Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO

View through CrossRef
Jerawat merupakan penyakit kulit yang dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis. Bakteri ini secara alami terdapat di dalam folikel dan berkontribusi terhadap perkembangan jerawat. Jerawat memiliki berbagai jenis seperti komedo, papula, pustula, nodul dan kista disertai dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Adapun cara penangan jerawat yang efektif yaitu dengan produk topikal. Produk topikal merupakan sediaan yang penerapannya pada kulit dengan tujuan menghasilkan efek lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas produk topikal anti jerawat dengan merek Vitacid®  dalam bentuk sediaan gel dan krim terhadap tikus putih jantan (Rattus novergicus). Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan variabel bebas menggunakan produk topikal antijerawat dalam bentuk sediaan gel dan krim yang mengandung bahan aktif tretinoin 0,05% dan variabel terikat yaitu perbedaan skor tingkat derajat keparahan jerawat yang diterapi produk topikal anti jerawat. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0,7,14 dan 21. Pengolahan data menggunakan penilaian skor tingkat keparahan jerawat secara visual dan pengolahan data statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan produk topikal anti jerawat Vitacid®  dalam bentuk sediaan gel memiliki penurunan nilai derajat keparahan jerawat lebih baik dari sediaan krim secara visual. Hasil pengujian analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok produk topikal anti jerawat Vitacid® menggunakan uji One-Way ANOVA dengan nilai p=0,005 (p<0,05) dan dilanjutkan dengan uji Post-Hoc Bonferroni dengan nilai p=0,015 (p<0,05). Berdasarkan penelitian ini dapat dibuat kesimpulan bahwa produk topikal anti jerawat Vitacid® dengan bahan aktif tretinoin 0,05% dalam bentuk sediaan gel dan sediaan krim memiliki perbedaan efektivitas, dimana sediaan gel memiliki efektivitas lebih baik dibandingkan sediaan krim dalam pengobatan jerawat.
Title: PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO
Description:
Jerawat merupakan penyakit kulit yang dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis.
Bakteri ini secara alami terdapat di dalam folikel dan berkontribusi terhadap perkembangan jerawat.
Jerawat memiliki berbagai jenis seperti komedo, papula, pustula, nodul dan kista disertai dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.
Adapun cara penangan jerawat yang efektif yaitu dengan produk topikal.
Produk topikal merupakan sediaan yang penerapannya pada kulit dengan tujuan menghasilkan efek lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas produk topikal anti jerawat dengan merek Vitacid®  dalam bentuk sediaan gel dan krim terhadap tikus putih jantan (Rattus novergicus).
Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan variabel bebas menggunakan produk topikal antijerawat dalam bentuk sediaan gel dan krim yang mengandung bahan aktif tretinoin 0,05% dan variabel terikat yaitu perbedaan skor tingkat derajat keparahan jerawat yang diterapi produk topikal anti jerawat.
Pengamatan dilakukan pada hari ke-0,7,14 dan 21.
Pengolahan data menggunakan penilaian skor tingkat keparahan jerawat secara visual dan pengolahan data statistik.
Hasil penelitian ini menunjukkan produk topikal anti jerawat Vitacid®  dalam bentuk sediaan gel memiliki penurunan nilai derajat keparahan jerawat lebih baik dari sediaan krim secara visual.
Hasil pengujian analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok produk topikal anti jerawat Vitacid® menggunakan uji One-Way ANOVA dengan nilai p=0,005 (p<0,05) dan dilanjutkan dengan uji Post-Hoc Bonferroni dengan nilai p=0,015 (p<0,05).
Berdasarkan penelitian ini dapat dibuat kesimpulan bahwa produk topikal anti jerawat Vitacid® dengan bahan aktif tretinoin 0,05% dalam bentuk sediaan gel dan sediaan krim memiliki perbedaan efektivitas, dimana sediaan gel memiliki efektivitas lebih baik dibandingkan sediaan krim dalam pengobatan jerawat.

Related Results

Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Abstract Leptospirosis is an endemic zoonotic disease and remains a health problem in Indonesia. The word’s third-heighest cases of leptospirosis. This study aimed to determi...
UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN BENALU MANGGA (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT TIKUS JANTAN TROMBOSITOPENIA
UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN BENALU MANGGA (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT TIKUS JANTAN TROMBOSITOPENIA
Daun benalu mangga memiliki kemiripan kandungan dengan tanaman lain yang mempunyai aktivitas meningkatkan jumlah trombosit. Selain itu, tanaman ini termasuk suku Loranthaceae sama ...
AKTIVITAS AFRODISIAK EKSTRAK ETANOL UMBI TUMBUHAN BUNGKUS (Smilax rotundifolia L.) TERHADAP FERTILITAS TIKUS PUTIH JANTAN
AKTIVITAS AFRODISIAK EKSTRAK ETANOL UMBI TUMBUHAN BUNGKUS (Smilax rotundifolia L.) TERHADAP FERTILITAS TIKUS PUTIH JANTAN
Beberapa negara, termasuk Indonesia, khususnya di wilayah Papua, memakai tanaman bungkus (Smilax rotundifolia) sebagai penambah seksual, namun belum ada penelitian lebih lanjut men...
UJI EFEK DIURETIK EKSTRAK DAUN ADAM HAWA (Rhoeo discolor) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus)
UJI EFEK DIURETIK EKSTRAK DAUN ADAM HAWA (Rhoeo discolor) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus)
Telah dilakukan penelitian tentang Efek Diuretik Ekstrak Daun Adam Hawa (Rhoeo discolor) Terhadap Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) dengan metode Analisis Of Varians untuk men...
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Antibakteri Pada Sediaan Gel Untuk Mengatasi Jerawat
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Antibakteri Pada Sediaan Gel Untuk Mengatasi Jerawat
Jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit wajah yang paling sering terjadi terutama dikalangan remaja, jerawat umumnya disebabkan karena adanya infeksi bakteri. Pengobatan de...
HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA TIKUS YANG DI INDUKSI ALKOHOL
HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA TIKUS YANG DI INDUKSI ALKOHOL
Hepatoprotektif Ekstrak Etanol Daun dan Buah Kersen (Muntingia calabura L.) pada Tikus yang di induksi Alkohol Hendro Pranoto*, Meida NugrahaliaDepartement Biology, Faculty of Math...

Back to Top