Javascript must be enabled to continue!
LAPORAN KASUS: ROSASEA TIPE PAPULOPUSTULAR YANG DITERAPI DOKSISIKLIN ORAL, ASAM AZALEAT DAN RETINOID TOPIKAL
View through CrossRef
ABSTRAK
Rosasea merupakan suatu kondisi inflamasi kronis pada kulit bersifat kambuhan yang mengenai daerah sentrofasial (hidung, dagu, pipi, dahi dan glabela). Secara klinis, rosasea ditandai oleh adanya eritema (transien hingga persisten), telangiektasis, papul, pustul dan perubahan fimatosa. Tanda klinis tersebut disertai rasa gatal, terbakar, tersengat atau nyeri. Di RSUP Sanglah Denpasar sejak Januari 2019 sampai Desember 2021 tercatat sebanyak 5 kasus rosasea dengan tipe papulopustular.
Laki-laki, usia 49 tahun, suku Jawa, Warga Negara Indonesia, muncul kemerahan pada kedua pipi, dagu, hidung dan dahi disertai benjolan kecil seperti jerawat berwarna kemerahan dan sebagian berisi nanah disertai rasa nyeri seperti terbakar dan gatal sejak 2 tahun yang lalu. Riwayat sering terpajan sinar matahari. Pasien mengaku gemar makan makanan pedas, berkuah panas seperti sup atau soto, serta meminum kopi panas setiap pagi. Diagnosis rosasea ditegakkan berdasarkan anamnesis, gejala klinis, pemeriksaan dermoskopi dan histopatologi. Tatalaksana berupa doksisiklin 100 mg tiap 12 jam intra oral, asam azaleat 20% gel topikal tiap 24 jam (pagi hari), tabir surya topikal dengan Sun Protector Factor (SPF) 45, tretinoin 0,025% krim topikal tiap 24 jam memberikan perbaikan klinis pada minggu ketujuh. Terapi yang tepat dan menghindari faktor pencetus umumnya dapat mengurangi kekambuhan rosasea.
Kata kunci: eritema, inflamasi, papulopustular, rosasea, telangiektasis
Title: LAPORAN KASUS: ROSASEA TIPE PAPULOPUSTULAR YANG DITERAPI DOKSISIKLIN ORAL, ASAM AZALEAT DAN RETINOID TOPIKAL
Description:
ABSTRAK
Rosasea merupakan suatu kondisi inflamasi kronis pada kulit bersifat kambuhan yang mengenai daerah sentrofasial (hidung, dagu, pipi, dahi dan glabela).
Secara klinis, rosasea ditandai oleh adanya eritema (transien hingga persisten), telangiektasis, papul, pustul dan perubahan fimatosa.
Tanda klinis tersebut disertai rasa gatal, terbakar, tersengat atau nyeri.
 Di RSUP Sanglah Denpasar sejak Januari 2019 sampai Desember 2021 tercatat sebanyak 5 kasus rosasea dengan tipe papulopustular.
Laki-laki, usia 49 tahun, suku Jawa, Warga Negara Indonesia, muncul kemerahan pada kedua pipi, dagu, hidung dan dahi disertai benjolan kecil seperti jerawat berwarna kemerahan dan sebagian berisi nanah disertai rasa nyeri seperti terbakar dan gatal sejak 2 tahun yang lalu.
Riwayat sering terpajan sinar matahari.
 Pasien mengaku gemar makan makanan pedas, berkuah panas seperti sup atau soto, serta meminum kopi panas setiap pagi.
 Diagnosis rosasea ditegakkan berdasarkan anamnesis, gejala klinis, pemeriksaan dermoskopi dan histopatologi.
Tatalaksana berupa doksisiklin 100 mg tiap 12 jam intra oral, asam azaleat 20% gel topikal tiap 24 jam (pagi hari), tabir surya topikal dengan Sun Protector Factor (SPF) 45, tretinoin 0,025% krim topikal tiap 24 jam memberikan perbaikan klinis pada minggu ketujuh.
 Terapi yang tepat dan menghindari faktor pencetus umumnya dapat mengurangi kekambuhan rosasea.
Kata kunci: eritema, inflamasi, papulopustular, rosasea, telangiektasis.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profil lemak hewani dari dua jenis daging babi daribangsa (breed) yang berbeda yaitu babi bali asli (babi lokal) dan babi la...
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Background: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan komposisi asam lemak VCO dengan metode fermentasi dari berbagai varietas kelapa di Kecamatan Kajang Kabu...
PENGARUH PENGGUNAAN ASAM ASAM ASETAT, ASAM KLORIDA DAN ASAM SITRAT TERHADAP KARAKTERISTIK LEM DARI LIMBAH SISIK IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus)
PENGARUH PENGGUNAAN ASAM ASAM ASETAT, ASAM KLORIDA DAN ASAM SITRAT TERHADAP KARAKTERISTIK LEM DARI LIMBAH SISIK IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus)
ABSTRACT The aim of this study was to determine the effect of acetic acid, hydrochloric acid, and citric acid on the physical characteristics of glue from red snapper scale...
Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Aman dan Tipe Bahaya di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Tahun 2022-2024
Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Aman dan Tipe Bahaya di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Tahun 2022-2024
Abstract: Chronic suppurative otitis media (CSOM) is a chronic inflammation of the middle ear and mastoid cavity marked by tympanic membrane perforation and persistent or recurrent...
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO
Jerawat merupakan penyakit kulit yang dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis. Bakteri ini secara alami terdapat di dalam folikel dan berkontribusi terhadap perkem...
PENERAPAN SENAM ERGONOMIS UNTUK MENURUNKAN KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DENGAN INTOLERANSI AKTIVITAS DI PONDOK LANSIA YPA AN-NUR KOTA KEDIRI
PENERAPAN SENAM ERGONOMIS UNTUK MENURUNKAN KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DENGAN INTOLERANSI AKTIVITAS DI PONDOK LANSIA YPA AN-NUR KOTA KEDIRI
Penyakit asam urat merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumpukan asam urat atau kristal pada jaringan, terutama pada jaringan sendi. Penatalaksanaan non farmakologis untuk me...

