Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

INISIASI MENYUSU DINI MEMPERCEPAT INVOLUSI UTERUS

View through CrossRef
Background: One of the factors that influence uterine involution is early initiation of breastfeeding (IMD). When breastfeeding occurs stimulation and the release of hormones, including oxytocin, which functions in addition to stimulating contraction of the smooth muscles of the breast, also causes uterine muscle contraction and retraction. This will put pressure on the blood vessels resulting in reduced blood supply to the uterus. This process helps to reduce the placenta implantation site or site as well as reduce bleeding. The Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia is 250 / 100,000 (KH). one of them is caused by bleeding. One of the causes of bleeding is the sub-involution of the uterus. Uterine involution or uterine contraction is a process by which the uterus returns to its pre-pregnancy state.Purpose: To determine the influencing of early initiation of breastfeeding on uterine involution.Methods: The study was carried out by early initiation of breastfeeding and observation and measuring the height of the uterine fundus (TFU) to assess uterine involution. The design of this study used an analytical survey method with a Cohort research design. This study used primary data. The population in this study were all women with normal gestational age at the Independent Practice Midwives (BPM) Choirul Mala and PMB Fauziah Hatta. The sampling technique was non propability sampling with purposive technique. The sample size was n1 = n2 for each group of 48 people. The analysis used univariate and bivariate with Chi Square. The study was conducted at BPM Choirul Mala and BPM Fauziah Hatta from December 2018 to February 2019.Results: The results of data analysis from 96 respondents showed that the proportion of non-initiation of early breastfeeding with abnormal uterine involution was 45.8% smaller than those with early initiation of breastfeeding as much as 0%. The results of the Chi-square statistical test showed that the p value = 0.00 was smaller than 0.05, this indicated that there was an influencing of early initiation of breastfeeding on uterine involution with an OR: 0.083.Conclusion: There was an influencing of early initiation of breastfeeding on uterine involution in BPM Choirul Mala and BPM Fauziah Hatta in 2019 Suggestion: It is expected that midwives, to carry out their role in carrying out midwifery care by providing education to pregnant women about early initiation of breastfeeding and its benefits and consistently doing IMD in maternity mothers for at least 1 hour.  Keywords: Early Initiation of Breastfeeding, Uterine Involution ABSTRAK Latar Belakang : Salah satu faktor yang mempengaruhi involusi uterus adalah Inisiasi menyusu Dini (IMD). Saat menyusui terjadi rangsangan dan dikeluarkannya hormon antara lain oksitosin yangberfungsi selain merangsang kontraksi otot-otot polos payudara, juga menyebabkan terjadinya kontraksi dan retraksi otot uterus. Hal ini akan menekan pembuluh darah yang mengakibatkan berkurangnya suplai darah ke uterus. Proses ini membantu untuk mengurangi situs atau tempat implantasi plasenta serta mengurangi perdarahan. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia adalah 250/100.000 (KH). salah satunya disebabkan oleh perdarahan. Penyebab perdarahan salah satunya yaitu sub involusi uterus. Involusi uterus atau pengerutan uterus merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil.Tujuan : Mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap involusi uterus.Metode : Penellitian dilakukan dengan cara melakukan inisiasi menyusu dini dan observasi serta mengukur Tinggi Fundus Uteri (TFU) untuk menilai involusi uteri. Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian Cohort. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal dengan usia kehamilan aterm di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Choirul Mala dan PMB Fauziah Hatta. Tehnik Pengambilan sampel secaranon propability sampling dengan teknik purposive. Besar sampel n1 =n2 masing-masing 48 orang setiap kelompok.Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan Chi Square. Penelitian dilakukan di BPM Choirul Mala dan BPM Fauziah Hatta pada bulan Desember 2018 sampai dengan Februari 2019.Hasil : Hasil analisis data dari 96 responden, didapatkanproporsi tidak inisiasi menyusu dini dengan involusi uterus tidak normal sebanyak 45,8 % lebih kecil daripada yang inisiasi menyusu dini sebanyak 0 %. Hasil uji statistik Chi-squarediperoleh nilai p value = 0,00 lebih kecil dari  0,05 hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap involusi uterus dengan nilai OR : 0,083.Kesimpulan : Ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap involusi uterus di BPM Choirul Mala dan BPM Fauziah Hatta tahun 2019Saran : Diharapkan kepada bidan, untuk menjalankan perannya dalam melakukan asuhan kebidanan dengan memberikan edukasi pada pada ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini dan manfaatnya serta secara konsisten melakukan IMD pada ibu bersalin mimimal selama 1 jam. Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini, Involusi Uterus
