPING REMAJA HAMIL DILUAR NIKAH DALAM MENGHADAPI KECEMASAN PASCA MELAHIRKAN DI DESA SUNGAI LIMAU SEBATIK TENGAH
ABSTRAK
Kehamilan diluar nikah tentunya menimbulkan banyak permasalahan terlebih kepada seorang remaja. Kehamilan yang dialami seorang remaja tersebut biasanya merupak...
Intervensi Life Skills Education untuk Mengembangkan Keterampilan Coping pada Remaja Perempuan di Panti Asuhan
Intervensi Life Skills Education untuk Mengembangkan Keterampilan Coping pada Remaja Perempuan di Panti Asuhan
Remaja yang tinggal di panti asuhan lebih rentan terhadap stres dan permasalahan emosional akibat terbatasnya dukungan sosial dan lingkungan keluarga yang positif. Dengan tantangan...
Gangguan Belajar dan Cara Mengatasinya Dalam Film Taare Zameen Par
Gangguan Belajar dan Cara Mengatasinya Dalam Film Taare Zameen Par
Penelitian ini membahas bagaimana metode penanganan tipe ketidakmampuan pemerolehan bahasa disleksia dalam film Taare Zameen Par. Disleksia merupakan salah satu jenis kesulitan bel...

