Javascript must be enabled to continue!
Aksi Rehabilitasi Kerusakan Terumbu Karang dengan Kombinasi Metode Rock Piles dan Transplantasi
View through CrossRef
Aktifitas penambangan terumbu karang dan pemboman ikan di perairan Desa Tol-toli telah terjadi dalam beberapa dekade terakhir. Meskipun aktifitas tersebut sudah terhenti namun dampak kerusakan pada terumbu karang masih dapat terlihat sampai saat ini. Selain itu, hilangnya terumbu karang penghalang membuat pesisir desa Toli-toli terancam abrasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah merehabilitasi terumbu karang di sekitar wilayah pesisir desa serta membangun pemahaman dan kesadaran bersama tentang pentingnya melestarikan ekosistem terumbu karang. Aksi rehabiltasi terumbu karang menggunakan metode tumpukan (rock piles) yang dikombinasikan dengan transplantasi karang. Proses rehabilitasi dimulai dengan mengembalikan batu karang (massive dead coral) yang telah ditambang oleh warga ke laut, kemudian disusun dalam bentuk rock piles, dan dikombinasikan dengan transplantasi karang dengan tujuan mempercepat proses rekrutimen karang dan membantu pemulihan. Lokasi penempatan rock piles berada pada koordinat 122o33’01.8” E dan 03o52’59.8” S. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan dan kerjasama tim pengabdi, aparat desa, dan kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) Membiri. Masyarakat sepakat untuk menjaga area terumbu karang di sekitar wilayah perairan desa termasuk area yang telah direhabilitasi.
Title: Aksi Rehabilitasi Kerusakan Terumbu Karang dengan Kombinasi Metode Rock Piles dan Transplantasi
Description:
Aktifitas penambangan terumbu karang dan pemboman ikan di perairan Desa Tol-toli telah terjadi dalam beberapa dekade terakhir.
Meskipun aktifitas tersebut sudah terhenti namun dampak kerusakan pada terumbu karang masih dapat terlihat sampai saat ini.
Selain itu, hilangnya terumbu karang penghalang membuat pesisir desa Toli-toli terancam abrasi.
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah merehabilitasi terumbu karang di sekitar wilayah pesisir desa serta membangun pemahaman dan kesadaran bersama tentang pentingnya melestarikan ekosistem terumbu karang.
Aksi rehabiltasi terumbu karang menggunakan metode tumpukan (rock piles) yang dikombinasikan dengan transplantasi karang.
Proses rehabilitasi dimulai dengan mengembalikan batu karang (massive dead coral) yang telah ditambang oleh warga ke laut, kemudian disusun dalam bentuk rock piles, dan dikombinasikan dengan transplantasi karang dengan tujuan mempercepat proses rekrutimen karang dan membantu pemulihan.
Lokasi penempatan rock piles berada pada koordinat 122o33’01.
8” E dan 03o52’59.
8” S.
Kegiatan ini terlaksana atas dukungan dan kerjasama tim pengabdi, aparat desa, dan kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) Membiri.
Masyarakat sepakat untuk menjaga area terumbu karang di sekitar wilayah perairan desa termasuk area yang telah direhabilitasi.
.
Related Results
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
ANALISIS HABITAT DAN PERUBAHAN LUASAN TERUMBU KARANG DI PULAU MENJANGAN BESAR, KEPULAUAN KARIMUNJAWA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT
ANALISIS HABITAT DAN PERUBAHAN LUASAN TERUMBU KARANG DI PULAU MENJANGAN BESAR, KEPULAUAN KARIMUNJAWA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT
ABSTRAK Perairan Indonesia menyimpan keanekaragaman hayati laut karang tertinggi, diperkirakan luas ekosistem terumbu karang Indonesia mencapai 50.000 km2 yaitu 25 persen dari luas...
Komunitas Terumbu Karang dan Ikan Karang di Pantai Tanjung, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara
Komunitas Terumbu Karang dan Ikan Karang di Pantai Tanjung, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara
Terumbu karang merupakan pendukung kehidupan berbagai jenis ikan dan biota laut, maka keberadaan terumbu karang tidak terlepas dari aktivitas manusia. Pantai Tanjung merupakan sala...
KEBIJAKAN TRANSPLANTASI GINJAL DI INDONESIA
KEBIJAKAN TRANSPLANTASI GINJAL DI INDONESIA
Within the last few years there have been an increasing number of patients with end stage renal desease (ESRD). But the increase is not offset by the amount of the maximum service ...
Tanggungjawab Pemerintah Daerah terhadap kerusakan Terumbu Karang Di Kabupaten Raja Ampat
Tanggungjawab Pemerintah Daerah terhadap kerusakan Terumbu Karang Di Kabupaten Raja Ampat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tanggungjawab Pemerintah Daerah dalam penyelesaiankerusakan terumbu karang, dan untuk mengetahui proses penyelesaian terhadap kerusakan te...
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Provinsi Lampung merupakan bagian minor ekosistem terumbu karang, khususnya Pulau Pahawang yang merupakan destinasi wisata unggulan habitat terumbu karang. Maka dari itu, proses mo...
Evaluasi Kesehatan Terumbu Karang di Pulau Pramuka: Tantangan dan Peluang Konservasi di Kawasan Kepulauan Seribu
Evaluasi Kesehatan Terumbu Karang di Pulau Pramuka: Tantangan dan Peluang Konservasi di Kawasan Kepulauan Seribu
Pulau Pramuka merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang merupakan pusat administratif. Salah satu wisata yang terkenal dan menarik adalah wisata bahari. Ekosistem terumbu...
KOMUNITAS IKAN KARANG DI PERAIRAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) BATUANGUS, KOTAMADYA BITUNG, PROVINSI SULAWESI UTARA
KOMUNITAS IKAN KARANG DI PERAIRAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) BATUANGUS, KOTAMADYA BITUNG, PROVINSI SULAWESI UTARA
<p><strong><em>REEF FISH COMMUNITY IN THE BATUANGUS NATURE PARK, MUNICIPALITY OF BITUNG, NORTH SULAWESI PROVINCE</em></strong></p><p><e...

