Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efisiensi Pemasaran Kerbau Rawa di Desa Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara

View through CrossRef
Desa Sapala adalah salah satu desa yang mempunyai populasi kerbau rawa terbanyak di Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam menghasilkan sistem pemasaran yang efektif serta menguntungkan untuk peternak juga konsumen, produsen harus memilih saluran pemasaran yang lebih pendek. Penelitian dilaksanakan pada Desa Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara. Desa yang sengaja dipilih yaitu Desa Sapala karena memiliki kawanan kerbau terbesar di Kecamatan Paminggir. Sampel responden peternak di Desa Sapala dipilih random sampling dimana jumlah sampel 18 peternak teruntuk menentukan pedagang blantik (lokal) dan pedagang pemotong menggunakan teknik Snowball Sampling. Dari hasil penelitian didapatkan 2 bentuk saluran pemasaran kerbau rawa, saluran I (peternak - pedagang lokal - konsumen) dan saluran II (peternak - pedagang lokal - pedagang daging - konsumen). Selain itu, biaya pemasaran, keuntungan pemasaran, keuntungan pemasaran dan bagian petani per kerbau dan efisiensi pemasaran masing-masing saluran yaitu saluran 1 dengan biaya pemasaran Rp 403.166, keuntungan pemasaran Rp 2.096.834 dan keuntungan pemasaran Rp 2.500.000, Farmer’s share adalah 0,085 serta efisiensi 0,024, biaya saluran 2 adalah Rp 1.830.166, keuntungannya adalah Rp 7.119.834, keuntungannya adalah Rp 8.950.000, dan Farmer’s share 0,063 serta efisiensi 0,076
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Efisiensi Pemasaran Kerbau Rawa di Desa Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara
Description:
Desa Sapala adalah salah satu desa yang mempunyai populasi kerbau rawa terbanyak di Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dalam menghasilkan sistem pemasaran yang efektif serta menguntungkan untuk peternak juga konsumen, produsen harus memilih saluran pemasaran yang lebih pendek.
Penelitian dilaksanakan pada Desa Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Desa yang sengaja dipilih yaitu Desa Sapala karena memiliki kawanan kerbau terbesar di Kecamatan Paminggir.
Sampel responden peternak di Desa Sapala dipilih random sampling dimana jumlah sampel 18 peternak teruntuk menentukan pedagang blantik (lokal) dan pedagang pemotong menggunakan teknik Snowball Sampling.
Dari hasil penelitian didapatkan 2 bentuk saluran pemasaran kerbau rawa, saluran I (peternak - pedagang lokal - konsumen) dan saluran II (peternak - pedagang lokal - pedagang daging - konsumen).
Selain itu, biaya pemasaran, keuntungan pemasaran, keuntungan pemasaran dan bagian petani per kerbau dan efisiensi pemasaran masing-masing saluran yaitu saluran 1 dengan biaya pemasaran Rp 403.
166, keuntungan pemasaran Rp 2.
096.
834 dan keuntungan pemasaran Rp 2.
500.
000, Farmer’s share adalah 0,085 serta efisiensi 0,024, biaya saluran 2 adalah Rp 1.
830.
166, keuntungannya adalah Rp 7.
119.
834, keuntungannya adalah Rp 8.
950.
000, dan Farmer’s share 0,063 serta efisiensi 0,076.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN TERNAK KERBAU RAWA DI DESA PAMINGGIR KECAMATAN PAMINGGIR KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN TERNAK KERBAU RAWA DI DESA PAMINGGIR KECAMATAN PAMINGGIR KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Sistem pemeliharaan ternak kerbau yang masih menganut cara tradisional karena campur tangan manusia dan teknologi yang digunakan boleh dikatakan minim, sehingga prestasi yang dihar...
Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Pulau Moa memiliki potensi pengembangan ternak kerbau yang cukup besar. Besarnya potensi pengembangan ternak kerbau di pulau Moa perlu diikuti dengan upaya pelestarian plasma nutfa...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
Elastisitas Transmisi Harga Daging Kerbau Rawa di Desa Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara
Elastisitas Transmisi Harga Daging Kerbau Rawa di Desa Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara
       This study evaluating the marketing aspect swamp buffalo meat is held in the Sapala village Paminggir District of Hulu Sungai Utara Regency. This village was chosen because ...
ANALISIS PEMASARAN KAKAO (Theobroma cacao, L) DI KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS PEMASARAN KAKAO (Theobroma cacao, L) DI KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR
Analisis Pemasaran Kakao (Theobroma cacao, L) di Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur”. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pola saluran pemasaran, biaya pemasaran d...
IDENTIFIKASI SIFAT KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) YANG DIPELIHARA DI KECAMATAN TALANG EMPAT
IDENTIFIKASI SIFAT KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) YANG DIPELIHARA DI KECAMATAN TALANG EMPAT
Kerbau (Bubalus bubalis) adalah ternak asli daerah panas dan lembab, Khususnya di daerah belahan Utara Tropika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik ternak ker...
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
Tujuan penelitian untuk mengetahui pola saluran, margin, biaya, farmer’s share dan efisiensi pemasaran buah naga di Desa Sungai Kuruk 3 Kecamatan Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang. P...

Back to Top