Javascript must be enabled to continue!
Skrining Aktivitas Antibakteri Bacillus sp. PCAR1 dari Rumput Laut Eucheuma spinosum terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
View through CrossRef
Mikroorganisme yang berasosiasi dengan organisme laut berpotensi menghasilkan senyawa metabolit sekunder dengan aktivitas antibakteri yang kuat. Penelitian sebelumnya telah mengisolasi bakteri Bacillus sp. PCAR1 dari rumput laut Eucheuma spinosum dengan potensi antibakteri terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. Namun, potensi bioaktivitas yang dihasilkan Bacillus sp. PCAR1 khususnya sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus perlu dieskplorasi menggunakan metode ekstraksi kimia. Pada penelitian ini, sebanyak 100 mL kultur cair Bacillus sp. PCAR1 pada media nutrient broth steril diinkubasikan selama 5 hari dan digoyang pada kecepatan 150 rpm. Supernatan dipisahkan dari massa sel dengan penyaringan menggunakan kertas saring Whatman no 1. Filtrat yang diperoleh lalu diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat pro analisa (1:1 v/v). Ekstrak yang diperoleh dianalisis aktivitas antibakterinya dengan metode Kirby-Bauer dan kandungan senyawa kimia dianalisis menggunakan metode Gas Chromatography/Mass Spectrometry (GC/MS). Skrining antibakteri ekstrak etil asetat Bacillus sp. PCAR1 menunjukkan diameter zona hambat sebesar 6,23 ± 0,06 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, yang tergolong aktivitas antibakteri sedang. Analisis GC/MS menunjukkan ekstrak etil asetat mengandung 10 kandungan senyawa kimia aktif yang potensial sebagai antibakteri dengan empat senyawa aktif dominan yaitu yaitu p-Xylene (7.26%), Ethanol, 2 – butoxy (5,36%), o-Xylene (3.14%), dan Mesitylene (3.41%). Secara umum, hasil ini memberikan gambaran awal potensi sintesis senyawa antibakteri oleh Bacillus sp. PCAR1.
Universitas Warmadewa
Title: Skrining Aktivitas Antibakteri Bacillus sp. PCAR1 dari Rumput Laut Eucheuma spinosum terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
Description:
Mikroorganisme yang berasosiasi dengan organisme laut berpotensi menghasilkan senyawa metabolit sekunder dengan aktivitas antibakteri yang kuat.
Penelitian sebelumnya telah mengisolasi bakteri Bacillus sp.
PCAR1 dari rumput laut Eucheuma spinosum dengan potensi antibakteri terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif.
Namun, potensi bioaktivitas yang dihasilkan Bacillus sp.
PCAR1 khususnya sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus perlu dieskplorasi menggunakan metode ekstraksi kimia.
Pada penelitian ini, sebanyak 100 mL kultur cair Bacillus sp.
PCAR1 pada media nutrient broth steril diinkubasikan selama 5 hari dan digoyang pada kecepatan 150 rpm.
Supernatan dipisahkan dari massa sel dengan penyaringan menggunakan kertas saring Whatman no 1.
Filtrat yang diperoleh lalu diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat pro analisa (1:1 v/v).
Ekstrak yang diperoleh dianalisis aktivitas antibakterinya dengan metode Kirby-Bauer dan kandungan senyawa kimia dianalisis menggunakan metode Gas Chromatography/Mass Spectrometry (GC/MS).
Skrining antibakteri ekstrak etil asetat Bacillus sp.
PCAR1 menunjukkan diameter zona hambat sebesar 6,23 ± 0,06 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, yang tergolong aktivitas antibakteri sedang.
Analisis GC/MS menunjukkan ekstrak etil asetat mengandung 10 kandungan senyawa kimia aktif yang potensial sebagai antibakteri dengan empat senyawa aktif dominan yaitu yaitu p-Xylene (7.
26%), Ethanol, 2 – butoxy (5,36%), o-Xylene (3.
14%), dan Mesitylene (3.
41%).
Secara umum, hasil ini memberikan gambaran awal potensi sintesis senyawa antibakteri oleh Bacillus sp.
PCAR1.
.
Related Results
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA COTTONI SEBAGAI BAHAN ALAMI GEL HAND SANITYZER DI MASYARAKAT DESA MBATAKAPIDU
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA COTTONI SEBAGAI BAHAN ALAMI GEL HAND SANITYZER DI MASYARAKAT DESA MBATAKAPIDU
ABSTRAKRumput Laut atau seaweed merupakan sumberdaya hayati yang potensinya cukup banyak di Sumba Timur. Produksi rumput laut di Sumba Timur mencapai hingga lebih dari 60% dan memi...
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RUMUT LAUT HIJAU (EUCHEUMA COTTONII) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ” STAPHYLOCOCCUS AUREUS”
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RUMUT LAUT HIJAU (EUCHEUMA COTTONII) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ” STAPHYLOCOCCUS AUREUS”
Rumput laut atau alga (euceuma cottanii) telah dimanfaatkan penduduk pantai di Indonesia untuk bahan pangan dan obat-obatan. Negara kepulauan, Indonesia dapat memanfaatkan sumber d...
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
ABSTRAK
Ekstrak etanol anggur laut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus yang merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Oleh karena itu, untuk me...
Potensi Rumput Laut Eucheuma sp. Terhadap Kepadatan Fitoplankton Chlorella sp.
Potensi Rumput Laut Eucheuma sp. Terhadap Kepadatan Fitoplankton Chlorella sp.
Chlorella sp. merupakan sumber makanan bagi ikan dan udang. Untuk menumbuhkan, Chlorella sp. maka diperlukan media kultur dengan nutrien yang baik. Eucheuma sp. merupakan rumput la...
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
ABSTRACT Skin infections are a common health problem caused by pathogenic bacteria. Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis are two common causes. Staphylococcus aureu...
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa Kec Suppa Kab Pinrang Guna Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga
Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa Kec Suppa Kab Pinrang Guna Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga
Rumput laut merupakan salah satu kebutuhan industri yang cukup tinggi baik untuk industri makanan, minuman, farmasi dan industri lainnya. Tujuan pelatihan ini menambah pengetahuan ...

