Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PEMANEN MADU HUTAN DI TAMAN NASIONAL TESSO NILO DAN SEKITARNYA DI PROVINSI RIAU

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan Kepungan Sialang di Taman Nasional Tesso Nilo dan sekitarnya, menganalisis usaha pengelolaan Sialang, menganalisis kontribusi pendapatan usaha pengelolaan Sialang terhadap total pendapatan rumah tangga, serta menganalisis kesejahteraan pemanen madu hutan. Penelitian ini dilakukan di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Informan dalam penelitian ini adalah 7 kepala keluarga yang memanen Sialang yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sistem pengelolaan Kepungan Sialang sudah dilakukan dengan baik dan pemanenan dilakukan secara berkelanjutan. Selama periode satu tahun dilakukan tiga kali masa panen madu, didapatkan total madu 469 kg dengan harga jual yang relatif tetap yaitu seharga Rp 120.000/kg. Pendapatan bersih pengambil madu adalah sebesar Rp 51.834.334/tahun. Kontribusi pendapatan usaha pengelolaan Sialang terhadap total pendapatan rumah tangga adalah sebesar 16,95%. 57,1% anggota kelompok tani Madu Sialang tergolong sudah sejahtera.
Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin (Forestry Faculty, Hassannuddin Univ)
Title: ANALISIS KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PEMANEN MADU HUTAN DI TAMAN NASIONAL TESSO NILO DAN SEKITARNYA DI PROVINSI RIAU
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan Kepungan Sialang di Taman Nasional Tesso Nilo dan sekitarnya, menganalisis usaha pengelolaan Sialang, menganalisis kontribusi pendapatan usaha pengelolaan Sialang terhadap total pendapatan rumah tangga, serta menganalisis kesejahteraan pemanen madu hutan.
Penelitian ini dilakukan di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Informan dalam penelitian ini adalah 7 kepala keluarga yang memanen Sialang yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa sistem pengelolaan Kepungan Sialang sudah dilakukan dengan baik dan pemanenan dilakukan secara berkelanjutan.
Selama periode satu tahun dilakukan tiga kali masa panen madu, didapatkan total madu 469 kg dengan harga jual yang relatif tetap yaitu seharga Rp 120.
000/kg.
Pendapatan bersih pengambil madu adalah sebesar Rp 51.
834.
334/tahun.
Kontribusi pendapatan usaha pengelolaan Sialang terhadap total pendapatan rumah tangga adalah sebesar 16,95%.
57,1% anggota kelompok tani Madu Sialang tergolong sudah sejahtera.

Related Results

Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Penelitian ini mengkaji mengenai pengawasan taman nasional tesso nilo oleh balai taman nasional tesso nilo kecamatan ukui kabupaten pelalawan, dengan rumusan masalah tentang bagaim...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Strategi Komunikasi Lingkungan dalam Pelestarian Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan
Strategi Komunikasi Lingkungan dalam Pelestarian Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan
Tesso Nilo is one of the lowland conservation forests located in Riau Province and lies in four districts namely Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, and Kampar covering an...
Rancang bangun alat pemanen madu lebah tanpa sengat (Trigonasp.)
Rancang bangun alat pemanen madu lebah tanpa sengat (Trigonasp.)
Madu merupakan salah satu sumber daya alam yang berasal dari hewan lebah dan memiliki berbagai manfaat bagi manusia. Di Indonesia, lebah penghasil madu yang sering dibudidayakan ad...
EFEKTIVITAS JENIS-JENIS MADU (MADU HUTAN, MADU KELULUT DAN MADU TERNAK) TERHADAP KADAR GULA DARAH”
EFEKTIVITAS JENIS-JENIS MADU (MADU HUTAN, MADU KELULUT DAN MADU TERNAK) TERHADAP KADAR GULA DARAH”
Background: Diabetes Militus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia or an increase in blood sugar that occurs due to abnormal insulin secretion. Diabetes M...
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Pelestarian lingkungan kawasan wisata alam oleh Kesatuan Pelestarian Hutan Konservasi Taman Nasional Bali Barat saat ini telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak (mitra), s...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...

Back to Top