Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Iklim Panti Asuhan, Self Concept dan Motivasi Melanjutkan Studi Remaja Panti Asuhan ke Universitas

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan iklim panti asuhan, self concept dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas. Responden penelitian berjumlah 81 orang dipilih menggunakan cluster random sampling. Skala yang digunakan untuk pengambilan data antara lain Skala Motivasi Melanjutkan Studi ke Universitas (α=0,930), Skala Iklim Panti Asuhan (α = 0.862), dan Skala Self Concept (α=0,870). Hasil analisis regresi menunjukkan terdapat keterkaitan signifikan yang kuat antara iklim panti asuhan dan self concept dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas (Fhitung > Ftabel yaitu 53.151 > 3,11; p<0.05; R=). Selain itu, uji korelasi pearson hipotesis kedua dan ketiga penelitian ini terbukti menunjukkan keterkaitan signifikan yang cukup kuat antara iklim panti asuhan dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas (p<0,05;r=0,423) dan terdapat keterkaitan signifikan yang kuat self concept dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas (p<0,05; r=0,756). Sumbangan efektif iklim panti asuhan dan self concept terhadap motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas sebesar 57,7%.
Title: Iklim Panti Asuhan, Self Concept dan Motivasi Melanjutkan Studi Remaja Panti Asuhan ke Universitas
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan iklim panti asuhan, self concept dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas.
Responden penelitian berjumlah 81 orang dipilih menggunakan cluster random sampling.
Skala yang digunakan untuk pengambilan data antara lain Skala Motivasi Melanjutkan Studi ke Universitas (α=0,930), Skala Iklim Panti Asuhan (α = 0.
862), dan Skala Self Concept (α=0,870).
Hasil analisis regresi menunjukkan terdapat keterkaitan signifikan yang kuat antara iklim panti asuhan dan self concept dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas (Fhitung > Ftabel yaitu 53.
151 > 3,11; p<0.
05; R=).
Selain itu, uji korelasi pearson hipotesis kedua dan ketiga penelitian ini terbukti menunjukkan keterkaitan signifikan yang cukup kuat antara iklim panti asuhan dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas (p<0,05;r=0,423) dan terdapat keterkaitan signifikan yang kuat self concept dengan motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas (p<0,05; r=0,756).
Sumbangan efektif iklim panti asuhan dan self concept terhadap motivasi melanjutkan studi remaja panti asuhan “X” ke Universitas sebesar 57,7%.

Related Results

Self-concept of adolescent in orphanage
Self-concept of adolescent in orphanage
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sifat remaja yang mudah mengalami kegoyahan emosional dan gegabah yang menyebabkan remaja tidak mudah untuk mempertahankan emosinya yang positi...
Peran Panti Asuhan dalam Penyesuaian Sosial Remaja Putri di Panti Asuhan Muhammadiyah Meulaboh Kabupaten Aceh Barat
Peran Panti Asuhan dalam Penyesuaian Sosial Remaja Putri di Panti Asuhan Muhammadiyah Meulaboh Kabupaten Aceh Barat
Penyesuaian sosial bagi remaja putri di Panti Asuhan Muhammadiyah Meulaboh merupakan hal yang penting karena mereka berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang sosial yang b...
KONSEP DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN
KONSEP DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara konsep diri dengan kebermaknaan hidup pada remaja putri di Panti Asuhan Sunu Ngesti Tomo Jepara. Hipotesis ...
Penguatan Kesehatan Mental Melalui Peran Self-Disclosure Bagi Remaja Panti Asuhan
Penguatan Kesehatan Mental Melalui Peran Self-Disclosure Bagi Remaja Panti Asuhan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-disclosure terhadap kesehatan mental remaja di panti asuhan. Penelitian menggunakan metode mix method dengan 43 sampel remaja...
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
Remaja panti asuhan memiliki kecenderungan untuk mudah merasakan emosi negatif akibat permasalahan yang mereka alami dan rentan mengalami masalah kesehatan fisik, khususnya masalah...
Pengaruh Gratitude Terhadap Psychological Well-Being Remaja di UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Bina Remaja “Budi Utama” Lubuk Alung
Pengaruh Gratitude Terhadap Psychological Well-Being Remaja di UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Bina Remaja “Budi Utama” Lubuk Alung
Remaja UPTD Panti Asuhan Sosial "Budi Utama" di Lubuk Alung diteliti untuk memahami bagaimana gratitude mempengaruhi pshycological wellbeing mereka. Penelitian kuantitatif ini meny...
PENGABDIAN KOLABORATIF DI PANTI ASUHAN KOTO XI TARUSAN, PAINAN
PENGABDIAN KOLABORATIF DI PANTI ASUHAN KOTO XI TARUSAN, PAINAN
Salah satu unsur dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama. Salah satu bentuk pengabdia...
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Non Laba Berdasarkan ISAK 35 Pada Panti Asuhan Gelora Kasih Sibolangit
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Non Laba Berdasarkan ISAK 35 Pada Panti Asuhan Gelora Kasih Sibolangit
Pengabdian ini bertujuan buat memberikan masukkan kepada Panti Asuhan agar dapat mengaplikasikan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK)35 dalam penyajikan  laporan keuangan...

Back to Top