Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Penambahan Molase Terhadap Hasil Panen Jamur Merang (Volvariella volvacea)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan molase dengan berbagai konsentrasi terhadap hasil panen jamur merang (Volvariella Volvacea). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan jumlah perlakuan sebanyak empat perlakuan antara lain penambahan molase 0%, 10%, 20%, dan 30%. Penelitian ini menggunakan uji normalitas Liliefors, uji homogenitas Barllet, uji Hipotesis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan LSD atau BNT. Jumlah sampel penelitian yaitu sebanyak 24 log. Dari hasil penelitian, diketahui nilai H = 844.4703 > X2tabel = 5.801artinya menerima Ha yaitu terdapat pengaruh penambahan molase terhadap berat segar jamur dan H = 6196.4273 > X2tabel = 5.801 artinya menerima Ha yaitu terdapat pengaruh penambahan molase terhadap jumlah tubuh buah jamur merang. Adapun pemberian molase dengan konsentrasi 10% yang berpengaruh signifikan terhadap Jumlah berat segar jamur merang (Volvariella volvacea) yaitu 197,5 dan Jumlah tubuh buah jamur merang (Volvariella volvacea) yaitu 34,16.
Institut Pendidikan Indonesia
Title: Pengaruh Penambahan Molase Terhadap Hasil Panen Jamur Merang (Volvariella volvacea)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan molase dengan berbagai konsentrasi terhadap hasil panen jamur merang (Volvariella Volvacea).
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan jumlah perlakuan sebanyak empat perlakuan antara lain penambahan molase 0%, 10%, 20%, dan 30%.
Penelitian ini menggunakan uji normalitas Liliefors, uji homogenitas Barllet, uji Hipotesis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan LSD atau BNT.
Jumlah sampel penelitian yaitu sebanyak 24 log.
Dari hasil penelitian, diketahui nilai H = 844.
4703 > X2tabel = 5.
801artinya menerima Ha yaitu terdapat pengaruh penambahan molase terhadap berat segar jamur dan H = 6196.
4273 > X2tabel = 5.
801 artinya menerima Ha yaitu terdapat pengaruh penambahan molase terhadap jumlah tubuh buah jamur merang.
Adapun pemberian molase dengan konsentrasi 10% yang berpengaruh signifikan terhadap Jumlah berat segar jamur merang (Volvariella volvacea) yaitu 197,5 dan Jumlah tubuh buah jamur merang (Volvariella volvacea) yaitu 34,16.
Related Results
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN EFISIENSI PEMASARAN JAMUR MERANG (Volvariella volvacea) DI KABUPATEN KARAWANG
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN EFISIENSI PEMASARAN JAMUR MERANG (Volvariella volvacea) DI KABUPATEN KARAWANG
Jamur merang merupakan salah satu komoditas unggulan yang ada di Kabupaten Karawang. Pertumbuhan konsumsi jamur selalu meningkat setiap tahunnya. Permintaan per hari mencapai 4-10 ...
Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Teknologi Produksi Berkelanjutan Jamur Merang (Volvariella volvacea) dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Teknologi Produksi Berkelanjutan Jamur Merang (Volvariella volvacea) dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi beberapa jenis limbah pertanian seperti jerami, tandan kosong kelapa sawit (TKKS), dan ampas tebu terhadap parameter ...
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, pada umumnya sangat bergantung pada hasil hutan, baik itu hasil hutan berupa kayu maupun hasil hutan yang bukan berupa kayu. Kebutuhan mas...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Literasi Teknologi untuk Budidaya Jamur
Literasi Teknologi untuk Budidaya Jamur
Kabupaten Karawang memiliki lahan pertanian yang dapat mendukung budidaya jamur. Pendapatan budidaya jamur yang menjanjikan maka perlu adanya sosialiasi pemanfaatan teknologi. Peng...
Proporsi karakteristik penderita rinosinusitis kronis dengan kultur jamur positif
Proporsi karakteristik penderita rinosinusitis kronis dengan kultur jamur positif
Latar belakang: Rinosinusitis dengan infeksi jamur atau disebut juga rinosinusitis jamur adalahinflamasi mukosa sinus paranasal yang disebabkan oleh infeksi jamur. Gejala klinik ri...

