Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS HUJAN LEBAT DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT DI KABUPATEN BANJARNEGARA (STUDI KASUS 18 JUNI 2016)

View through CrossRef
Abstrak. Banjir yang melanda sebagian wilayah di Jawa Tengah pada tanggal 18 Juni 2016 menyebabkan setidaknya 24 orang tewas, ribuan rumah rusak, dan sekitar 1.000 jiwa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Bencana tersebut diakibatkan oleh hujan lebat, salah satu wilayah yang terdampak yaitu Kabupaten Banjarnegara. Fenomena tersebut dirasa perlu oleh peneliti untuk dilakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode interpretasi data citra satelit dengan cara mengolah data infrared channel Himawari-8 dan dibandingkan dengan data curah hujan dari pos hujan di Kabupaten Banjarnegara tanggal 16 hingga 18 Juni 2016. Dari hasil analisis akan ditentukan gangguan cuaca yang menyebabkan kejadian hujan lebat pada tanggal 18 Juni 2016. Hujan berintensitas lebat yang terjadi di wilayah Jawa Tengah disebabkan oleh akumulasi beberapa proses fisis. Berdasarkan interpretasi data citra satelit, terlihat adanya  kumpulan awan Cb (Cumulonimbus) aktif dengan suhu puncak awan mencapai -80.0° C . Adanya daerah belokan angin dan daerah pertemuan angin yang secara khusus diikuti dengan perlambatan angin. Keberadaan gangguan berupa daerah bertekanan rendah yang mempengaruhi sirkulasi udara di sekitar perairan barat daya Pulau Jawa juga mendukung terjadinya pembentukan awan-awan hujan.Kata kunci : Himawari-8, banjir, hujan lebat
Title: ANALISIS HUJAN LEBAT DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT DI KABUPATEN BANJARNEGARA (STUDI KASUS 18 JUNI 2016)
Description:
Abstrak.
Banjir yang melanda sebagian wilayah di Jawa Tengah pada tanggal 18 Juni 2016 menyebabkan setidaknya 24 orang tewas, ribuan rumah rusak, dan sekitar 1.
000 jiwa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Bencana tersebut diakibatkan oleh hujan lebat, salah satu wilayah yang terdampak yaitu Kabupaten Banjarnegara.
 Fenomena tersebut dirasa perlu oleh peneliti untuk dilakukan penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode interpretasi data citra satelit dengan cara mengolah data infrared channel Himawari-8 dan dibandingkan dengan data curah hujan dari pos hujan di Kabupaten Banjarnegara tanggal 16 hingga 18 Juni 2016.
Dari hasil analisis akan ditentukan gangguan cuaca yang menyebabkan kejadian hujan lebat pada tanggal 18 Juni 2016.
 Hujan berintensitas lebat yang terjadi di wilayah Jawa Tengah disebabkan oleh akumulasi beberapa proses fisis.
Berdasarkan interpretasi data citra satelit, terlihat adanya  kumpulan awan Cb (Cumulonimbus) aktif dengan suhu puncak awan mencapai -80.
0° C .
Adanya daerah belokan angin dan daerah pertemuan angin yang secara khusus diikuti dengan perlambatan angin.
Keberadaan gangguan berupa daerah bertekanan rendah yang mempengaruhi sirkulasi udara di sekitar perairan barat daya Pulau Jawa juga mendukung terjadinya pembentukan awan-awan hujan.
Kata kunci : Himawari-8, banjir, hujan lebat.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EVALUASI ESTIMASI HUJAN BERDASARKAN KLASIFIKASI JENIS AWAN HIGH-RESOLUTION CLOUD ANALYSIS INFORMATION (HCAI) HIMAWARI-8
EVALUASI ESTIMASI HUJAN BERDASARKAN KLASIFIKASI JENIS AWAN HIGH-RESOLUTION CLOUD ANALYSIS INFORMATION (HCAI) HIMAWARI-8
Perbedaan distribusi awan baik secara spasial maupun temporal mempengaruhi hujan yang terjadi. Secara umum pola curah hujan di Indonesia terbagi menjadi tiga pola umum yakni pola m...
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kontribusi Citra Satelit Multiresolusi Tutupan Awan Minimum Akurasi Tinggi untuk Mendukung Ketersediaan Data Siap Pakai di Indonesia
Kontribusi Citra Satelit Multiresolusi Tutupan Awan Minimum Akurasi Tinggi untuk Mendukung Ketersediaan Data Siap Pakai di Indonesia
Pada orasi ini disampaikan state of the art tentang perkembangan, tantangan, penemuan, kontribusi dan hilirisasi citra satelit multiresolusi tutupan awan minimum akurasi tinggi unt...

Back to Top