Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru
View through CrossRef
Kesadaran dan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup bukan saja makin meningkat, tetapi juga makin sistematis dan implementatif. Di atas kertas telah dirumuskan kebijakan dan skenario pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru. Tetapi, dalam kenyataan upaya untuk mengembangkan komoditi unggulan dan memanfaatkan kawasan tersebut ternyata bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai persoalan yang timbul, bukan hanya berkaitan dengan ancaman perubahan perunutkan lahan, tetapi ditengarai juga kurangnya dukungan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan. Kegiatan bertujuan untuk mengkaji situasi problematik yang timbul dalam upaya pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru sekaligus mengkaji pengaruh kebijakan dan program pembangunan serta merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan yang mendukung implementasi pembangunan yang berkelanjutan di kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru. Metodenya yaitu pra-lapangan, pelingkupan, baseline data, analisis, pengkajian, perumusan kebijakan program dan yang terakhir perbaikan. Berbagai permasalahan agrobisnis telah ditemukan mulai dari kurangnya sarana prasarana sampai dengan tidak mampu bersaing di pasaran. Ada pula berbagai rekomendasi berbagai program utama yang telah ditemukan. Oleh karena itu harus di terapkan beberapa program utama untuk keberhasilan pengembanagn kawasan agropolitan Bromo Teengger Semeru.
Title: Pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru
Description:
Kesadaran dan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup bukan saja makin meningkat, tetapi juga makin sistematis dan implementatif.
Di atas kertas telah dirumuskan kebijakan dan skenario pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru.
Tetapi, dalam kenyataan upaya untuk mengembangkan komoditi unggulan dan memanfaatkan kawasan tersebut ternyata bukanlah hal yang mudah.
Ada berbagai persoalan yang timbul, bukan hanya berkaitan dengan ancaman perubahan perunutkan lahan, tetapi ditengarai juga kurangnya dukungan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan.
Kegiatan bertujuan untuk mengkaji situasi problematik yang timbul dalam upaya pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru sekaligus mengkaji pengaruh kebijakan dan program pembangunan serta merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan yang mendukung implementasi pembangunan yang berkelanjutan di kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru.
Metodenya yaitu pra-lapangan, pelingkupan, baseline data, analisis, pengkajian, perumusan kebijakan program dan yang terakhir perbaikan.
Berbagai permasalahan agrobisnis telah ditemukan mulai dari kurangnya sarana prasarana sampai dengan tidak mampu bersaing di pasaran.
Ada pula berbagai rekomendasi berbagai program utama yang telah ditemukan.
Oleh karena itu harus di terapkan beberapa program utama untuk keberhasilan pengembanagn kawasan agropolitan Bromo Teengger Semeru.
Related Results
Geosite Evaluation to Support Learning and Conservation
Geosite Evaluation to Support Learning and Conservation
Freedom of learning can introduce more contextual factors, including environmental factors, into Indonesia’s education system. Bromo Tengger Semeru National Park has a natural uniq...
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
<span style="color: #444444; font-family: HelveticaNeue, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 11.9px; line-height: 21px;">Kawasan Tembalang diperuntukka...
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...
Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis
Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis
Sejumlah pembahasan mengenai Tengger dengan perspektif eko-kritik telah banyak dilakukan, tetapi pembahasan tersebut belum sampai pada telaah yang spesifik dan komprehensif terhada...
PEMANFAATAN GOOGLE MAPS SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PELESTARIAN BENDA PENINGGALAN SEJARAH DI KOTA SEMARANG
PEMANFAATAN GOOGLE MAPS SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PELESTARIAN BENDA PENINGGALAN SEJARAH DI KOTA SEMARANG
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya model konservasi cagar budaya yang terjadi dengan cepat dan mudah bagi masyarakat sebagai prasyarat konservasi peninggal...
PERHITUNGAN TINGKAT EROSI KUALITATIF DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU
PERHITUNGAN TINGKAT EROSI KUALITATIF DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU
<p>Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN.BTS) memiliki luas 50.273,3 ha dikelilingi 4 kabupaten di Jawa Timur : Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan yang merupakan d...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
Pengembangan waterfront city adalah suatu usaha penataan dan pengembangan
bagian atau kawasan kota yang skala kegiatan dan fungsi yang ada sangat beragam dengan inten...
Analisis Pengembangan Kawasan Agropolitan Di Kecamatan Sinjai Barat
Analisis Pengembangan Kawasan Agropolitan Di Kecamatan Sinjai Barat
Abstrak: Kecamatan Sinjai Barat adalah merupakan salah satu kecamatan yang ditetapkan sebagai kawasan agropolitan. Luas wilayah Kecamatan Sinjai Barat adalah 13,53 km2 atau 16,53% ...

