Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Etnografi Perilaku Konsumsi Makanan Laut (Seafood) Pada Penderita Hipertensi

View through CrossRef
Terjadi peningkatan angka hipertensi di Wilayah Kelurahan Wanci tahun 2020 sebanyak 85 orang, meningkat tahun 2021 menjadi 97 orang. Penelitian bertujuan mengekspolarasi perilaku konsumsi makanan laut penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Populasi penelitan masyarakat mengalami hipertensi di Kelurahan Wanci Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, jumlah informan biasa 6 orang, informan kunci 4 orang yakni 2 keluarga, 1 tokoh adat, 1 ahli gizi puskesmas. Informan diambil dengan teknik Purpossive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan informan masih kurang tentang hipertensi. Sikap informan menerima penyakitnya dan hanya berobat dan bersedia memperhatikan pola makan dan cara pengolahan makanan sesuai dengan anjuran petugas kesehatan setempat. Pola makan informan saat sebelum menderita hipertensi yaitu mengkonsumsi semua olahan hasil laut karena tidak memiliki pantangan. Namun setelah menderita hipertensi, pola makan informan tetap dan hanya mengurangi porsi. Cara olah khas adalah memasak cara “heloasira”. Saran kepada pihak Puskesmas Wangi-Wangi membuat program pemberian pendidikan kesehatan secara berkesinambungan tentang hipertensi kepada masyarakat khususnya masyarakat pesisir terkait perilaku makan dengan pendekatan etnografi.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Title: Studi Etnografi Perilaku Konsumsi Makanan Laut (Seafood) Pada Penderita Hipertensi
Description:
Terjadi peningkatan angka hipertensi di Wilayah Kelurahan Wanci tahun 2020 sebanyak 85 orang, meningkat tahun 2021 menjadi 97 orang.
Penelitian bertujuan mengekspolarasi perilaku konsumsi makanan laut penderita hipertensi.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi.
Populasi penelitan masyarakat mengalami hipertensi di Kelurahan Wanci Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, jumlah informan biasa 6 orang, informan kunci 4 orang yakni 2 keluarga, 1 tokoh adat, 1 ahli gizi puskesmas.
Informan diambil dengan teknik Purpossive Sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan informan masih kurang tentang hipertensi.
Sikap informan menerima penyakitnya dan hanya berobat dan bersedia memperhatikan pola makan dan cara pengolahan makanan sesuai dengan anjuran petugas kesehatan setempat.
Pola makan informan saat sebelum menderita hipertensi yaitu mengkonsumsi semua olahan hasil laut karena tidak memiliki pantangan.
Namun setelah menderita hipertensi, pola makan informan tetap dan hanya mengurangi porsi.
Cara olah khas adalah memasak cara “heloasira”.
Saran kepada pihak Puskesmas Wangi-Wangi membuat program pemberian pendidikan kesehatan secara berkesinambungan tentang hipertensi kepada masyarakat khususnya masyarakat pesisir terkait perilaku makan dengan pendekatan etnografi.

Related Results

Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang ...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Hipertensi Di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Hipertensi Di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya
Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan terapi jangka panjang dalam penggunaan obat. Maka sangat diperlukan management hipertensi yang didasarkan pada kepatuhan terapi agar d...
Hubungan Sikap dan Perilaku Lansia dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Hubungan Sikap dan Perilaku Lansia dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
ABSTRACT Hypertension is often referred to as "The Silent Disease" generally sufferers do not know they have hypertension before checking their blood pressure. This disease is ofte...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
Hubungan Kepatuhan Diit Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia
Hubungan Kepatuhan Diit Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia
Hipertensi atau biasa disebut “Silent Killer” tanpa disadari dapat menyebabkan kematiankarena merupakan penyakit yang terkadang tidak memiliki gejala atau tanda-tanda dan dapatterj...
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Abstract: Hypertension and anxiety are among the group of the most common chronic disease worldwide, and according to numerous studies they are oftentimes associated each other. Pa...
Determinan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi di Daerah Pesisir Kabupaten Gorontalo Utara pada Masa Pandemi COVID 19
Determinan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi di Daerah Pesisir Kabupaten Gorontalo Utara pada Masa Pandemi COVID 19
Risiko kematian penderita COVID 19 meningkat dari 1% menjadi 6% pada penderita penyakit kardiovaskular seperti hipertensi. Sehingga orang dengan komorbid hipertensi perlu mendapat ...

Back to Top