Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting
View through CrossRef
Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ini diperparah dengan tidak terimbanginya kejar tumbuh (catch up growth) yang memadai. Stunting ditandai dengan pada indek Panjang badan/Umur atau Tinggi badan/Umur dimana dalam standar antopometri penilaian status gizi anak, Hasil dari pengukuran itu berada pada ambang batas (Z score) <-2 SD sampai -3 SD (pendek/stunted) dan <-3 SD (sangat pendek/severely stunted). Stunting dapat dicegah pada awal masa kehidupan yaitu pada masa kehamilan dan setelah kelahiran. Faktor risiko terjadinya Stunting pada kehamilan adalah kurangnya gizi selama kehamilan, dan infeksi selama kehamilan. Sedangkan, faktor risiko Stunting saat postnatal adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang tidak dilakukan, ASI ekslusif yang tidak tercapai, penyakit infeksi dan lainnya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Inisiasi menyusu dini (IMD) dan ASI Esklusif dengan kejadian Stunting pada balita usia 2459 bulan Di Puskesmas Rangkasbitung tahun 2023.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 50 Anak balita Stunting usia 24-59 bulan . Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat, variable independent yaitu IMD dan ASI Ekslusif sedangkan variable dependen yaitu Kejadian Stunting
Berdasarkan hasil uji chi-square didapatlkan nilai p value sebesar p=0,028 (p<0,05) Yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara IMD dengan kejadian Stunting di Puskesmas Rangkasbitung tahun 2023. Berdasarkan hasil uji chi-square pada a=0,05 didapatkan nilai p=0,031 (p<0,05) Yang berarti bahwa secara statistic terdapat hubungan bermakna antara ASI Ekslusif dengan kejadian Stunting di Puskesmas Rangkasbitung tahun 2023
Title: Hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting
Description:
Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan.
Keadaan ini diperparah dengan tidak terimbanginya kejar tumbuh (catch up growth) yang memadai.
Stunting ditandai dengan pada indek Panjang badan/Umur atau Tinggi badan/Umur dimana dalam standar antopometri penilaian status gizi anak, Hasil dari pengukuran itu berada pada ambang batas (Z score) <-2 SD sampai -3 SD (pendek/stunted) dan <-3 SD (sangat pendek/severely stunted).
Stunting dapat dicegah pada awal masa kehidupan yaitu pada masa kehamilan dan setelah kelahiran.
Faktor risiko terjadinya Stunting pada kehamilan adalah kurangnya gizi selama kehamilan, dan infeksi selama kehamilan.
Sedangkan, faktor risiko Stunting saat postnatal adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang tidak dilakukan, ASI ekslusif yang tidak tercapai, penyakit infeksi dan lainnya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Inisiasi menyusu dini (IMD) dan ASI Esklusif dengan kejadian Stunting pada balita usia 2459 bulan Di Puskesmas Rangkasbitung tahun 2023.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan pendekatan kuantitatif.
Sampel sebanyak 50 Anak balita Stunting usia 24-59 bulan .
Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat, variable independent yaitu IMD dan ASI Ekslusif sedangkan variable dependen yaitu Kejadian Stunting
Berdasarkan hasil uji chi-square didapatlkan nilai p value sebesar p=0,028 (p<0,05) Yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara IMD dengan kejadian Stunting di Puskesmas Rangkasbitung tahun 2023.
Berdasarkan hasil uji chi-square pada a=0,05 didapatkan nilai p=0,031 (p<0,05) Yang berarti bahwa secara statistic terdapat hubungan bermakna antara ASI Ekslusif dengan kejadian Stunting di Puskesmas Rangkasbitung tahun 2023.
Related Results
INISIASI MENYUSU DINI MEMPERCEPAT INVOLUSI UTERUS
INISIASI MENYUSU DINI MEMPERCEPAT INVOLUSI UTERUS
Background: One of the factors that influence uterine involution is early initiation of breastfeeding (IMD). When breastfeeding occurs stimulation and the release of hormones, incl...
HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD), ASI EKSKLUSIF, ANTENATAL CARE (ANC) TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS MEURAH DUA KECAMATAN MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA
HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD), ASI EKSKLUSIF, ANTENATAL CARE (ANC) TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS MEURAH DUA KECAMATAN MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA
Abstrak: Hubungan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), Asi Eksklusif, Antenatal Care (ANC) Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Meurah Dua Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pi...
HUBUNGAN PENGETAHUAN PENAYANGAN VIDEO IMD DENGAN SIKAP IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP PELAKSANAAN IMD
HUBUNGAN PENGETAHUAN PENAYANGAN VIDEO IMD DENGAN SIKAP IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP PELAKSANAAN IMD
Dwi Anita Apriastuti 1), Radika Ayu Pratiwi 2)1) 2) Prodi D-III Kebidanan Stikes Estu Utomo BoyolaliE-mail: apri_astuti@yahoo.co.idABSTRAKResiko kematian bayi resiko kematian bayi ...
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR DI BPM PADANG PANJANG
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR DI BPM PADANG PANJANG
<p><em>Intensive efforts by the government in obstetrics is doing early breastfeeding initiation (IMD), which is already included in the 58 steps APN. However, implemen...
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
The Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Keberhasilan IMD Pada Ibu Bersalin
The Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Keberhasilan IMD Pada Ibu Bersalin
ASI merupakan makanan bayi dengan standard emas, ASI terbukti mempunyai keunggulan yang tidak dapat digantikan oleh makanan dan minuman apapun, karena ASI mengandung zat gizi palin...
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
Tujuan dari pembangunan kesehatan salah satunya adalah menurunkan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi menurut Sustainanble Depelovment Goals (SDGs) tahun 2015 berjumlah 40 per...
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA
Abstrak
Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup menjadi perhatian di Indonesia saat ini. Stunting menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatn...

