Javascript must be enabled to continue!
KOMUNIKASI KEKERASAN PENYEBAB TINDAK KEKERASAN DALAM TAWURAN
View through CrossRef
Tawuran yang dilakukan pelajar merupakan reaksi dari komunikasi kekerasan yang kerap dilakukan di lingkungan sekolah yang sampai saat ini belum benar-benar dapat dihentikan. Tawuran yang dilakukan pelajar bukan saja menelan banyak korban luka, korban cacat permanen seperti kebutaan, ketulian, kehilangan kaki, tangan dan lainnya. Perilaku komunikasi kekerasan yang dilakukan pelajar, di picu oleh berbagai faktor yang sekaligus menjadi motivasi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tindak kekerasan dalam tawuran melalui pemaknaan komunikasi yang dilakukan oleh pelajar. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan relevansinya dengan teori Fenomenologi, Teori Interaksionime Simbolik, Teori konvergensi Simbolik, Teori Labelling, dan Teori Groupthink. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif yang menekankan pada pemahaman subjek terhadap realitas yang ada dengan menggunakan metode Fenomenologi dalam mengungkap realitas fenomena komunikasi kekerasan yang menjadi pemicu tindakan kekerasan dalam tawuran. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan melalui indepth interview dan observasi. Validasi data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu triangulasi terhadap sumber-sumber lain yang dinilai lebih kompeten. Hasil penelitian ditemukan bahwa kekerasan komunikasi yang menjadi sumber tindakan kekerasan dalam tawuran karena adanya warisan berupa: 1)reputasi kelompok dan sekolah yang harus dipertahankan, 2)tradisi yang terus di lestarikan dan 3) adanya sekolah musuh, 4) adanya rasa dendam dan 5) Peranan opinion leaders sebagai penggerakan dan yang mendanai kegiatan tawuran.
Title: KOMUNIKASI KEKERASAN PENYEBAB TINDAK KEKERASAN DALAM TAWURAN
Description:
Tawuran yang dilakukan pelajar merupakan reaksi dari komunikasi kekerasan yang kerap dilakukan di lingkungan sekolah yang sampai saat ini belum benar-benar dapat dihentikan.
Tawuran yang dilakukan pelajar bukan saja menelan banyak korban luka, korban cacat permanen seperti kebutaan, ketulian, kehilangan kaki, tangan dan lainnya.
Perilaku komunikasi kekerasan yang dilakukan pelajar, di picu oleh berbagai faktor yang sekaligus menjadi motivasi pelaku.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tindak kekerasan dalam tawuran melalui pemaknaan komunikasi yang dilakukan oleh pelajar.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan relevansinya dengan teori Fenomenologi, Teori Interaksionime Simbolik, Teori konvergensi Simbolik, Teori Labelling, dan Teori Groupthink.
Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif yang menekankan pada pemahaman subjek terhadap realitas yang ada dengan menggunakan metode Fenomenologi dalam mengungkap realitas fenomena komunikasi kekerasan yang menjadi pemicu tindakan kekerasan dalam tawuran.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan melalui indepth interview dan observasi.
Validasi data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu triangulasi terhadap sumber-sumber lain yang dinilai lebih kompeten.
Hasil penelitian ditemukan bahwa kekerasan komunikasi yang menjadi sumber tindakan kekerasan dalam tawuran karena adanya warisan berupa: 1)reputasi kelompok dan sekolah yang harus dipertahankan, 2)tradisi yang terus di lestarikan dan 3) adanya sekolah musuh, 4) adanya rasa dendam dan 5) Peranan opinion leaders sebagai penggerakan dan yang mendanai kegiatan tawuran.
Related Results
Kekerasan dalam Novel Dari Dalam Kubur Karya Soe Tjen Marching: Perspektif Johan Galtung
Kekerasan dalam Novel Dari Dalam Kubur Karya Soe Tjen Marching: Perspektif Johan Galtung
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kekerasan yang terdapat dalam novel Dari Dalam Kubur karya Soe Tjen Marching menggunakan perspektif Johan Galtung. Tujuan dilakukannya penel...
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penelitian tentang penerapan maksim kesopanan dalam tindak tutur berbahasa In- donesia lisan mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar dilatarbelakangi oleh pentingnya penera...
“Jika Ditampar Pipi Kanan, Beri Pipi Kiri”: Pacifisme Kristen sebagai Wujud Iman dalam Pendamaian (Reconciliation) dan Perdamaian (Peace)
“Jika Ditampar Pipi Kanan, Beri Pipi Kiri”: Pacifisme Kristen sebagai Wujud Iman dalam Pendamaian (Reconciliation) dan Perdamaian (Peace)
Perlawanan tanpa kekerasan sering dikaitkan dengan istilah pacifisme. Istilah pacifisme berasal dari bahasa Latin yaitu paci- yang berarti “perdamaian” dan –ficus yang berarti “mem...
Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7
Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7
Tindak tutur representatif merupakan tindakan yang menggunakan tuturan guna mengikat mitra tutur pada kebenaran yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ben...
Peran Aparat Desa dalam Menanggulangi Kekerasan di masyarakat di Desa Pomayagon Ditinjau dari Pendidikan Islam
Peran Aparat Desa dalam Menanggulangi Kekerasan di masyarakat di Desa Pomayagon Ditinjau dari Pendidikan Islam
Pembahasan Skripsi ini berkaitan dengan penelitian tentang peran Aparat Desa dalam menanggulangi kekerasan masyarakat di Desa Pomayagon ditinjau dari pendidikan Islam. Pokok perma...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi bahasa Komering desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir berdasarkan...
INTENSITASインテンシティーDILIHAT DARI KONTEKS EMOTIF DAN TUJUAN KOMUNIKASI DALAM TINDAK KOMUNIKASI PADA DRAMA GREAT TEACHER ONIZUKA REMAKE KARYA IMAI KAZUHISA
INTENSITASインテンシティーDILIHAT DARI KONTEKS EMOTIF DAN TUJUAN KOMUNIKASI DALAM TINDAK KOMUNIKASI PADA DRAMA GREAT TEACHER ONIZUKA REMAKE KARYA IMAI KAZUHISA
Intensitas atau penekanan ujaran sering digunakan manusia dalam tindak komunikasi, tetapi hal itu sering tidak disadari. Intensitas biasa digunakan untuk lebih menarik perhatian l...

