Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Perokok pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tahun 2024

View through CrossRef
Abstract. A smoker is someone who engages in the activity of inhaling substances that are harmful to the body. The 2018 Basic Health Research data shows that the highest percentage of smokers is in West Java Province, with the majority being in the productive age group, one of which includes university students. Medical students are considered to have high knowledge, skills, and capacity regarding health issues and the dangers of smoking. However, it is unexpected that many medical students are still smokers. Nowadays, there are two types of smokers: conventional smokers and electronic smokers. This study was conducted to determine the characteristics of smokers among Medical Students at the Islamic University of Bandung (Unisba) in 2024. This research is an analytical observational study using a cross-sectional method. The sample selection was done through simple random sampling from Unisba medical students who met the inclusion criteria, totaling 80 participants. The results of this study show that the most common age group is 21-24 years, the highest BMI is in the overweight category, and the longest duration of smoking is in the 1-5 years group. Abstrak. Perokok adalah seseorang yang melakukan kegiatan menghisap bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh. Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan persentase perokok tertinggi ada di Provinsi Jawa Barat dengan kategori terbanyak pada usia produktif, salah satunya adalah mahasiswa. Mahasiswa kedokteran dipandang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas yang tinggi tentang masalah kesehatan dan bahaya merokok. Namun, tidak diduga bahwa masih banyak mahasiswa kedokteran yang merupakan perokok. Dewasa ini terdapat dua jenis perokok yaitu perokok konvensional dan perokok elektrik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik perokok pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode potong lintang. Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling terhadap mahasiswa kedokteran Unisba yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 80 orang. Hasil penelitian ini didapatkan kelompok usia terbanyak pada kelompok 21-24 tahun, dengan IMT terbanyak di kelompok berat badan berlebih, dan lama merokok terbanyak ada pada kelompok 1-5 tahun.
Title: Karakteristik Perokok pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tahun 2024
Description:
Abstract.
A smoker is someone who engages in the activity of inhaling substances that are harmful to the body.
The 2018 Basic Health Research data shows that the highest percentage of smokers is in West Java Province, with the majority being in the productive age group, one of which includes university students.
Medical students are considered to have high knowledge, skills, and capacity regarding health issues and the dangers of smoking.
However, it is unexpected that many medical students are still smokers.
Nowadays, there are two types of smokers: conventional smokers and electronic smokers.
This study was conducted to determine the characteristics of smokers among Medical Students at the Islamic University of Bandung (Unisba) in 2024.
This research is an analytical observational study using a cross-sectional method.
The sample selection was done through simple random sampling from Unisba medical students who met the inclusion criteria, totaling 80 participants.
The results of this study show that the most common age group is 21-24 years, the highest BMI is in the overweight category, and the longest duration of smoking is in the 1-5 years group.
Abstrak.
Perokok adalah seseorang yang melakukan kegiatan menghisap bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh.
Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan persentase perokok tertinggi ada di Provinsi Jawa Barat dengan kategori terbanyak pada usia produktif, salah satunya adalah mahasiswa.
Mahasiswa kedokteran dipandang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas yang tinggi tentang masalah kesehatan dan bahaya merokok.
Namun, tidak diduga bahwa masih banyak mahasiswa kedokteran yang merupakan perokok.
Dewasa ini terdapat dua jenis perokok yaitu perokok konvensional dan perokok elektrik.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik perokok pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba Tahun 2024.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode potong lintang.
Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling terhadap mahasiswa kedokteran Unisba yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 80 orang.
Hasil penelitian ini didapatkan kelompok usia terbanyak pada kelompok 21-24 tahun, dengan IMT terbanyak di kelompok berat badan berlebih, dan lama merokok terbanyak ada pada kelompok 1-5 tahun.

Related Results

Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
COMPARISON OF BODY MASS INDEX ELECTRIC SMOKER AND CONVENTIONAL SMOKER ON MEDICAL STUDENTS UNIVERSITY MALAHAYATI IN 2019
COMPARISON OF BODY MASS INDEX ELECTRIC SMOKER AND CONVENTIONAL SMOKER ON MEDICAL STUDENTS UNIVERSITY MALAHAYATI IN 2019
Latar Belakang : Epidemi masalah tembakau sekarang menjadi masalah dunia, banyak jenis jenis rokok bermunculan untuk mengurangi dampak dari tembakau, salah satunya rokok elektrik, ...
Tingkat Pengetahuan Talasemia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Tingkat Pengetahuan Talasemia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Abstract. Thalassemia is a congenital blood disorder caused by failure to form hemoglobin which damages red blood cells and results in anemia or lack of blood in sufferers. As the ...
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
Latar Belakang: Saliva merupakan suatu cairan di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi yang penting terhadap kesehatan rongga mulut yang dapat terpapar langsung rokok elektrik. ...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...

Back to Top