Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Perempuan Melalui Taman Baca Masyarakat Wijaya Kusuma Sleman Yogyakarta
View through CrossRef
Abstract
The increasing of woman life quality probably can be showed by GEM (Gender Empowerment Measurament) measured by woman participation in economic or politic aspect. In Yogyakara especially in Sleman city, the number of woman as housewife are 15.6% or 164.309 woman who a half of them have much free times. According that condition Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma do empowerment to housewife. The activity is quite interesting because usually TBM only gives literation to childreen (kid) but TBM Wijaya Kusuma has woman empowerment program. The research result shows that the starategy of TBM are: firstly, it devides into two parts base on skill of member. Secondly, training skill for member. Thirdly, separating the network for member who has business. Result of this research after the member join in this program such as the increasing of knowledge and skill, able to produce something and get additional income and the last there is participation in team.
Key Word: Empowerment Strategy, Empowerment Result.
Abstrak
Meningkatnya kualitas hidup kaum perempuan dapat ditujukan dengan GEM (Gender Empowerment Measurament) yang diukur melalui partisipasi kaum perempuan di bidang ekonomi maupun politik. Di Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman jumlah perempuan yang bekerja sebagai ibu rumah tangga yaitu 15,6% atau 164.309 jiwa yang sebagian dari mereka banyak memiliki waktu luang. Berdasarkan permasalahan tersebut muncul Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma yang melakukan pemberdayaan perempuan untu ibu rumah tangga. Kegiatan tersebut cukup unik karena biasanya TBM hanya memberikan literasi kepada anak-anak usia sekolah, namun TBM Wijaya Kusuma mempunyai program pemberdayaan perempuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh TBM pertama, membaginya menjadi dua kelompok yang ditentukan berdasarkan skill anggota., kedua dengan adanya kegiatan pelatihan keterampilan untuk anggota kelompok, ketiga adanya penyaluran jaringan usaha untuk anggota kelompok yang sudah memiliki usaha. Dilihat dari hasil yang diperoleh perempuan setelah mengikuti program pemberdayaan di TBM adalah bertambahnya wawasan dan keterampilan, mampu produksi dan penghasilan tambahan, dan terahir adanya partisipasi anggota dalam kegiatan kelompok.
Kata Kunci : Strategi Pemberdayaan, Hasil Pemberdayaan
Title: Pemberdayaan Perempuan Melalui Taman Baca Masyarakat Wijaya Kusuma Sleman Yogyakarta
Description:
Abstract
The increasing of woman life quality probably can be showed by GEM (Gender Empowerment Measurament) measured by woman participation in economic or politic aspect.
In Yogyakara especially in Sleman city, the number of woman as housewife are 15.
6% or 164.
309 woman who a half of them have much free times.
According that condition Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma do empowerment to housewife.
The activity is quite interesting because usually TBM only gives literation to childreen (kid) but TBM Wijaya Kusuma has woman empowerment program.
The research result shows that the starategy of TBM are: firstly, it devides into two parts base on skill of member.
Secondly, training skill for member.
Thirdly, separating the network for member who has business.
Result of this research after the member join in this program such as the increasing of knowledge and skill, able to produce something and get additional income and the last there is participation in team.
Key Word: Empowerment Strategy, Empowerment Result.
Abstrak
Meningkatnya kualitas hidup kaum perempuan dapat ditujukan dengan GEM (Gender Empowerment Measurament) yang diukur melalui partisipasi kaum perempuan di bidang ekonomi maupun politik.
Di Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman jumlah perempuan yang bekerja sebagai ibu rumah tangga yaitu 15,6% atau 164.
309 jiwa yang sebagian dari mereka banyak memiliki waktu luang.
Berdasarkan permasalahan tersebut muncul Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma yang melakukan pemberdayaan perempuan untu ibu rumah tangga.
Kegiatan tersebut cukup unik karena biasanya TBM hanya memberikan literasi kepada anak-anak usia sekolah, namun TBM Wijaya Kusuma mempunyai program pemberdayaan perempuan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh TBM pertama, membaginya menjadi dua kelompok yang ditentukan berdasarkan skill anggota.
, kedua dengan adanya kegiatan pelatihan keterampilan untuk anggota kelompok, ketiga adanya penyaluran jaringan usaha untuk anggota kelompok yang sudah memiliki usaha.
Dilihat dari hasil yang diperoleh perempuan setelah mengikuti program pemberdayaan di TBM adalah bertambahnya wawasan dan keterampilan, mampu produksi dan penghasilan tambahan, dan terahir adanya partisipasi anggota dalam kegiatan kelompok.
Kata Kunci : Strategi Pemberdayaan, Hasil Pemberdayaan.
Related Results
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Pengadaan Taman Baca Masyarakat Sebagai Learning Resources Center di Desa Kemasan Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan
Pengadaan Taman Baca Masyarakat Sebagai Learning Resources Center di Desa Kemasan Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan
Dalam mewujudkan masyarakat gemar belajar dan menumbuhkan budaya literasi, Taman Baca Masyarakat (TBM) mempunyai peranan strategis. Pasalnya, Taman Baca Masyarakat berdiri oleh, un...
TAMAN BACA LAMTUI: SARANA PENGEMBANGAN LITERASI MASYARAKAT
TAMAN BACA LAMTUI: SARANA PENGEMBANGAN LITERASI MASYARAKAT
One of the leading work programs in the activities of KKN Gampong Lamtui in the field of education is to build Lamtui Reading Park. The Taman Baca Lamtui program is not only an eff...
PERAN MODAL SOSIAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SDIT SALMAN AL FARISI 2 YOGYAKARTA
PERAN MODAL SOSIAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SDIT SALMAN AL FARISI 2 YOGYAKARTA
AbstrakModal sosial belum dimanfaatkan untuk pendidikan karakter. Modal sosial masih menjadi suatu hal yang perlu dikaji di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk : 1). Mendeskrip...
Akulturasi Islam Terhadap Tradisi Ma’baca Baca Suku Bugis
Akulturasi Islam Terhadap Tradisi Ma’baca Baca Suku Bugis
Abstract: Ma'baca baca is a traditional practice of the Bugis community that existed long before the arrival of Islam in the Indonesian archipelago. This research explores the accu...

