Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan Media Sosial untuk Quality Time Keluarga pada Pekerja Stayer dan Mover

View through CrossRef
Physical absence due to distance limits quality family time for workers due to job migration. Social media now has become a means of communication to maintain ties, form family identity, and replace physical presence. This research aims to test and prove the existence of differences between stayer and mover (circular) workers in utilizing social media for quality family time. This research uses quantitative methods, explanatory in nature, with comparative analysis. The survey method was used to collect data by filling out a questionnaire via Google Form. The sample was selected using convenience sampling from workers in a number of offices in the Jabodetabek area. Data processing was carried out using SPSS version 29 on 127 questionnaires filled in by respondents. The Mann-Whitney Test was used to determine differences in the use of social media by stayer and mover (circular) workers. The research results show that there are differences between stayer and mover (circular) workers in utilizing social media for family quality time, as measured by perceptions, attitudes, behavior and level of social media use. Behavioral variables have a moderate correlation to perception variables, and strong correlations to attitude variables. The variable level of social media use has a very weak correlation with the variables of perception, attitude and behavior. This proves that compared to stayer workers, mover (circular) workers use social media more to create quality family time and overcome physical absence. It is recommended that further research add qualitative methods (becoming mixed methods) so as to enrich and strengthen the data about the different reasons for using social media through in-depth interviews. Expanding the opulation, different research areas, and samples involving different community groups can be carried out to determine differences in the use of social media by other community groups.ABSTRAKKetidakhadiran fisik karena jarak membatasi quality time keluarga pada pekerja karena migrasi pekerjaan. Media sosial kini menjadi sarana komunikasi untuk menjaga ikatan, membentuk identitas keluarga, dan menggantikan kehadiran fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan adanya perbedaan antara pekerja stayer dan mover (sirkuler) dalam memanfaatkan media sosial untuk quality time keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, bersifat eksplanatif, dengan analisis komparatif. Metode survei dilakukan untuk mengumpulkan data dengan mengisi kuesioner melalui Google Form. Sampel dipilih secara convenience sampling terhadap pekerja pada sejumlah kantor di wilayah Jabodetabek. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 29 atas 127 isian kuesioner oleh responden. Mann-Whitney Test digunakan untuk mengetahui perbedaan pemanfaatan media sosial oleh pekerja stayer dan mover (sirkuler). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara pekerja stayer dan mover (sirkuler) dalam memanfaatkan media sosial untuk quality time keluarga, yang diukur dari persepsi, sikap, perilaku, dan tingkat penggunaan media sosial. Variabel perilaku memiliki korelasi yang moderat terhadap variabel persepsi, serta kuat terhadap variabel sikap. Variabel tingkat penggunaan media sosial memiliki korelasi yang sangat lemah terhadap variabel persepsi, sikap, dan perilaku. Hal tersebut membuktikan bahwa dibanding pekerja stayer, pekerja mover (sirkuler) lebih banyak dalam menggunakan media sosial untuk menciptakan quality time keluarga dan mengatasi ketidakhadiran secara fisik. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan metode kualitatif (menjadi mixed method) sehingga memperkaya dan memperkuat data tentang perbedaan alasan penggunaan media sosial melalui wawancara mendalam. Perluasan populasi, wilayah penelitian yang berbeda, dan sampel yang melibatkan kelompok masyarakat yang berbeda dapat dilakukan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media sosial oleh kelompok masyarakat lainnya.
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Title: Pemanfaatan Media Sosial untuk Quality Time Keluarga pada Pekerja Stayer dan Mover
Description:
Physical absence due to distance limits quality family time for workers due to job migration.
Social media now has become a means of communication to maintain ties, form family identity, and replace physical presence.
This research aims to test and prove the existence of differences between stayer and mover (circular) workers in utilizing social media for quality family time.
This research uses quantitative methods, explanatory in nature, with comparative analysis.
The survey method was used to collect data by filling out a questionnaire via Google Form.
The sample was selected using convenience sampling from workers in a number of offices in the Jabodetabek area.
Data processing was carried out using SPSS version 29 on 127 questionnaires filled in by respondents.
The Mann-Whitney Test was used to determine differences in the use of social media by stayer and mover (circular) workers.
The research results show that there are differences between stayer and mover (circular) workers in utilizing social media for family quality time, as measured by perceptions, attitudes, behavior and level of social media use.
Behavioral variables have a moderate correlation to perception variables, and strong correlations to attitude variables.
The variable level of social media use has a very weak correlation with the variables of perception, attitude and behavior.
This proves that compared to stayer workers, mover (circular) workers use social media more to create quality family time and overcome physical absence.
It is recommended that further research add qualitative methods (becoming mixed methods) so as to enrich and strengthen the data about the different reasons for using social media through in-depth interviews.
Expanding the opulation, different research areas, and samples involving different community groups can be carried out to determine differences in the use of social media by other community groups.
ABSTRAKKetidakhadiran fisik karena jarak membatasi quality time keluarga pada pekerja karena migrasi pekerjaan.
Media sosial kini menjadi sarana komunikasi untuk menjaga ikatan, membentuk identitas keluarga, dan menggantikan kehadiran fisik.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan adanya perbedaan antara pekerja stayer dan mover (sirkuler) dalam memanfaatkan media sosial untuk quality time keluarga.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, bersifat eksplanatif, dengan analisis komparatif.
Metode survei dilakukan untuk mengumpulkan data dengan mengisi kuesioner melalui Google Form.
Sampel dipilih secara convenience sampling terhadap pekerja pada sejumlah kantor di wilayah Jabodetabek.
Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 29 atas 127 isian kuesioner oleh responden.
Mann-Whitney Test digunakan untuk mengetahui perbedaan pemanfaatan media sosial oleh pekerja stayer dan mover (sirkuler).
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara pekerja stayer dan mover (sirkuler) dalam memanfaatkan media sosial untuk quality time keluarga, yang diukur dari persepsi, sikap, perilaku, dan tingkat penggunaan media sosial.
Variabel perilaku memiliki korelasi yang moderat terhadap variabel persepsi, serta kuat terhadap variabel sikap.
Variabel tingkat penggunaan media sosial memiliki korelasi yang sangat lemah terhadap variabel persepsi, sikap, dan perilaku.
Hal tersebut membuktikan bahwa dibanding pekerja stayer, pekerja mover (sirkuler) lebih banyak dalam menggunakan media sosial untuk menciptakan quality time keluarga dan mengatasi ketidakhadiran secara fisik.
Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan metode kualitatif (menjadi mixed method) sehingga memperkaya dan memperkuat data tentang perbedaan alasan penggunaan media sosial melalui wawancara mendalam.
Perluasan populasi, wilayah penelitian yang berbeda, dan sampel yang melibatkan kelompok masyarakat yang berbeda dapat dilakukan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media sosial oleh kelompok masyarakat lainnya.

