Javascript must be enabled to continue!
Hoaks Dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif
View through CrossRef
Hoaks yang berasal dari “hocus pocus” aslinya dari bahasa latin “hoc est corpus”, berarti berita bohong. Hoaks juga berasal dari Bahasa Inggris Hoax, yang berarti berita palsu. Secara terminologis, hoaks merupakan sebuah pemberitaan palsu dalam usaha untuk menipu atau mempengaruhi pembaca atau pengedar untuk mempercayai sesuatu, padahal sumber berita yang disampaikan adalah palsu tidak berdasar sama sekali. Menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden di Indonesia tahun 2019, hoaks telah memasuki ranah politik yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.Hoaks adalah pembohongan publik atau penyebaran informasi yang menyesatkan dan bahkan menistakan pihak lain. Pembuat hoaks digolongkan sebagai pihak yang merugikan orang lain dan hoaks yang dibuatnya dikategorikan sebagai haditsul ifki atau berita bohong. Oleh karena itu, penyebarnya diancam dengan siksa yang sangat berat. Dalam perspektif hukum Positif, hoaks itu merupakan muatan berita bohong dan menyesatkan, muatan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan lainnya. Pelakunya dapat dihukum dengan penjara setinggitingginya sepuluh tahun.
Title: Hoaks Dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif
Description:
Hoaks yang berasal dari “hocus pocus” aslinya dari bahasa latin “hoc est corpus”, berarti berita bohong.
Hoaks juga berasal dari Bahasa Inggris Hoax, yang berarti berita palsu.
Secara terminologis, hoaks merupakan sebuah pemberitaan palsu dalam usaha untuk menipu atau mempengaruhi pembaca atau pengedar untuk mempercayai sesuatu, padahal sumber berita yang disampaikan adalah palsu tidak berdasar sama sekali.
Menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden di Indonesia tahun 2019, hoaks telah memasuki ranah politik yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Hoaks adalah pembohongan publik atau penyebaran informasi yang menyesatkan dan bahkan menistakan pihak lain.
Pembuat hoaks digolongkan sebagai pihak yang merugikan orang lain dan hoaks yang dibuatnya dikategorikan sebagai haditsul ifki atau berita bohong.
Oleh karena itu, penyebarnya diancam dengan siksa yang sangat berat.
Dalam perspektif hukum Positif, hoaks itu merupakan muatan berita bohong dan menyesatkan, muatan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan lainnya.
Pelakunya dapat dihukum dengan penjara setinggitingginya sepuluh tahun.
Related Results
Hoaks Kategori Satire Sebagai Cyberbullying dalam Hoaks Isu Politik
Hoaks Kategori Satire Sebagai Cyberbullying dalam Hoaks Isu Politik
Cyberbullying atau perundungan di dunia digital merupakan kekerasan atau penindasan melalui perangkat yang terhubung ke media cyber. Cyberbullying dapat berupa tindakan menyebarkan...
Media Tracking Jabar Saber Hoaks sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks
Media Tracking Jabar Saber Hoaks sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks
Abstract. The rapid development of technology and the rapid growth of internet users, especially social media in Indonesia, has made hoax information more easily spread. The spread...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Dinas Pelayanan Jabar Saber Hoaks Menuju Pergantian Pemimpin di Tahun 2024
Dinas Pelayanan Jabar Saber Hoaks Menuju Pergantian Pemimpin di Tahun 2024
Abstract. The existence of the West Java Saber Hoaks Service Division in the face of the change of leadership scheduled for 2024 is still a question. This division is under the aus...
Strategi Komunikasi Jabar Saber Hoaks
Strategi Komunikasi Jabar Saber Hoaks
Abstract. Communication strategy includes various steps designed to achieve communication goals. Of course, communication strategies can involve choosing the right media, clear and...
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
ANALISIS TEORI KEBENARAN PENGETAHUAN DAN DAMPAK ALGORITMA TERHADAP PENYEBARAN HOAKS DI MEDIA SOSIAL
ANALISIS TEORI KEBENARAN PENGETAHUAN DAN DAMPAK ALGORITMA TERHADAP PENYEBARAN HOAKS DI MEDIA SOSIAL
Dalam era digital yang dipenuhi media sosial, penyebaran hoaks menjadi ancaman serius bagi kebenaran informasi. Fenomena ini membingungkan masyarakat, merusak konflik, mempengaruhi...