Title: INISIASI MENYUSU DINI MEMPERCEPAT INVOLUSI UTERUS
Description:
Background: One of the factors that influence uterine involution is early initiation of breastfeeding (IMD).
When breastfeeding occurs stimulation and the release of hormones, including oxytocin, which functions in addition to stimulating contraction of the smooth muscles of the breast, also causes uterine muscle contraction and retraction.
This will put pressure on the blood vessels resulting in reduced blood supply to the uterus.
This process helps to reduce the placenta implantation site or site as well as reduce bleeding.
The Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia is 250 / 100,000 (KH).
one of them is caused by bleeding.
One of the causes of bleeding is the sub-involution of the uterus.
Uterine involution or uterine contraction is a process by which the uterus returns to its pre-pregnancy state.
Purpose: To determine the influencing of early initiation of breastfeeding on uterine involution.
Methods: The study was carried out by early initiation of breastfeeding and observation and measuring the height of the uterine fundus (TFU) to assess uterine involution.
The design of this study used an analytical survey method with a Cohort research design.
This study used primary data.
The population in this study were all women with normal gestational age at the Independent Practice Midwives (BPM) Choirul Mala and PMB Fauziah Hatta.
The sampling technique was non propability sampling with purposive technique.
The sample size was n1 = n2 for each group of 48 people.
The analysis used univariate and bivariate with Chi Square.
The study was conducted at BPM Choirul Mala and BPM Fauziah Hatta from December 2018 to February 2019.
Results: The results of data analysis from 96 respondents showed that the proportion of non-initiation of early breastfeeding with abnormal uterine involution was 45.
8% smaller than those with early initiation of breastfeeding as much as 0%.
The results of the Chi-square statistical test showed that the p value = 0.
00 was smaller than 0.
05, this indicated that there was an influencing of early initiation of breastfeeding on uterine involution with an OR: 0.
083.
Conclusion: There was an influencing of early initiation of breastfeeding on uterine involution in BPM Choirul Mala and BPM Fauziah Hatta in 2019 Suggestion: It is expected that midwives, to carry out their role in carrying out midwifery care by providing education to pregnant women about early initiation of breastfeeding and its benefits and consistently doing IMD in maternity mothers for at least 1 hour.
  Keywords: Early Initiation of Breastfeeding, Uterine Involution ABSTRAK Latar Belakang : Salah satu faktor yang mempengaruhi involusi uterus adalah Inisiasi menyusu Dini (IMD).
Saat menyusui terjadi rangsangan dan dikeluarkannya hormon antara lain oksitosin yangberfungsi selain merangsang kontraksi otot-otot polos payudara, juga menyebabkan terjadinya kontraksi dan retraksi otot uterus.
Hal ini akan menekan pembuluh darah yang mengakibatkan berkurangnya suplai darah ke uterus.
Proses ini membantu untuk mengurangi situs atau tempat implantasi plasenta serta mengurangi perdarahan.
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia adalah 250/100.
000 (KH).
salah satunya disebabkan oleh perdarahan.
Penyebab perdarahan salah satunya yaitu sub involusi uterus.
Involusi uterus atau pengerutan uterus merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil.
Tujuan : Mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap involusi uterus.
Metode : Penellitian dilakukan dengan cara melakukan inisiasi menyusu dini dan observasi serta mengukur Tinggi Fundus Uteri (TFU) untuk menilai involusi uteri.
Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian Cohort.
Penelitian ini menggunakan data primer.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal dengan usia kehamilan aterm di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Choirul Mala dan PMB Fauziah Hatta.
Tehnik Pengambilan sampel secaranon propability sampling dengan teknik purposive.
Besar sampel n1 =n2 masing-masing 48 orang setiap kelompok.
Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan Chi Square.
Penelitian dilakukan di BPM Choirul Mala dan BPM Fauziah Hatta pada bulan Desember 2018 sampai dengan Februari 2019.
Hasil : Hasil analisis data dari 96 responden, didapatkanproporsi tidak inisiasi menyusu dini dengan involusi uterus tidak normal sebanyak 45,8 % lebih kecil daripada yang inisiasi menyusu dini sebanyak 0 %.
Hasil uji statistik Chi-squarediperoleh nilai p value = 0,00 lebih kecil dari  0,05 hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap involusi uterus dengan nilai OR : 0,083.
Kesimpulan : Ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap involusi uterus di BPM Choirul Mala dan BPM Fauziah Hatta tahun 2019Saran : Diharapkan kepada bidan, untuk menjalankan perannya dalam melakukan asuhan kebidanan dengan memberikan edukasi pada pada ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini dan manfaatnya serta secara konsisten melakukan IMD pada ibu bersalin mimimal selama 1 jam.
 Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini, Involusi Uterus.

