Javascript must be enabled to continue!
Karakteristik Kanker Panyudara
View through CrossRef
Kanker payudara menempati urutan pertama jumlah kasus kanker sekaligus menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker di dunia setiap tahunnya. Adapun faktor risiko yang erat kaitannya dengan peningkatan insiden kanker payudara yaitu jenis kelamin perempuan, usia >50 tahun, riwayat keluarga dan genetik, riwayat penyakit payudara, riwayat menstruasi/menarche dini (<12 tahun) atau menopause lambat (>55 tahun), riwayat reproduksi (tidak memiliki anak dan tidak menyusui), hormonal, obesitas, konsumsi alkohol, riwayat radiasi dinding dada, serta faktor lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik pada penderita kanker payudara. Metode penelitian ini menggunakan Literature Review dengan desain penelitian narrative review. Hasil Dari 23 literatur ditemukan bahwa karakteristik pada penderita kanker payudara didominasi berusia ≥40 tahun dengan range usia 40-55 tahun. Risiko kanker payudara meningkat 10 kali lebih besar terhadap keluarga yang mempunyai ibu, saudara perempuan atau putri yang menderita kanker payudara. Riwayat reproduksi seperti usia menarke, menopause, riwayat paritas dan menyusi juga dapat meningkatkan risiko terjadi kanker payudara. Riwayat penggunaan kontrasepsi oral dan pil dapat meningkatkan risiko terjadi kanker payudara sampai 4 kali lipat lama (penggunaan ≥5 tahun). Distribusi stadium penyakit penderita kanker saat terdiagnosis stadium III B dan IV. Jenis terapi yang paling banyak digunakan pada kanker payudara adalah kemoterapi dan mastektomi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Usia ≥40 tahun, riwayat keluarga, riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal, riwayat reproduksi memiliki pengaruh kejadian kanker payudara. Stadium penyakit penderita kanker saat terdiagnosis adalah stadium III B dan IV Kemoterapi dan mastektomi merupakan terapi yang paling banyak digunakan pada kanker payudara.
Title: Karakteristik Kanker Panyudara
Description:
Kanker payudara menempati urutan pertama jumlah kasus kanker sekaligus menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker di dunia setiap tahunnya.
Adapun faktor risiko yang erat kaitannya dengan peningkatan insiden kanker payudara yaitu jenis kelamin perempuan, usia >50 tahun, riwayat keluarga dan genetik, riwayat penyakit payudara, riwayat menstruasi/menarche dini (<12 tahun) atau menopause lambat (>55 tahun), riwayat reproduksi (tidak memiliki anak dan tidak menyusui), hormonal, obesitas, konsumsi alkohol, riwayat radiasi dinding dada, serta faktor lingkungan.
Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik pada penderita kanker payudara.
Metode penelitian ini menggunakan Literature Review dengan desain penelitian narrative review.
Hasil Dari 23 literatur ditemukan bahwa karakteristik pada penderita kanker payudara didominasi berusia ≥40 tahun dengan range usia 40-55 tahun.
Risiko kanker payudara meningkat 10 kali lebih besar terhadap keluarga yang mempunyai ibu, saudara perempuan atau putri yang menderita kanker payudara.
Riwayat reproduksi seperti usia menarke, menopause, riwayat paritas dan menyusi juga dapat meningkatkan risiko terjadi kanker payudara.
Riwayat penggunaan kontrasepsi oral dan pil dapat meningkatkan risiko terjadi kanker payudara sampai 4 kali lipat lama (penggunaan ≥5 tahun).
Distribusi stadium penyakit penderita kanker saat terdiagnosis stadium III B dan IV.
Jenis terapi yang paling banyak digunakan pada kanker payudara adalah kemoterapi dan mastektomi.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Usia ≥40 tahun, riwayat keluarga, riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal, riwayat reproduksi memiliki pengaruh kejadian kanker payudara.
Stadium penyakit penderita kanker saat terdiagnosis adalah stadium III B dan IV Kemoterapi dan mastektomi merupakan terapi yang paling banyak digunakan pada kanker payudara.
Related Results
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Kaempferol merupakan salah satu jenis flavonoid alami yang menunjukkan efek antiproliferative dan pro-apoptosis pada berbagai jenis sel kanker. Kanker merupakan kondisi dimana sel ...
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan penyebab kematian ke 2 setelah kanker rahim. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Padang tentang kejadian kanker payudara, pada tahun...
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DESA OELOMIN TENTANG KESEHATAN KANKER PAYUDARA MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN SADARI
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DESA OELOMIN TENTANG KESEHATAN KANKER PAYUDARA MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN SADARI
Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada wanita di seluruh dunia dan menjadi urutan kedua sebagai penyebab kematian terkait kanker setelah kanker. Angka k...
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
Kanker nasofaring di Indonesia menempati urutan keempat menjadi penyakit kanker terbanyak setelah kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker paru. Perjalanan kanker nasofaring...
KANKER LEHER RAHIM (CANCER CERVIX) SEBAGAI PEMBUNUH WANITA TERBANYAK DI NEGARA BERKEMBANG
KANKER LEHER RAHIM (CANCER CERVIX) SEBAGAI PEMBUNUH WANITA TERBANYAK DI NEGARA BERKEMBANG
Di seluruh dunia, kanker serviks sebagian besar terdeteksi pada stadium akhir, sehingga umumnya disebut penyakit bisu. Serviks uterus adalah bagian terendah dari rahim wanita. Seba...
Karakteristik Histopatologi dan Stadium Klinis Kanker Nasofaring
Karakteristik Histopatologi dan Stadium Klinis Kanker Nasofaring
Latar Belakang : Kanker Nasofaring merupakan penyakit endemik di beberapa bagian di Asia Tenggara dan Cina. Pada tahun 2018 terdapat 348.809 kasus baru dan 207.210 kematian yang di...
Determinan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Pegawai di Pemerintah Kabupaten Badung
Determinan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Pegawai di Pemerintah Kabupaten Badung
Latar Belakang: Kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita setelah kanker payudara. Berdasarkan data WHO, insiden kanker serviks pada tahun 2012...
Karakteristik Klinis pada Pasien Kanker Kolorektal yang Menjalani Kolonoskopi di RSUD Sanjiwani Gianyar Tahun 2019-2020
Karakteristik Klinis pada Pasien Kanker Kolorektal yang Menjalani Kolonoskopi di RSUD Sanjiwani Gianyar Tahun 2019-2020
Kanker kolorektal merupakan kanker akibat dari mutasi genetik kumulatif pada sel epitel usus besar dan rektum sehingga terjadi pembelahan, migrasi dan diferensiasi sel yang berleb...

