Javascript must be enabled to continue!
Inventarytation of Medicinal Plants in Leang-Leang Village, Bantimurung District, Maros Regency
View through CrossRef
This study aimed to obtain data, information, and an inventory of medicinal plant species used by the community in Leang-Leang Village. The type of research used was descriptive qualitative research using purposive sampling. Data collection techniques were completed through questionnaires and interviews with 96 Leang- Leang Village respondents. The results reported 43 types of medicinal plants comprising 31 families utilized by the people of Leang-Leang Village to maintain health and treat 24 types of certain diseases. The people of Leang-Leang Village utilized the medicinal plants through the leaves, stems, rhizomes, tubers, roots, sap, fruit, and flowers, with the highest percentage of 78% on the leaves, for instance: guava leaves, soursop leaves, miana leaves, and other types of leaves. The most commonly used method of processing medicinal plants was by boiling, with a percentage of 69%. Besides, it was drunk as the most common way of consumption, with a rate of 77%.
B-CRETA Publisher
Title: Inventarytation of Medicinal Plants in Leang-Leang Village, Bantimurung District, Maros Regency
Description:
This study aimed to obtain data, information, and an inventory of medicinal plant species used by the community in Leang-Leang Village.
The type of research used was descriptive qualitative research using purposive sampling.
Data collection techniques were completed through questionnaires and interviews with 96 Leang- Leang Village respondents.
The results reported 43 types of medicinal plants comprising 31 families utilized by the people of Leang-Leang Village to maintain health and treat 24 types of certain diseases.
The people of Leang-Leang Village utilized the medicinal plants through the leaves, stems, rhizomes, tubers, roots, sap, fruit, and flowers, with the highest percentage of 78% on the leaves, for instance: guava leaves, soursop leaves, miana leaves, and other types of leaves.
The most commonly used method of processing medicinal plants was by boiling, with a percentage of 69%.
Besides, it was drunk as the most common way of consumption, with a rate of 77%.
Related Results
LUKISAN PRASEJARAH GUA LEANG-LEANG KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN: KAJIAN SIMBOL S. K. LANGER
LUKISAN PRASEJARAH GUA LEANG-LEANG KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN: KAJIAN SIMBOL S. K. LANGER
AbstrakLukisan di gua Leang-Leang merupakan salah satu artefak budaya sebagai bukti kekayaan dan simbol peradaban manusia. Lukisan merupakan abstraksi ide-ide, religi mitis, dan su...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEM PENGARUHI PARTISIPASI PETANI PADI SAWAH DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN DI KECAMATAN BANTIMURUNG, KABUPATEN MAROS
FAKTOR-FAKTOR YANG MEM PENGARUHI PARTISIPASI PETANI PADI SAWAH DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN DI KECAMATAN BANTIMURUNG, KABUPATEN MAROS
Penyuluh pertanian diakui menjadi sarana kebijaksanaan yang efektif untuk mendorong pembangunan pertanian dalam situasi petani tidak mampu mencapai tujuannya karena keterbatasan pe...
PKM Pemberdayaan Karang Taruna dalam Membangkitkan Perekonomian di Kawasan Wisata Leang-Leang Maros
PKM Pemberdayaan Karang Taruna dalam Membangkitkan Perekonomian di Kawasan Wisata Leang-Leang Maros
Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan skema pemberdayaan berbasis masyarakat, yakni pemberdayaan Karang Taruna dalam membangkitkan perekono...
PERENCANAAN INTERPRETASI WISATA DI RESORT MINASA TE’NE, TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG
PERENCANAAN INTERPRETASI WISATA DI RESORT MINASA TE’NE, TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG
Kawasan Karst Maros-Pangkep merupakan kawasan karst terluas kedua di dunia setelah karst alam di China. Sebagian besar kawasan ini terdapat di dalam Taman Nasional Bantimurung Bulu...
Identifikasi dan Pemetaan Spasial Berbasis SIG Terhadap Situs Warisan Geologi (Geoheritage) Sebagai Landasan Pengembangan Geowisata di Geopark Karst Maros, UNESCO Global Geopark
Identifikasi dan Pemetaan Spasial Berbasis SIG Terhadap Situs Warisan Geologi (Geoheritage) Sebagai Landasan Pengembangan Geowisata di Geopark Karst Maros, UNESCO Global Geopark
Geopark Karst Maros Pangkep yang ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark merupakan salah satu bentang alam karst paling signifikan di Asia Tenggara. Meskipun demikian, dokumentasi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS RASIO SOLVABILITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUMDA AIR MINUM TIRTA BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS
ANALISIS RASIO SOLVABILITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUMDA AIR MINUM TIRTA BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan pada Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Tirta Bantimurung Kabupaten Maros. Objek penelitian ini yaitu P...
Cerita Rakyat di Balik Keindahan Taman Nasional Bantimurung: Sebuah Kajian Folklor
Cerita Rakyat di Balik Keindahan Taman Nasional Bantimurung: Sebuah Kajian Folklor
Penelitian ini merupakan kajian mengenai Folklor yang beredar di masyarakat Bantimurung dalam latar belakang keindahan wisata Bantimurung, Maros. Penelitian ini fokus pada 4 cerita...

