Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perlindungan Hukum Bagi Korban Revenge Porn

View through CrossRef
Pelanggaran hak asasi manusia banyak terjadi, terutama yang berdampak pada perempuan, seperti ketidaksetaraan gender, kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan perempuan, dan eksploitasi pada masa perang. Penggunaan kekerasan telah berubah dan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan era globalisasi. Selain aksi kekerasan langsung, balas dendam pornografi (revenge porn). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya revenge porn dan perlindungan hukum korban revengen porn. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang menetapkan hukum sebagai norma. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kejahatan revenge porn, yaitu : undang – undang yang berlaku masih belum efektif, budaya patriarki masih melekat di masyarakat Indonesia, kurangnya sex education, penegakkan hukum belum berjalan semestinya, serta penanganan seringkali menjadi bumerang bagi korban. Perlindungan korban revenge porn adalah tanggung jawab dan kewajiban negara. Upaya perlindungan hukum bagi korban revenge porn saat ini terdapat pada beberapa undg - undang. Namun peraturan tersebut tidak cukup melindungi kerugian yang diderita oleh korban dan belum sepenuhnya efektif. Salah satu contoh bentuk perlindungan korban revenge porn adalah dengan memberikan bantuan psikologi serta memulihkan nama baik korban,
Title: Perlindungan Hukum Bagi Korban Revenge Porn
Description:
Pelanggaran hak asasi manusia banyak terjadi, terutama yang berdampak pada perempuan, seperti ketidaksetaraan gender, kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan perempuan, dan eksploitasi pada masa perang.
Penggunaan kekerasan telah berubah dan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan era globalisasi.
Selain aksi kekerasan langsung, balas dendam pornografi (revenge porn).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya revenge porn dan perlindungan hukum korban revengen porn.
Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang menetapkan hukum sebagai norma.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kejahatan revenge porn, yaitu : undang – undang yang berlaku masih belum efektif, budaya patriarki masih melekat di masyarakat Indonesia, kurangnya sex education, penegakkan hukum belum berjalan semestinya, serta penanganan seringkali menjadi bumerang bagi korban.
Perlindungan korban revenge porn adalah tanggung jawab dan kewajiban negara.
Upaya perlindungan hukum bagi korban revenge porn saat ini terdapat pada beberapa undg - undang.
Namun peraturan tersebut tidak cukup melindungi kerugian yang diderita oleh korban dan belum sepenuhnya efektif.
Salah satu contoh bentuk perlindungan korban revenge porn adalah dengan memberikan bantuan psikologi serta memulihkan nama baik korban,.

Related Results

Pertanggungjawaban Pidana dan Perlindungan Hukum bagi Korban Kasus Revenge Porn
Pertanggungjawaban Pidana dan Perlindungan Hukum bagi Korban Kasus Revenge Porn
Abstract. Revenge porn, or the distribution of intimate content without consent, is a form of electronic-based sexual violence that has become increasingly prevalent with the advan...
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
This paper presents a novel study, exploring a form of technology facilitated sexual violence (TFSV) known as revenge porn. Despite its emerging prevalence, little is known about t...
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
The Malevolent Side of Revenge Porn Proclivity
This paper presents a novel study, exploring a form of technology facilitated sexual violence (TFSV) known as revenge porn. Despite its emerging prevalence, little is known about t...
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kejahatan
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kejahatan
Perlindungan hukum bagi masyarakat sangatlah penting. Masyarakat baik itu kelompok maupun perorangan dapat menjadi korban atau bahkan sebagai pelaku kejahatan. Perlindungan tersebu...
Kajian Viktimologi terhadap Perlindungan Korban Balas Dendam Pornografi (Revenge Porn)
Kajian Viktimologi terhadap Perlindungan Korban Balas Dendam Pornografi (Revenge Porn)
Indonesia salah satu negara hukum berdasarkan pancasila. Manusia sebagai subjek hukum adalah makhluk sosial yang diharuskan untuk tunduk akan hukum. Saat ini, semua hal didominasi ...
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENYEBARAN KONTEN INTIM TANPA PERSETUJUAN DI WILAYAH HUKUM POLRES BULELENG
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENYEBARAN KONTEN INTIM TANPA PERSETUJUAN DI WILAYAH HUKUM POLRES BULELENG
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap korban penyebaran konten intim tanpa persetujuan serta untuk mengetahui faktor-faktor p...
ANALISIS UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP KORBAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR: 36/PID.SUS/2023/PN. LBB)
ANALISIS UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP KORBAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR: 36/PID.SUS/2023/PN. LBB)
Undang-undang perlindungan anak berfungsi sebagai representasi fisik dari perlindungan terhadap anak. Idealnya, perlindungan ini tidak hanya sekedar membantu anak-anak yang menjadi...
PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN PENGANIAYAAN BERAT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 31 TAHUN 2014 (Studi Putusan Nomor: 102/Pid.B/2020/PN Bik)
PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN PENGANIAYAAN BERAT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 31 TAHUN 2014 (Studi Putusan Nomor: 102/Pid.B/2020/PN Bik)
Memastikan bahwa orang dapat menikmati hak-hak yang dilindungi oleh hukum dan melindungi hak asasi manusia yang telah dilanggar oleh orang lain adalah tujuan utama perlindungan huk...

Back to Top