Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Literatur Senyawa Minyak Atsiri pada Daun Kemangi

View through CrossRef
Abstract. Basil leaves are one of the aromatic plants from the Lamiaceae family known to contain essential oils with various biological activities. These essential oils contain bioactive compounds such as linalool, eugenol, methyl eugenol, and estragol which act as antibacterials, antioxidants, and natural preservatives. This study aims to identify the chemical composition of basil leaf essential oil using GC-MS and evaluate its potential biological activities based on the literature. The results showed that the main composition of basil leaf essential oil consists of linalool (10–45%), methyl eugenol (30–50%), and eugenol (5–15%), with variations influenced by variety, growing location, and extraction method. Abstrak. Daun kemangi merupakan salah satu tanaman aromatik dari famili Lamiaceae yang dikenal memiliki kandungan minyak atsiri dengan berbagai aktivitas biologis. Minyak atsiri ini mengandung senyawa bioaktif seperti linalool, eugenol, metil eugenol, dan estragol yang berperan sebagai antibakteri, antioksidan, dan pengawet alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi kimia minyak atsiri daun kemangi menggunakan GC-MS serta mengevaluasi potensi aktivitas biologisnya berdasarkan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa komposisi utama minyak atsiri daun kemangi terdiri dari linalool (10–45%), metil eugenol (30–50%), dan eugenol (5–15%), dengan variasi yang dipengaruhi oleh varietas, lokasi tumbuh, dan metode ekstraksi.
Title: Analisis Literatur Senyawa Minyak Atsiri pada Daun Kemangi
Description:
Abstract.
Basil leaves are one of the aromatic plants from the Lamiaceae family known to contain essential oils with various biological activities.
These essential oils contain bioactive compounds such as linalool, eugenol, methyl eugenol, and estragol which act as antibacterials, antioxidants, and natural preservatives.
This study aims to identify the chemical composition of basil leaf essential oil using GC-MS and evaluate its potential biological activities based on the literature.
The results showed that the main composition of basil leaf essential oil consists of linalool (10–45%), methyl eugenol (30–50%), and eugenol (5–15%), with variations influenced by variety, growing location, and extraction method.
Abstrak.
Daun kemangi merupakan salah satu tanaman aromatik dari famili Lamiaceae yang dikenal memiliki kandungan minyak atsiri dengan berbagai aktivitas biologis.
Minyak atsiri ini mengandung senyawa bioaktif seperti linalool, eugenol, metil eugenol, dan estragol yang berperan sebagai antibakteri, antioksidan, dan pengawet alami.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi kimia minyak atsiri daun kemangi menggunakan GC-MS serta mengevaluasi potensi aktivitas biologisnya berdasarkan literatur.
Hasil kajian menunjukkan bahwa komposisi utama minyak atsiri daun kemangi terdiri dari linalool (10–45%), metil eugenol (30–50%), dan eugenol (5–15%), dengan variasi yang dipengaruhi oleh varietas, lokasi tumbuh, dan metode ekstraksi.

Related Results

Ekstraksi Minyak Daun Kemangi (Occmum basilicum L.) Menggunakan Metode Microwave Assisted Hydrodistillation
Ekstraksi Minyak Daun Kemangi (Occmum basilicum L.) Menggunakan Metode Microwave Assisted Hydrodistillation
Ekstraksi minyak daun kemangi menggunakan metode Microwave Assisted Hydrodistillation (MAHD) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dan waktu yang baik yan...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus Lam L) adalah jenis tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia. Selama ini tanaman nangka hanya dimanfaatkan buahnya saja sebagai sumbe...
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Abstract—Acne is a chronic inflammation of the pilosebaceous follicles which is characterized by excess oil production caused by the bacterium Propionibacterium acnes. The content ...
OPTIMASI PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI BUNGA KAMBOJA TERHADAP LILIN AROMATERAPI DARI LILIN SARANG LEBAH
OPTIMASI PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI BUNGA KAMBOJA TERHADAP LILIN AROMATERAPI DARI LILIN SARANG LEBAH
Aromaterapi adalah salah satu teknik pengobatan atau perawatan menggunakan aroma harum yang terdapat pada minyak atsiri. Minyak atsiri dapat dipadukan dengan lilin sebagai media re...
Kandungan Antioksidan Teh Hijau Daun Mangrove dan Uji Efektifitasnya Sebagai Antikolesterol Pada Mencit
Kandungan Antioksidan Teh Hijau Daun Mangrove dan Uji Efektifitasnya Sebagai Antikolesterol Pada Mencit
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan senyawa antioksidan teh hijau dan menjelaskan efektifitas teh hijau daun mangrove sebagai anticholesterol pada mencit. Senyawa kimi...

Back to Top