Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Komunikasi Jabar Saber Hoaks

View through CrossRef
Abstract. Communication strategy includes various steps designed to achieve communication goals. Of course, communication strategies can involve choosing the right media, clear and persuasive messages, and evaluating results to ensure the success and effectiveness of the strategies used. In this research, the theory used is performative truth proposed by John Langshaw Austin. Where this theory holds that confirmation regarding certain news can be carried out by authorities who have the authority. The research method used is a qualitative method with a case study research approach. In this case, the case study was carried out in the West Java Saber Hoaks work environment. The research subjects to obtain accurate data focused on two key informants, as well as three supporting informants to confirm that there was a perceived impact related to the communication strategy implemented by West Java Saber Hoaks. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The research results show that the communication carried out by West Java Saber Hoaks with the leaders of other saber hoax units in various cities in West Java is through the WhatsApp Group platform. Apart from that, the results show that high digital literacy skills are not balanced by high levels of media literacy. Interest and enjoyment factors are known to be factors that influence people's thinking when "consuming" hoaxes. So West Java Saber Hoaks has a special strategy to ensure that the spread of hoaxes does not continue to occur in West Java by dividing it into two methods, namely online and offline methods. Abstrak. Strategi komunikasi mencakup berbagai langkah yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi. Tentunya strategi komunikasi dapat melibatkan pemilihan media yang tepat, pesan yang jelas dan persuasif, serta evaluasi hasil untuk memastikan kesuksesan dan efektivitas strategi yang digunakan. Dalam penelitian ini teori yang digunakan yaitu kebenaran performatif yang dikemukakan oleh John Langshaw Austin. Dimana pada teori ini berpandangan bahwa konfirmasi terkait berita tertentu dapat dilakukan oleh otoritas yang memiliki kewenangan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus. Dalam hal ini studi kasus dilakukan pada lingkungan kerja Jabar Saber Hoaks. Adapun subjek penelitian untuk memperoleh data akurat tertuju pada dua informan kunci, serta terdapat tiga informan pendukung guna mengkonfirmasi bahwa terdapat dampak yang dirasakan terkait dengan strategi komunikasi yang dilakukan Jabar Saber Hoaks. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi yang dilakukan Jabar Saber Hoaks dengan para pimpinan unit saber hoaks lainnya di berbagai kota di Jawa Barat yaitu dengan adanya platform WhatsApp Group. Selain itu, hasil menunjukan bahwa kemampuan literasi digital yang tinggi, tidak diimbangi dengan tingkat literasi media yang tinggi pula. Faktor ketertarikan dan kesenangan diketahui menjadi faktor yang memengaruhi pemikiran masyarakat ketika “mengkonsumsi” hoaks. Sehingga Jabar Saber Hoaks memiliki strategi khusus guna mengupayakan agar penyebaran hoaks tidak terus terjadi di Jawa Barat dengan membagi menjadi dua metode yaitu metode online dan offline.
Title: Strategi Komunikasi Jabar Saber Hoaks
Description:
Abstract.
Communication strategy includes various steps designed to achieve communication goals.
Of course, communication strategies can involve choosing the right media, clear and persuasive messages, and evaluating results to ensure the success and effectiveness of the strategies used.
In this research, the theory used is performative truth proposed by John Langshaw Austin.
Where this theory holds that confirmation regarding certain news can be carried out by authorities who have the authority.
The research method used is a qualitative method with a case study research approach.
In this case, the case study was carried out in the West Java Saber Hoaks work environment.
The research subjects to obtain accurate data focused on two key informants, as well as three supporting informants to confirm that there was a perceived impact related to the communication strategy implemented by West Java Saber Hoaks.
The data collection techniques used were interviews, observation and documentation.
The research results show that the communication carried out by West Java Saber Hoaks with the leaders of other saber hoax units in various cities in West Java is through the WhatsApp Group platform.
Apart from that, the results show that high digital literacy skills are not balanced by high levels of media literacy.
Interest and enjoyment factors are known to be factors that influence people's thinking when "consuming" hoaxes.
So West Java Saber Hoaks has a special strategy to ensure that the spread of hoaxes does not continue to occur in West Java by dividing it into two methods, namely online and offline methods.
Abstrak.
Strategi komunikasi mencakup berbagai langkah yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi.
Tentunya strategi komunikasi dapat melibatkan pemilihan media yang tepat, pesan yang jelas dan persuasif, serta evaluasi hasil untuk memastikan kesuksesan dan efektivitas strategi yang digunakan.
Dalam penelitian ini teori yang digunakan yaitu kebenaran performatif yang dikemukakan oleh John Langshaw Austin.
Dimana pada teori ini berpandangan bahwa konfirmasi terkait berita tertentu dapat dilakukan oleh otoritas yang memiliki kewenangan.
Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus.
Dalam hal ini studi kasus dilakukan pada lingkungan kerja Jabar Saber Hoaks.
Adapun subjek penelitian untuk memperoleh data akurat tertuju pada dua informan kunci, serta terdapat tiga informan pendukung guna mengkonfirmasi bahwa terdapat dampak yang dirasakan terkait dengan strategi komunikasi yang dilakukan Jabar Saber Hoaks.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi yang dilakukan Jabar Saber Hoaks dengan para pimpinan unit saber hoaks lainnya di berbagai kota di Jawa Barat yaitu dengan adanya platform WhatsApp Group.
Selain itu, hasil menunjukan bahwa kemampuan literasi digital yang tinggi, tidak diimbangi dengan tingkat literasi media yang tinggi pula.
Faktor ketertarikan dan kesenangan diketahui menjadi faktor yang memengaruhi pemikiran masyarakat ketika “mengkonsumsi” hoaks.
Sehingga Jabar Saber Hoaks memiliki strategi khusus guna mengupayakan agar penyebaran hoaks tidak terus terjadi di Jawa Barat dengan membagi menjadi dua metode yaitu metode online dan offline.

