Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK

View through CrossRef
This article analyzes the Full Day School (FDS) policy in Indonesia, which is regulated by Permendikbud No. 23/2017, to evaluate its impact on character building in children. The purpose of this study is to identify the supporting and hindering factors in the implementation of FDS and to assess its effectiveness in holistic character development. The method used is a literature review (library research) by analyzing academic sources related to FDS policy, character education, and the Indonesian social context. The research findings reveal the positive impact of FDS in building discipline, responsibility, independence, cooperation, and tolerance through structured activities, collaborative projects, and extracurricular activities. The intensive school environment also minimizes exposure to negative external influences and strengthens the internalization of character values through the integration of religious education, local culture, and literacy. However, significant negative impacts were also identified: the risk of academic burnout due to excessive study time, which reduces children's motivation and creativity; reduced family involvement in instilling moral values; and inadequate infrastructure (insufficient facilities) and teacher competence (lack of training in character education methods). Although FDS has the potential to shape children's character, its success depends on strategic interventions: (1) context-based implementation reform (differentiated policies for urban/rural areas); (2) strengthening teacher capacity and integrated curriculum; (3) tripartite synergy between schools, families, and communities; and (4) ensuring children's psychological well-being. Without this multidimensional approach, FDS risks failing educational disparities and failing to achieve the goal of holistic character development. ABSTRAKKebijakan Full Day School (FDS) di Indonesia yang diatur melalui Permendikbud No. 23/2017 dianalisis dalam artikel ini untuk mengevaluasi dampaknya terhadap pembentukan karakter anak. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi FDS serta mengkaji efektivitasnya dalam pengembangan karakter holistik. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis sumber-sumber akademis terkait kebijakan FDS, pendidikan karakter, dan konteks sosial Indonesia. Hasil penelitian mengungkap dampak positif FDS dalam membangun disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan toleransi melalui kegiatan terstruktur, proyek kolaboratif, dan ekstrakurikuler. Lingkungan sekolah yang intensif juga meminimalkan paparan pengaruh negatif eksternal serta memperkuat internalisasi nilai-nilai karakter melalui integrasi pendidikan agama, budaya lokal, dan literasi. Namun, ditemukan pula dampak negatif signifikan, yaitu risiko burnout akademik akibat beban waktu belajar berlebihan yang menurunkan motivasi dan kreativitas anak, pengurangan peran keluarga dalam penanaman nilai moral, hingga ketidaksiapan infrastruktur dan fasilitas yang tidak memadai, dan kurangnya kompetensi guru dalam pendidikan karakter. Meskipun FDS berpotensi membentuk karakter anak, keberhasilannya bergantung pada: (1) reformasi implementasi berbasis konteks (diferensiasi kebijakan untuk daerah perkotaan/pedesaan); (2) penguatan kapasitas guru dan kurikulum terintegrasi; (3) sinergi tripartit sekolah-keluarga-komunitas; dan (4) penjaminan kesejahteraan psikologis anak. Tanpa penanganan multidimensi ini, FDS berisiko memperdalam ketimpangan pendidikan dan gagal mencapai tujuan pembentukan karakter utuh.
Title: ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN FULL DAY SCHOOL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK
Description:
This article analyzes the Full Day School (FDS) policy in Indonesia, which is regulated by Permendikbud No.
23/2017, to evaluate its impact on character building in children.
The purpose of this study is to identify the supporting and hindering factors in the implementation of FDS and to assess its effectiveness in holistic character development.
The method used is a literature review (library research) by analyzing academic sources related to FDS policy, character education, and the Indonesian social context.
The research findings reveal the positive impact of FDS in building discipline, responsibility, independence, cooperation, and tolerance through structured activities, collaborative projects, and extracurricular activities.
The intensive school environment also minimizes exposure to negative external influences and strengthens the internalization of character values through the integration of religious education, local culture, and literacy.
However, significant negative impacts were also identified: the risk of academic burnout due to excessive study time, which reduces children's motivation and creativity; reduced family involvement in instilling moral values; and inadequate infrastructure (insufficient facilities) and teacher competence (lack of training in character education methods).
Although FDS has the potential to shape children's character, its success depends on strategic interventions: (1) context-based implementation reform (differentiated policies for urban/rural areas); (2) strengthening teacher capacity and integrated curriculum; (3) tripartite synergy between schools, families, and communities; and (4) ensuring children's psychological well-being.
Without this multidimensional approach, FDS risks failing educational disparities and failing to achieve the goal of holistic character development.
ABSTRAKKebijakan Full Day School (FDS) di Indonesia yang diatur melalui Permendikbud No.
23/2017 dianalisis dalam artikel ini untuk mengevaluasi dampaknya terhadap pembentukan karakter anak.
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi FDS serta mengkaji efektivitasnya dalam pengembangan karakter holistik.
Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis sumber-sumber akademis terkait kebijakan FDS, pendidikan karakter, dan konteks sosial Indonesia.
Hasil penelitian mengungkap dampak positif FDS dalam membangun disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan toleransi melalui kegiatan terstruktur, proyek kolaboratif, dan ekstrakurikuler.
Lingkungan sekolah yang intensif juga meminimalkan paparan pengaruh negatif eksternal serta memperkuat internalisasi nilai-nilai karakter melalui integrasi pendidikan agama, budaya lokal, dan literasi.
Namun, ditemukan pula dampak negatif signifikan, yaitu risiko burnout akademik akibat beban waktu belajar berlebihan yang menurunkan motivasi dan kreativitas anak, pengurangan peran keluarga dalam penanaman nilai moral, hingga ketidaksiapan infrastruktur dan fasilitas yang tidak memadai, dan kurangnya kompetensi guru dalam pendidikan karakter.
Meskipun FDS berpotensi membentuk karakter anak, keberhasilannya bergantung pada: (1) reformasi implementasi berbasis konteks (diferensiasi kebijakan untuk daerah perkotaan/pedesaan); (2) penguatan kapasitas guru dan kurikulum terintegrasi; (3) sinergi tripartit sekolah-keluarga-komunitas; dan (4) penjaminan kesejahteraan psikologis anak.
Tanpa penanganan multidimensi ini, FDS berisiko memperdalam ketimpangan pendidikan dan gagal mencapai tujuan pembentukan karakter utuh.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Rumah Singgah Sanggar Anak Akar, Jakarta Timur)                                                                                      ...
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu serta pengembangan pelayanan sekolah ming...
BUKU CERITA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI DUSUN TEMBEN
BUKU CERITA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI DUSUN TEMBEN
The Covid-19 pandemic places learning from school to home, thus making the process of planting character education previously carried out by teachers experiencing obstacles. Childr...
Dinamika Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia
Dinamika Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia
Artikel ini membahas peran dan signifikansi kebijakan pendidikan sebagai bentuk kebijakan publik yang mempengaruhi sistem pendidikan suatu negara atau wilayah. Dalam abstrak ini, a...
Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami di Raudhatul Athfal
Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami di Raudhatul Athfal
Standar pencapaian perkembangan anak usia dini termasuk pembentukan karakter Islami sering mengalami problematika. Pembentukan karakter Islami anak usia dini merupakan sesuatu yang...

Back to Top