Related Results

A Psychological Pressure in Novels: “MENYUSU CELENG”
A Psychological Pressure in Novels: “MENYUSU CELENG”
The content of the research aims to: 1) find out what factors or causes of psychological pressure are contained in the novel "Menyusu Celeng" 2) knowing the forms of psychological ...
Gambaran Pelaksanaan Inisisasi Menyusu Dini Pada Bayi Baru Lahir Oleh Tenaga Kesehatan Di Ruang Bersalin RSUD Ciamis
Gambaran Pelaksanaan Inisisasi Menyusu Dini Pada Bayi Baru Lahir Oleh Tenaga Kesehatan Di Ruang Bersalin RSUD Ciamis
Latar Belakang. Angka keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini di Indonesia dengan Negara Internasional masih jauh tertinggal, di Amerika Serikat tahun 1999 IMD mencapai 86,5 % di Beland...
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting
Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ...
PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI RSUD Dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2017
PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI RSUD Dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2017
Pendahuluan: UNICEF pada tahun 2007 mengeluarkan protokol baru tentang ”ASI segera” sebagai tindakan ”life saving” atau untuk menyelamatkan kehidupan bayi baru lahir yang harus dik...
PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP PROSES INVOLUSI UTERUS
PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP PROSES INVOLUSI UTERUS
Senam nifas adalah salah satu bentuk latihan jasmani yang dilakukan wanita setelah melahirkan, yang berfungsi untuk mengembalikan kondisi kesehatannya dan memperbaiki keadaan otot ...
EVIDENCE BASED CASE REPORT (EBCR) : PENGARUH PENERAPAN INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR
EVIDENCE BASED CASE REPORT (EBCR) : PENGARUH PENERAPAN INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR
Latar belakang : Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah intervensi langsung yang berpotensi meningkatkan luaran bayi baru lahir secara signifikan, termasuk menurunkan risiko kematian ...
Gymnastics Puerperal Uterine Involution in the BPS Ririn Dwi SST Jelakombo Jombang
Gymnastics Puerperal Uterine Involution in the BPS Ririn Dwi SST Jelakombo Jombang
Kesembuhan ketika nifas adalah proses yang sangat penting untuk ibu ketika usai melahirkan, dikarenakan otot dan ligamen - ligamen pada pelvis meregang ketika hamil dan proses pers...
Michaella Mihriban Özelsel’de Dinsel Değişim
Michaella Mihriban Özelsel’de Dinsel Değişim
19. yy.’da çeşitli akımların etkisiyle batıda gerçekleşen ihtida hareketleri din psikolojisi ile ilgilenen uzmanların konuyu ele almaya ve araştırmaların yapılmasına yol açmıştır. ...

Back to Top