Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KARPET DI DESA CIKAOBANDUNG

View through CrossRef
Penelitian ini mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan karpet dalam meningkatkan ekonomi di Desa Cikaobandung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah anggota pengrajin kesetaraan dan mereka yang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat di Desa Cikaobandung melalui kegiatan pengolahan karpet mengikuti pertemuan pemberdayaan, yaitu menentukan lokasi kawasan, mensosialisasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, proses pemberdayaan masyarakat, dan kemandirian masyarakat. Penentuan daerah untuk menentukan bersama di mana pelaksanaan kegiatan pemberdayaan. Sosialisasi Kegiatan Pemberdayaan untuk merangkul masyarakat. Proses pemberdayaan masyarakat melalui implementasi kegiatan pengolahan karpet dengan memproduksi dan memasarkan kesetaraan demi ekonomi. Pada akhirnya kemandirian masyarakat untuk melakukan kualitas dan kualitas produksi, dan memenangkan jaringan wirausaha. Pendapatan orang yang bergabung meningkat. Sebelumnya mereka tidak berpenghasilan, sekarang mereka bisa mendapatkan penghasilan tetap sebesar Rp. 720.000 per bulan. Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat, Limbah, peningkatan, ekonomi
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI)
Title: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KARPET DI DESA CIKAOBANDUNG
Description:
Penelitian ini mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan karpet dalam meningkatkan ekonomi di Desa Cikaobandung.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Subjek penelitian adalah anggota pengrajin kesetaraan dan mereka yang terlibat dalam kegiatan ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat di Desa Cikaobandung melalui kegiatan pengolahan karpet mengikuti pertemuan pemberdayaan, yaitu menentukan lokasi kawasan, mensosialisasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, proses pemberdayaan masyarakat, dan kemandirian masyarakat.
Penentuan daerah untuk menentukan bersama di mana pelaksanaan kegiatan pemberdayaan.
Sosialisasi Kegiatan Pemberdayaan untuk merangkul masyarakat.
Proses pemberdayaan masyarakat melalui implementasi kegiatan pengolahan karpet dengan memproduksi dan memasarkan kesetaraan demi ekonomi.
Pada akhirnya kemandirian masyarakat untuk melakukan kualitas dan kualitas produksi, dan memenangkan jaringan wirausaha.
Pendapatan orang yang bergabung meningkat.
Sebelumnya mereka tidak berpenghasilan, sekarang mereka bisa mendapatkan penghasilan tetap sebesar Rp.
720.
000 per bulan.
Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat, Limbah, peningkatan, ekonomi.

Related Results

Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
<p><em>Perkembangan industri tempe di Kota Tangerang didukung oleh salah satu sentra industri tempe yaitu Kampung Tempe, Koang Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten. Indust...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PESISIR PANTAI BLANAKAN KABUPATEN SUBANG
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PESISIR PANTAI BLANAKAN KABUPATEN SUBANG
Pemberdayaan adalah salah satu konsep didalam meningkatkan kualitas, baik kualitas sumberdaya manusia atau kualitas perekonomian. Masyarakat nelayan sebagai masyarakat yang memanfa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Problematika Pendamping Desa Profesional dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kota Padangsidimpuan
Problematika Pendamping Desa Profesional dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kota Padangsidimpuan
<p>Professional village facilitators are facilitators who provide assistance to the community. Its presence is the demand of Law Number 6 of 2014 concerning Villages and the ...

Back to Top