Javascript must be enabled to continue!
PKM Produksi Kascing Oleh Masyarakat Tani di Desa Barang Kabupaten Soppeng
View through CrossRef
PKM produksi kascing oleh masyarakat tani di Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng merupakan teknologi dan inovasi baru yang dilaksanakan untuk menjawab permasalahan limbah. Kelompok tani yang dilibatkan adalah Wanita Tani Melati yang merupakan kelompok pembudidaya jamur tiram. Salah satu limbah organik yang belum diolah masyarakat ialah limbah baglog budidaya jamur tiram. Teknologi yang diperkenalkan kepada masyarakat setempat ialah penggunaan limbah baglog budidaya jamur tiram sebagai media budidaya cacing dimana hasil metabolisme cacing tersebut menjadi vermikompos yang lebih baik dibandingkan pupuk kompos biasa yang dapat langsung diaplikasikan pada tanaman. PKM ini dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu tahap pelatihan yang berlangsung selama 1 hari dan tahap produksi kascing menggunakan media limbah baglog dan cacing Lumbricus rubellus serta pendampingan selama 4 bulan. Dari kegiatan PKM ini telah berhasil diproduksi vermikompos sebanyak 200 kg dalam kurun waktu 2 bulan. Pembuatan kascing secara mandiri diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani agar tidak tergantung kepada pupuk sintetis yang dibeli ataupun disubsidi oleh pemerintah sekaligus dapat menambah pendapatan bagi petani jamur tiram dari hasil penjualan vermikompos dan cacing Lumbricus rubellus .
PT. Lontara Digitech Indonesia
Title: PKM Produksi Kascing Oleh Masyarakat Tani di Desa Barang Kabupaten Soppeng
Description:
PKM produksi kascing oleh masyarakat tani di Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng merupakan teknologi dan inovasi baru yang dilaksanakan untuk menjawab permasalahan limbah.
Kelompok tani yang dilibatkan adalah Wanita Tani Melati yang merupakan kelompok pembudidaya jamur tiram.
Salah satu limbah organik yang belum diolah masyarakat ialah limbah baglog budidaya jamur tiram.
Teknologi yang diperkenalkan kepada masyarakat setempat ialah penggunaan limbah baglog budidaya jamur tiram sebagai media budidaya cacing dimana hasil metabolisme cacing tersebut menjadi vermikompos yang lebih baik dibandingkan pupuk kompos biasa yang dapat langsung diaplikasikan pada tanaman.
PKM ini dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu tahap pelatihan yang berlangsung selama 1 hari dan tahap produksi kascing menggunakan media limbah baglog dan cacing Lumbricus rubellus serta pendampingan selama 4 bulan.
Dari kegiatan PKM ini telah berhasil diproduksi vermikompos sebanyak 200 kg dalam kurun waktu 2 bulan.
Pembuatan kascing secara mandiri diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani agar tidak tergantung kepada pupuk sintetis yang dibeli ataupun disubsidi oleh pemerintah sekaligus dapat menambah pendapatan bagi petani jamur tiram dari hasil penjualan vermikompos dan cacing Lumbricus rubellus .
Related Results
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
<p>Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan men...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Penerapan Teknologi Vermicomposting Dalam Pengelolaan Limbah Pertanian Di Desa Massila Kabupaten Bone
Penerapan Teknologi Vermicomposting Dalam Pengelolaan Limbah Pertanian Di Desa Massila Kabupaten Bone
Desa Massila, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memiliki potensi limbah pertanian yang sangat besar. Limbah jerami sering menjadi masalah karena hanya dibakar ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
PENGARUH PENATAUSAHAAN DAN PENERTIBAN BARANG MILIK DAERAH TERHADAP PENGAMANAN BARANG MILIK DAERAH
PENGARUH PENATAUSAHAAN DAN PENERTIBAN BARANG MILIK DAERAH TERHADAP PENGAMANAN BARANG MILIK DAERAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatausahaan dan penertiban barang milik daerah terhadap pengamanan barang milik daerah secara parsial dan simultan di Pemerinta...
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...

