Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERAPAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER DAN LEXICON BASED UNTUK ANALISIS SENTIMEN CYBERBULLYING PADA BPJS

View through CrossRef
Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Inpres tersebut mengatur syarat mengurus sejumlah layanan publik seperti jual beli tanah, membuat SIM, SKCK, haji dan umrah harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Peraturan tersebut dimulai per 1 Maret 2022. Tetapi, yang menjadi persoalan adalah ketika berpendapat tidak berlandaskan etika, sehingga muncul adanya cemooh atau menyudutkan pihak yang bersangkutan, maka bisa mengakibatkan adanya tindak cyberbullying. Untuk itu, perlu dilakukan menganalisis sentimen pada komentar Twitter untuk mengklasifikasikan tweet yang mengandung cyberbullying atau non cyberbullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan algoritma pengolahan data cyberbullying menggunakan Naive Bayes Classifier dan Lexicon Based. Proses dimulai dari pengambilan data tweet, pre-processing, pembobotan TF-IDF, performa Naive Bayes Classifier. Kemudian dilakukan proses klasifikasi menggunakan metode Lexicon Based dengan hasil keluaran sistem berupa identifkasi apakah tweet termasuk cyberbullying atau non cyberbullying. Pada penelitian ini, didapatkan hasil performansi dari Naive Bayes Classifier menghasilkan akurasi 80%, sedangkan Lexicon Based menghasilkan akurasi 22%. Setelah membandingkan kedua metode, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah Naive Bayes Classifier lebih baik dan lebih akurat daripada Lexicon Based.
Title: PENERAPAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER DAN LEXICON BASED UNTUK ANALISIS SENTIMEN CYBERBULLYING PADA BPJS
Description:
Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.
Inpres tersebut mengatur syarat mengurus sejumlah layanan publik seperti jual beli tanah, membuat SIM, SKCK, haji dan umrah harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Peraturan tersebut dimulai per 1 Maret 2022.
Tetapi, yang menjadi persoalan adalah ketika berpendapat tidak berlandaskan etika, sehingga muncul adanya cemooh atau menyudutkan pihak yang bersangkutan, maka bisa mengakibatkan adanya tindak cyberbullying.
Untuk itu, perlu dilakukan menganalisis sentimen pada komentar Twitter untuk mengklasifikasikan tweet yang mengandung cyberbullying atau non cyberbullying.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan algoritma pengolahan data cyberbullying menggunakan Naive Bayes Classifier dan Lexicon Based.
Proses dimulai dari pengambilan data tweet, pre-processing, pembobotan TF-IDF, performa Naive Bayes Classifier.
Kemudian dilakukan proses klasifikasi menggunakan metode Lexicon Based dengan hasil keluaran sistem berupa identifkasi apakah tweet termasuk cyberbullying atau non cyberbullying.
Pada penelitian ini, didapatkan hasil performansi dari Naive Bayes Classifier menghasilkan akurasi 80%, sedangkan Lexicon Based menghasilkan akurasi 22%.
Setelah membandingkan kedua metode, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah Naive Bayes Classifier lebih baik dan lebih akurat daripada Lexicon Based.

Related Results

Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Abstract The limited financial capacity of BPJS Health is one of the problems faced by the National Health Insurance (JKN) program. As an effort to answer this problem, BPJS ...
Analisis Sentimen Berdasarkan Hasil Review Lokasi Google Map Menggunakan Natural Language Toolkit TextBlob dan Naïve Bayes
Analisis Sentimen Berdasarkan Hasil Review Lokasi Google Map Menggunakan Natural Language Toolkit TextBlob dan Naïve Bayes
Metode analisa sentimen adalah metode yang digunakan untuk memberikan pemahaman tentang perasaan atau opini yang terkandung dalam suatu teks. Seiring dengan perkembangan teknologi ...
Klasifikasi Sentimen Masyarakat terhadap Presiden Indonesia Menggunakan Metode Naive Bayes
Klasifikasi Sentimen Masyarakat terhadap Presiden Indonesia Menggunakan Metode Naive Bayes
Abstract. Social media platform X has become an important platform for expressing public opinion, particularly in the political context, including the 2024 Presidential Election in...
Penerapan Metode Naïve Bayes Untuk Analisis Sentimen Ulasan Produk Sunscreen Berdasarkan Female Daily Review
Penerapan Metode Naïve Bayes Untuk Analisis Sentimen Ulasan Produk Sunscreen Berdasarkan Female Daily Review
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Naive Bayes dalam analisis sentimen ulasan produk sunscreen berdasarkan platform Female Daily Review. Sunscreen menjadi produk kosm...
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. P...
School Staff's Perceptions and Attitudes towards Cyberbullying
School Staff's Perceptions and Attitudes towards Cyberbullying
<p>Parallel with the spread of technology use, cyberbullying has become a serious problem in schools, particularly those in developed countries where most young people have r...
Analisis Sentimen Media Sosial Terhadap Calon Pilkada 2024 Dengan Metode Naïve Bayes
Analisis Sentimen Media Sosial Terhadap Calon Pilkada 2024 Dengan Metode Naïve Bayes
Menjelang Pilkada Indonesia 2024, polarisasi politik dan sentimen masyarakat menjadi isu penting yang dianalisis melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi m...

Back to Top