Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7

View through CrossRef
Tindak tutur representatif merupakan tindakan yang menggunakan tuturan guna mengikat mitra tutur pada kebenaran yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur perlokusi representatif dalam acara “Lapor, Pak!” Trans 7. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik content analysis (Nurgiyantoro, 1995) teknik analisis isi terdiri dari menemukan data, klasifikasi data, dan analisis data. Analisis data menggunakan teknik reduksi data (identifikasi unit dan membuat koding), kategorisasi data, dan sintesisasi. Berdasarkan hasil dari penelitian, bentuk dan fungsi tindak tutur yang sering dituturkan yakni bentuk tindak tutur menuntut sebanyak 26 data dan fungsi tindak tutur menuntut sebanyak 26 data, bentuk tindak tutur menyatakan sebanyak 18 data dan fungsi tindak tutur menyatakan sebanyak 18 data, dan bentuk tindak tutur melaporkan sebanyak 15 data dan fungsi tindak tutur melaporkan sebanyak 15 data. Bentuk dan fungsi tindak tutur yang jarang dituturkan yakni bentuk tindak tutur menyebutkan sebanyak 1 data dan fungsi tindak tutur menyebutkan sebanyak 1 data, bentuk tindak tutur menunjukkan sebanyak 2 data dan fungsi tindak tutur menunjukkan sebanyak 2 data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori Rustono. 
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Ponorogo
Title: Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7
Description:
Tindak tutur representatif merupakan tindakan yang menggunakan tuturan guna mengikat mitra tutur pada kebenaran yang disampaikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur perlokusi representatif dalam acara “Lapor, Pak!” Trans 7.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data menggunakan teknik content analysis (Nurgiyantoro, 1995) teknik analisis isi terdiri dari menemukan data, klasifikasi data, dan analisis data.
Analisis data menggunakan teknik reduksi data (identifikasi unit dan membuat koding), kategorisasi data, dan sintesisasi.
Berdasarkan hasil dari penelitian, bentuk dan fungsi tindak tutur yang sering dituturkan yakni bentuk tindak tutur menuntut sebanyak 26 data dan fungsi tindak tutur menuntut sebanyak 26 data, bentuk tindak tutur menyatakan sebanyak 18 data dan fungsi tindak tutur menyatakan sebanyak 18 data, dan bentuk tindak tutur melaporkan sebanyak 15 data dan fungsi tindak tutur melaporkan sebanyak 15 data.
Bentuk dan fungsi tindak tutur yang jarang dituturkan yakni bentuk tindak tutur menyebutkan sebanyak 1 data dan fungsi tindak tutur menyebutkan sebanyak 1 data, bentuk tindak tutur menunjukkan sebanyak 2 data dan fungsi tindak tutur menunjukkan sebanyak 2 data.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori Rustono.
 .

Related Results

Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim pada Media Sosial Youtube
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim pada Media Sosial Youtube
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim di media sosial YouTube. Permasalahan yang...
TINDAK TUTUR PERLOKUSI BAHASA MELAYU BENGKULU DI KELURAHAN PASAR BENGKULU
TINDAK TUTUR PERLOKUSI BAHASA MELAYU BENGKULU DI KELURAHAN PASAR BENGKULU
 Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi, melalui bahasa manusia dapat saling berhubungan (berkomunikasi) saling berbagi pengalaman, saling belajar dari yang lain, dan meningka...
VERBA PERLOKUSI PADA TUTURAN DIREKTIF DALAM ANIME HAIKYUU!! SEASON 1 KARYA TAKU KISHIMOTO
VERBA PERLOKUSI PADA TUTURAN DIREKTIF DALAM ANIME HAIKYUU!! SEASON 1 KARYA TAKU KISHIMOTO
Tindak tutur terdiri dari 3 jenis yaitu tindak lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Tindak ilokusi adalah melakukan suatu tindakan dalam mengatakan sesuatu. Tindak ilokusi ada bermacam-...
REPRESENTASI BAHASA HUMOR DALAM ACARA LAPOR PAK! TRANS7
REPRESENTASI BAHASA HUMOR DALAM ACARA LAPOR PAK! TRANS7
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi bahasa humor dalam acara Lapor Pak!  Trans7. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pe...
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi bahasa Komering desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir berdasarkan...
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi bahasa Komering desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir berdasarkan...
Tindak Tutur Ilokusi Iklan Layanan Masyarakat Terkait Covid-19 di Televisi (Kajian Pragmatik)
Tindak Tutur Ilokusi Iklan Layanan Masyarakat Terkait Covid-19 di Televisi (Kajian Pragmatik)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan fungsi tindak tutur ilokusi pada iklan layanan masyarakat terkait covid-19 di televisi. Masalah dalam penelitian ini bagaim...
Lakon Komedi Televisi “Lapor Pak!” di Trans7 (Kajian Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk)
Lakon Komedi Televisi “Lapor Pak!” di Trans7 (Kajian Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk)
ABSTRAK Lakon komedi “Lapor Pak!” merupakan acara hiburan di salah satu siaran pertelevisian di Indonesia yang mengusung konsep komedi varietas. “Lapor Pak!” tidak hanya dita...

Back to Top