Javascript must be enabled to continue!
SUBSTRAT DASAR PERAIRAN FISHING GROUND DAN PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN PADA SETIAP SUBSTRAT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP BOUKE AMI DI PERAIRAN SELAT KARIMATA
View through CrossRef
Potensi sumberdaya perikanan di Perairan Indonesia sangatlah besar dan dalam pemanfaatannya salah satunya digunakan alat tangkap bouke ami. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui substrat dasar perairan fishing ground dan membandingkan hasil tangkapan pada setiap substrat dasar perairan fishing ground dengan menggunakan alat tangkap bouke ami di perairan selat Karimata. Penelitian ini dimulai dari tanggal 13 Desember 2019 hingga 23 Maret 2020 atau sebanyak 102 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa alat tangkap bouke ami yang digunakan dioperasikan selama 93 hari penangkapan dengan 32 titik lokasi penangkapn yang terdiri dari substrat dasar perairan berlumpur, berkarang dan juga berpasir. Hasil tangkapan pada daerah berpasir yaitu 4310 kg, daerah berkarang yaitu 2015 kg, dan daerah berlumpur yaitu 3355 kg sehingga total hasil tangkapan adalah 9680 kg, hasil tangkapan paling banyak terdapat pada daerah berpasir sedangkan yang paling sedikit adalah daerah berkarangKata Kunci : Hasil tangkapan, Substrat berlumpur,berkarang,berpasir
Universitas PGRI Palembang
Title: SUBSTRAT DASAR PERAIRAN FISHING GROUND DAN PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN PADA SETIAP SUBSTRAT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP BOUKE AMI DI PERAIRAN SELAT KARIMATA
Description:
Potensi sumberdaya perikanan di Perairan Indonesia sangatlah besar dan dalam pemanfaatannya salah satunya digunakan alat tangkap bouke ami.
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui substrat dasar perairan fishing ground dan membandingkan hasil tangkapan pada setiap substrat dasar perairan fishing ground dengan menggunakan alat tangkap bouke ami di perairan selat Karimata.
Penelitian ini dimulai dari tanggal 13 Desember 2019 hingga 23 Maret 2020 atau sebanyak 102 hari.
Hasil penelitian menunjukan bahwa alat tangkap bouke ami yang digunakan dioperasikan selama 93 hari penangkapan dengan 32 titik lokasi penangkapn yang terdiri dari substrat dasar perairan berlumpur, berkarang dan juga berpasir.
Hasil tangkapan pada daerah berpasir yaitu 4310 kg, daerah berkarang yaitu 2015 kg, dan daerah berlumpur yaitu 3355 kg sehingga total hasil tangkapan adalah 9680 kg, hasil tangkapan paling banyak terdapat pada daerah berpasir sedangkan yang paling sedikit adalah daerah berkarangKata Kunci : Hasil tangkapan, Substrat berlumpur,berkarang,berpasir.
Related Results
HASIL TANGKAPAN DAN LAJU TANGKAP TUGUK (TRAP NET) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BARITO PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
HASIL TANGKAPAN DAN LAJU TANGKAP TUGUK (TRAP NET) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BARITO PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Alat tangkap tuguk ialah salah satu jenis alat tangkap yang ditujukan untuk menangkap udang. Permasalahan pada perikanan tuguk adalah rendahnya selektivitas alat tangkap ini terh...
Impact of fishing activities on the fisheries resources and Manado Bay Aquatic environment
Impact of fishing activities on the fisheries resources and Manado Bay Aquatic environment
Manado Bay waters have long been known as a center of artisanal fisheries activities because of the availability of abundant fisheries resources. However, continuous increase in t...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pendugaan stok ikan kerapu (Grouper) di perairan Selat Makassar Sulawesi Selatan periode tahun 1999-2007
Pendugaan stok ikan kerapu (Grouper) di perairan Selat Makassar Sulawesi Selatan periode tahun 1999-2007
Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat potensi maksimum lestari (MSY) ikan kerapu di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan, meliputi data produksi dan jumlah trip alat...
Pendugaan stok ikan kerapu (Grouper) di perairan Selat Makassar Sulawesi Selatan periode tahun 1999-2007
Pendugaan stok ikan kerapu (Grouper) di perairan Selat Makassar Sulawesi Selatan periode tahun 1999-2007
Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat potensi maksimum lestari (MSY) ikan kerapu di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan, meliputi data produksi dan jumlah trip alat...
ANALISA ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING PEMETAAN JUMLAH TINDAK PIDANA
ANALISA ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING PEMETAAN JUMLAH TINDAK PIDANA
<p><em>Marine fisheries is an effort to catch marine fish, fishermen catch fish in the sea using two kinds of ways, namely through traditional and modern methods. to su...
PENGELOLAAN DAN PROFITABILITAS USAHA PENANGKAPAN LEMURU (SARDINELLA LEMURU BLEEKER,1853) DI SELAT BALI
PENGELOLAAN DAN PROFITABILITAS USAHA PENANGKAPAN LEMURU (SARDINELLA LEMURU BLEEKER,1853) DI SELAT BALI
Penangkapan lemuru (Sardinella lemuru Bleeker,1853) di Selat Bali telah dilakukan jauh sebelum diperkenalkannya purse seine dua kapal (slerek) yang mempunyai hasil tangkapan mengge...
PERIKANAN PANCING ULUR TUNADI KEDONGANAN, BALI
PERIKANAN PANCING ULUR TUNADI KEDONGANAN, BALI
Tuna merupakan salah satu jenis komoditas perikanan yang memiliki nilai komersial tinggi. Sumberdaya ikan ini akan terus ditangkap, karena permintaan pasar global terhadap komodita...

