Javascript must be enabled to continue!
Ideologi Eksistensialisme Pada Puisi “Prologue” Karya Sapardi Djoko Damono
View through CrossRef
Artikel ini membahas ideologi eksistensialisme pada puisi “Prologue” karya Sapardi Djoko Damono. Tujuan penelitian ini yakni untuk menunjukkan konsep ideologi eksistensialisme yang dibangun melalui struktur puisi dan relasi makna pada puisi “Prologue”. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif analitik dengan memfokuskan pada data dan objek penelitian teks. Pembahasan ideologi eksistensialisme difokuskan pada aspek-aspek tanda yang terdapat pada puisi tersebut. Pada penelitian ini, ideologi eksistensialisme diejawantah berdasarkan relasi tanda yang muncul sebagai bagian dari representasi yang mewakili sesuatu yang lain. Tanda-tanda yang akan dianalisis mengacu penanda dan petanda. Representasi terhadap tanda ini akan merujuk pada makna eksistensialisme yang ada pada keseluruhan puisi. Selain itu, pembahasannya akan diperkuat dengan intertekstualitas, yakni keterkaitan puisi “prologue” dengan teks lain. Hasil penelitian ini menunjukkan struktur puisi, relasi tanda, tataran tanda, dan makna menunjukkan konsep ideologi eksistensialime mengarah pada konsep kesadaran manusia akan diri, lingkungan, dan Tuhannya. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan wacana atas konsep ideologi dalam puisi.
Politeknik Pratama Purwokerto
Title: Ideologi Eksistensialisme Pada Puisi “Prologue” Karya Sapardi Djoko Damono
Description:
Artikel ini membahas ideologi eksistensialisme pada puisi “Prologue” karya Sapardi Djoko Damono.
Tujuan penelitian ini yakni untuk menunjukkan konsep ideologi eksistensialisme yang dibangun melalui struktur puisi dan relasi makna pada puisi “Prologue”.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif analitik dengan memfokuskan pada data dan objek penelitian teks.
Pembahasan ideologi eksistensialisme difokuskan pada aspek-aspek tanda yang terdapat pada puisi tersebut.
Pada penelitian ini, ideologi eksistensialisme diejawantah berdasarkan relasi tanda yang muncul sebagai bagian dari representasi yang mewakili sesuatu yang lain.
Tanda-tanda yang akan dianalisis mengacu penanda dan petanda.
Representasi terhadap tanda ini akan merujuk pada makna eksistensialisme yang ada pada keseluruhan puisi.
Selain itu, pembahasannya akan diperkuat dengan intertekstualitas, yakni keterkaitan puisi “prologue” dengan teks lain.
Hasil penelitian ini menunjukkan struktur puisi, relasi tanda, tataran tanda, dan makna menunjukkan konsep ideologi eksistensialime mengarah pada konsep kesadaran manusia akan diri, lingkungan, dan Tuhannya.
Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan wacana atas konsep ideologi dalam puisi.
.
Related Results
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
KRITIK SOSIOLOGIS DALAM PUISI “PADA SUATU HARI NANTI” KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO MENGGUNAKAN PENDEKATAN EKSPRESIF
KRITIK SOSIOLOGIS DALAM PUISI “PADA SUATU HARI NANTI” KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO MENGGUNAKAN PENDEKATAN EKSPRESIF
Kritik sosial pada puisi “Pada Suatu Hari Nanti” karya Sapardi Djoko Damono menggunakan pendekatan ekspresif merukapan sebuah representasi isi dari puisi tersebut, kritik sosial ya...
SINESTESIA PADA KUMPULAN PUISI ROMANTIS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO: KAJIAN SEMANTIK
SINESTESIA PADA KUMPULAN PUISI ROMANTIS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO: KAJIAN SEMANTIK
This paper is to describe the use of synesthesia in romantic poems by Sapardi Djoko Damono. The data source is a collection of romantic poems by Sapardi Djoko Damono containing syn...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Doa untuk Anak Cucu karya W.S. Rendra. Tujuan dari penelitianini adalah: (1) Mendeskripsikan wujud kritik sosial (tentang kemiskinan, kejahatan, ...
Analisis Semantik Puisi Hatiku Selembar Daun oleh Sapardi Djoko Damono
Analisis Semantik Puisi Hatiku Selembar Daun oleh Sapardi Djoko Damono
Poetry is a literary work full of meaning and symbolism. One poem that is interesting to analyze semantically is "My Heart is as Wide as a Leaf" by Sapardi Djoko Damono. In this ar...
Bentuk Cinta Rama dan Sinta dalam Puisi Geram Rama Kepada Sinta, Puisi Jawaban Sinta Kepada Rama, serta Puisi Mimpi Sinta Karya Djoko Saryono
Bentuk Cinta Rama dan Sinta dalam Puisi Geram Rama Kepada Sinta, Puisi Jawaban Sinta Kepada Rama, serta Puisi Mimpi Sinta Karya Djoko Saryono
Abstract: In this study, the authors examine the poem Geram Rama Kepada Sinta, the poem Jawaban Sinta Kepada Rama, and the poem Mimpi Sinta contained in Djoko Saryono's poem collec...
Analisis Tema dan Gaya Bahasa pada Puisi “Yang Kuminta Hanyalah” Karya Taufiq Ismail dan Puisi “Perempuan Yang Tergusur “Karya W.S Rendra
Analisis Tema dan Gaya Bahasa pada Puisi “Yang Kuminta Hanyalah” Karya Taufiq Ismail dan Puisi “Perempuan Yang Tergusur “Karya W.S Rendra
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tema dan gaya bahasa pada puisi yang kuminta hanyalah karya Taufiq Ismail dan perempuan yang tergusur karya W. S Rendra.Dan mendeskripsi...


