Javascript must be enabled to continue!
Anteseden kebahagiaan pada anak prasekolah
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk menguji konstruk kebahagiaan anak prasekolah ditinjau dari situasi dan pihak yang membuat anak bahagia. Penelitian kuantitatif ini mengembangkan instrumen kebahagiaan berdasarkan hasil penelitian kualitatif sebelumnya dalam bentuk pernyataan dengan tiga pilihan jawaban menggunakan emotikon tersenyum dengan ukuran berbeda. Subjek penelitian berjumlah 88 anak usia 4–6 tahun di Sleman, Yogyakarta. Hasil analisis faktor eksploratori menunjukkan bahwa anteseden kebahagiaan berdasarkan situasi yang membuat anak bahagia tersusun atas delapan faktor, yaitu melakukan aktivitas bermanfaat, aktivitas menyenangkan, situasi menghibur, mendapatkan perhatian/hal yang disukai/diinginkan, berkumpul bersama keluarga, dan menggambar. Sementara pihak yang berperan dalam kebahagiaan anak yaitu pihak terdekat (ibu, kakak/adik, dan Tuhan), lingkungan dekat di sekitar anak (ayah dan teman), dan lingkungan dekat anak tetapi bukan keluarga inti. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk mengukur kebahagiaan anak dalam konteks Indonesia, sehingga dapat dirancang strategi untuk meningkatkan kebahagiaan anak melalui kebijakan, praktik pendidikan, dan pola asuh yang efektif.
Title: Anteseden kebahagiaan pada anak prasekolah
Description:
Tujuan penelitian ini untuk menguji konstruk kebahagiaan anak prasekolah ditinjau dari situasi dan pihak yang membuat anak bahagia.
Penelitian kuantitatif ini mengembangkan instrumen kebahagiaan berdasarkan hasil penelitian kualitatif sebelumnya dalam bentuk pernyataan dengan tiga pilihan jawaban menggunakan emotikon tersenyum dengan ukuran berbeda.
Subjek penelitian berjumlah 88 anak usia 4–6 tahun di Sleman, Yogyakarta.
Hasil analisis faktor eksploratori menunjukkan bahwa anteseden kebahagiaan berdasarkan situasi yang membuat anak bahagia tersusun atas delapan faktor, yaitu melakukan aktivitas bermanfaat, aktivitas menyenangkan, situasi menghibur, mendapatkan perhatian/hal yang disukai/diinginkan, berkumpul bersama keluarga, dan menggambar.
Sementara pihak yang berperan dalam kebahagiaan anak yaitu pihak terdekat (ibu, kakak/adik, dan Tuhan), lingkungan dekat di sekitar anak (ayah dan teman), dan lingkungan dekat anak tetapi bukan keluarga inti.
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk mengukur kebahagiaan anak dalam konteks Indonesia, sehingga dapat dirancang strategi untuk meningkatkan kebahagiaan anak melalui kebijakan, praktik pendidikan, dan pola asuh yang efektif.
Related Results
Pengetahuan pengajaran dalam kalangan guru prasekolah
Pengetahuan pengajaran dalam kalangan guru prasekolah
Model pengajaran berkualiti guru mengandungi beberapa elemen yang penting seperti pengetahuan, kemahiran dan sikap pengajaran. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pen...
PENGGUNAAN GADGET DENGAN RESIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIF PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
PENGGUNAAN GADGET DENGAN RESIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIF PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
Latar belakang: Survey yang dilakukan NSCH (National Survey of Children’s Health) di Amerika Serikat pada tahun 2016 mengatakan bahwa pada anak usia 2-17 tahun terdapat 9,4% atau s...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
HUBUNGAN FAMILY CENTERED CARE DENGAN DAMPAK HOSPITALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH DI RUANG BAJI MINASA RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR
HUBUNGAN FAMILY CENTERED CARE DENGAN DAMPAK HOSPITALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH DI RUANG BAJI MINASA RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR
Proses hospitalisasi merupakan proses perawatan yang dijalani anak selama berada di rumah sakit. Hospitalisasi anak usia 3-6 tahun merupakan kondisi yang tidak menyenangkan karena ...
Hubungan Lama Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial pada Anak Prasekolah di TK Tunas Mekar Sari, Denpasar
Hubungan Lama Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial pada Anak Prasekolah di TK Tunas Mekar Sari, Denpasar
Istilah "perkembangan sosial anak" menggambarkan bagaimana anak-anak mengubah cara mereka saat mereka tumbuh untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma masyarakat mereka. Perkemban...
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN IIK RIAU
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN IIK RIAU
Introduction Santri who attend Islamic boarding schools, require them to live far apart from their parents and families. And this condition can be a barrier for these students to a...
Faktor Pekerjaan, Pola Asuh dan Komunikasi Orang Tua terhadap Temper Tantrum Anak Usia Prasekolah
Faktor Pekerjaan, Pola Asuh dan Komunikasi Orang Tua terhadap Temper Tantrum Anak Usia Prasekolah
Temper tantrum merupakan kondisi emosional berupa masalah perilaku yang umum pada anak usia prasekolah. Namun, bias menjadi masalah jika muncul melebihi biasanya dan diikuti denga...
Pengetahuan Guru Prasekolah Mengenai Murid Berkeperluan Pendidikan Khas
Pengetahuan Guru Prasekolah Mengenai Murid Berkeperluan Pendidikan Khas
Pendidikan prasekolah merupakan pendidikan asas untuk semua individu termasuk murid-murid berkeperluan pendidikan khas. Oleh itu, pengetahuan guru prasekolah merupakan antara aspek...

