Javascript must be enabled to continue!
Intervensi Life Skills Education untuk Mengembangkan Keterampilan Coping pada Remaja Perempuan di Panti Asuhan
View through CrossRef
Remaja yang tinggal di panti asuhan lebih rentan terhadap stres dan permasalahan emosional akibat terbatasnya dukungan sosial dan lingkungan keluarga yang positif. Dengan tantangan yang beragam, keterampilan coping yang adaptif dapat memberdayakan mereka untuk beradaptasi dengan lebih baik dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola stres dan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi life skills education dalam meningkatkan keterampilan coping pada remaja perempuan yang tinggal di panti asuhan. Partisipan penelitian terdiri dari 8 remaja perempuan berusia 12-16 tahun yang tinggal di Panti Sosial Asuhan Anak X. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan one-group pretest-posttest. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Brief-COPE yang telah diadaptasi untuk mengukur tiga dimensi strategi coping: problem-focused coping, emotion-focused coping, dan less-useful coping. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada dimensi problem-focused coping dan emotion-focused coping setelah intervensi, serta penurunan pada penggunaan less-useful coping. Secara kualitatif, partisipan melaporkan peningkatan kemampuan dalam mengenali dan mengelola stres serta emosi mereka. Temuan ini mendukung pentingnya intervensi life skills education dalam membantu remaja panti asuhan mengembangkan keterampilan coping yang adaptif.
Adolescents living in orphanages are more vulnerable to stress and emotional challenges due to limited social support and the absence of a positive family environment. Given these diverse challenges, adaptive coping skills can empower them to adapt effectively, enhancing their ability to manage stress and emotional problems. This study aims to evaluate the effectiveness of life skills education intervention in enhancing coping skills among female adolescents residing in orphanages. The research participants consisted of 8 female adolescents aged 12-16 years living at the Children's Social Welfare Institution X. The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The assessment tool used was the Brief-COPE Scale to measure three dimensions of coping strategies: problem-focused coping, emotion-focused coping, and less-useful coping. Following the intervention, the results indicated an improvement in problem-focused coping and emotion-focused coping dimensions, along with a reduction in the use of less-useful coping strategies. Participants also reported enhanced abilities in recognizing and managing their stress and emotions. These findings highlight the importance of life skills education interventions in assisting adolescents residing in orphanages developing adaptive coping skills.
Title: Intervensi Life Skills Education untuk Mengembangkan Keterampilan Coping pada Remaja Perempuan di Panti Asuhan
Description:
Remaja yang tinggal di panti asuhan lebih rentan terhadap stres dan permasalahan emosional akibat terbatasnya dukungan sosial dan lingkungan keluarga yang positif.
Dengan tantangan yang beragam, keterampilan coping yang adaptif dapat memberdayakan mereka untuk beradaptasi dengan lebih baik dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola stres dan emosi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi life skills education dalam meningkatkan keterampilan coping pada remaja perempuan yang tinggal di panti asuhan.
Partisipan penelitian terdiri dari 8 remaja perempuan berusia 12-16 tahun yang tinggal di Panti Sosial Asuhan Anak X.
Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan one-group pretest-posttest.
Alat ukur yang digunakan adalah Skala Brief-COPE yang telah diadaptasi untuk mengukur tiga dimensi strategi coping: problem-focused coping, emotion-focused coping, dan less-useful coping.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada dimensi problem-focused coping dan emotion-focused coping setelah intervensi, serta penurunan pada penggunaan less-useful coping.
Secara kualitatif, partisipan melaporkan peningkatan kemampuan dalam mengenali dan mengelola stres serta emosi mereka.
Temuan ini mendukung pentingnya intervensi life skills education dalam membantu remaja panti asuhan mengembangkan keterampilan coping yang adaptif.
Adolescents living in orphanages are more vulnerable to stress and emotional challenges due to limited social support and the absence of a positive family environment.
Given these diverse challenges, adaptive coping skills can empower them to adapt effectively, enhancing their ability to manage stress and emotional problems.
This study aims to evaluate the effectiveness of life skills education intervention in enhancing coping skills among female adolescents residing in orphanages.
The research participants consisted of 8 female adolescents aged 12-16 years living at the Children's Social Welfare Institution X.
The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach.
The assessment tool used was the Brief-COPE Scale to measure three dimensions of coping strategies: problem-focused coping, emotion-focused coping, and less-useful coping.
Following the intervention, the results indicated an improvement in problem-focused coping and emotion-focused coping dimensions, along with a reduction in the use of less-useful coping strategies.
Participants also reported enhanced abilities in recognizing and managing their stress and emotions.
These findings highlight the importance of life skills education interventions in assisting adolescents residing in orphanages developing adaptive coping skills.
Related Results
Iklim Panti Asuhan, Self Concept dan Motivasi Melanjutkan Studi Remaja Panti Asuhan ke Universitas
Iklim Panti Asuhan, Self Concept dan Motivasi Melanjutkan Studi Remaja Panti Asuhan ke Universitas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan iklim panti asuhan, self concept dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X†ke Universitas. Responden penel...
Self-concept of adolescent in orphanage
Self-concept of adolescent in orphanage
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sifat remaja yang mudah mengalami kegoyahan emosional dan gegabah yang menyebabkan remaja tidak mudah untuk mempertahankan emosinya yang positi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KONSEP DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN
KONSEP DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara konsep diri dengan kebermaknaan hidup pada remaja putri di Panti Asuhan Sunu Ngesti Tomo Jepara. Hipotesis ...
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Non Laba Berdasarkan ISAK 35 Pada Panti Asuhan Gelora Kasih Sibolangit
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Non Laba Berdasarkan ISAK 35 Pada Panti Asuhan Gelora Kasih Sibolangit
Pengabdian ini bertujuan buat memberikan masukkan kepada Panti Asuhan agar dapat mengaplikasikan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK)35 dalam penyajikan laporan keuangan...
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
Remaja panti asuhan memiliki kecenderungan untuk mudah merasakan emosi negatif akibat permasalahan yang mereka alami dan rentan mengalami masalah kesehatan fisik, khususnya masalah...
Pengaruh Gratitude Terhadap Psychological Well-Being Remaja di UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Bina Remaja “Budi Utama” Lubuk Alung
Pengaruh Gratitude Terhadap Psychological Well-Being Remaja di UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Bina Remaja “Budi Utama” Lubuk Alung
Remaja UPTD Panti Asuhan Sosial "Budi Utama" di Lubuk Alung diteliti untuk memahami bagaimana gratitude mempengaruhi pshycological wellbeing mereka. Penelitian kuantitatif ini meny...