Related Results

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera, Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...
Aspiring While Waiting: Temporality and Pacing of Ghanaian Stayer Youth’s Migration Aspirations
Aspiring While Waiting: Temporality and Pacing of Ghanaian Stayer Youth’s Migration Aspirations
Many youth in Global South countries, whose parents have migrated abroad while they have stayed, i.e., “stayer youth,” also aspire to migrate. While the current literature depicts ...
KEGIATAN SOSIALISASI PERATURAN TERHADAP KARYAWAN PERUSAHAAN PT.MAHA GREEN
KEGIATAN SOSIALISASI PERATURAN TERHADAP KARYAWAN PERUSAHAAN PT.MAHA GREEN
Kesadaran pekerja tentang peraturan perusahaan di PT.Maha Green, sangat rendah dan masih sangat memprihatinkan. Hal ini terlihat dari kejadian pelanggaran pada saat berlangsungnya ...
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain quasy eksperimen dengan rancangan pre-post test with control group desaign yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi keluarg...
Penyelesaian Perselisihan Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga Dalam Hukum Ketenagakerjaan Di Indonesia
Penyelesaian Perselisihan Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga Dalam Hukum Ketenagakerjaan Di Indonesia
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk penyelesaian perselisihan apabila hak-hak pekerja Rumah Tangga tidak diberikan oleh pemberi kerja atau Lembaga Penyalur Peker...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...

Back to Top