Related Results

Penerapan Metode SVM dan Random Forest untuk Mendeteksi Berita Hoaks pada PT. Global Arrow
Penerapan Metode SVM dan Random Forest untuk Mendeteksi Berita Hoaks pada PT. Global Arrow
Berdasarkan statistik aduan konten yang tercatat di website  kominfo yaitu https://www.kominfo.go.id pada bulan Maret 2022, total laporan mencapai 16.370 laporan dan sejak tanggal ...
Hoaks Dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif
Hoaks Dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif
Hoaks yang berasal dari “hocus pocus” aslinya dari bahasa latin “hoc est corpus”, berarti berita bohong. Hoaks juga berasal dari Bahasa Inggris Hoax, yang berarti berita palsu. Sec...
Gaya Penulisan Media Ormas Islam
Gaya Penulisan Media Ormas Islam
Abstract. The media of Islamic organizations in Indonesia can now be said to be an online media that is needed by the community, especially those who are involved in these Islamic ...
STRATEGI KOMUNIKASI PRAJURU DALAM MEMILIH PRAWAYAH DI DESA ADAT TIMBRAH KABUPATEN KARANGASEM
STRATEGI KOMUNIKASI PRAJURU DALAM MEMILIH PRAWAYAH DI DESA ADAT TIMBRAH KABUPATEN KARANGASEM
ABSTRAK Prajuru Desa Adat Timbrah kesulitan dalam memilih prawayah. Kesulitan ini membuat prajuru harus melakukan strategi komunikasi. Bagaimana strategi komunikasi ini dila...
Deteksi Berita Hoaks Berbahasa Indonesia Menggunakan One-Dimensional Convolutional Neural Network
Deteksi Berita Hoaks Berbahasa Indonesia Menggunakan One-Dimensional Convolutional Neural Network
Kemajuan teknologi informasi yang pesat telah memfasilitasi penyebaran informasi secara global, tetapi juga meningkatkan prevalensi berita hoaks, khususnya di Indonesia. Berita hoa...
Peningkatan Kepedulian Masyarakat Kelurahan Tonja terhadap Informasi Hoaks
Peningkatan Kepedulian Masyarakat Kelurahan Tonja terhadap Informasi Hoaks
Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan akses yang mudah dijangkau menyebabkan informasi yang beredar di publik semakin terbuka. Era informasi menimbulkan tidak adanya batasa...
Kampanye Public Relations Program Stopan Jabar sebagai upaya Menurunkan Perkawinan Anak di Jabar
Kampanye Public Relations Program Stopan Jabar sebagai upaya Menurunkan Perkawinan Anak di Jabar
Humas pemerintahan merupakan bagian struktur pemerintahan yang fokus dalam membangun hubungan baik antara pemerintah dengan masyarakat. Tugas utama humas pemerintahan yaitu melibat...

Back to Top