Javascript must be enabled to continue!
Analisis Klastering untuk Penilaian Kemungkinan Kerja Sama Perusahaan Asuransi Jiwa
View through CrossRef
Kerja sama merupakan suatu bentuk strategi yang mutakhir dilaksanakan oleh perusahaan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Adanya kerja sama memungkinkan pengaliran sumber daya yang dapat memperkuat perusahaan dalam pencapaian kinerja. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelompokan antar perusahaan-perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Pengelompokan atau sistem partisi himpunan secara matematis merupakan cara untuk melihat peluang terjadinya kerja sama antar perusahaan. Pada 40 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, berdasarkan variabel asset, investasi, modal, laba, premi brutto, dan hutang, diuji dengan analisis multivariate klaster metode hirarki. Hasil analisis menunjukkan perusahaan perusahaan tersebut terbagi dalam tiga kelompok locus atau posisi yaitu: Locus A sebanyak 36 perusahaan, Locus B sebanyak 3 perusahaan dan Locus C sebanyak 1 perusahaan. Hal ini menunjukkan kondisi kondisi perusahaan asuransi jiwa Indonesia cenderung bertumpu pada satu locus, yaitu bersifat lebih homogen.
Title: Analisis Klastering untuk Penilaian Kemungkinan Kerja Sama Perusahaan Asuransi Jiwa
Description:
Kerja sama merupakan suatu bentuk strategi yang mutakhir dilaksanakan oleh perusahaan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.
Adanya kerja sama memungkinkan pengaliran sumber daya yang dapat memperkuat perusahaan dalam pencapaian kinerja.
Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelompokan antar perusahaan-perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.
Pengelompokan atau sistem partisi himpunan secara matematis merupakan cara untuk melihat peluang terjadinya kerja sama antar perusahaan.
Pada 40 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, berdasarkan variabel asset, investasi, modal, laba, premi brutto, dan hutang, diuji dengan analisis multivariate klaster metode hirarki.
Hasil analisis menunjukkan perusahaan perusahaan tersebut terbagi dalam tiga kelompok locus atau posisi yaitu: Locus A sebanyak 36 perusahaan, Locus B sebanyak 3 perusahaan dan Locus C sebanyak 1 perusahaan.
Hal ini menunjukkan kondisi kondisi perusahaan asuransi jiwa Indonesia cenderung bertumpu pada satu locus, yaitu bersifat lebih homogen.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PEMILIK POLIS ASURANSI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PENCAIRAN POLIS ASURANSI.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PEMILIK POLIS ASURANSI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PENCAIRAN POLIS ASURANSI.
Jasa asuransi di Indonesia semakin lama semakin diminati oleh khalayak masyarakat umum di indonesia. Hampir setiap risiko transaksi menggunakan jasa asuransi telah menjadi kebutuha...
Fraud Pada Perusahaan Asuransi Jiwa di Indonesia
Fraud Pada Perusahaan Asuransi Jiwa di Indonesia
Usaha perasuransian di Indonesia merupakan usaha yang menawarkan janji atas perlindungan para tertanggung yang dituangkan dalam polis asuransi jiwa. Dalam kajian ini, bertujuan unt...
Akibat Hukum Perusahaan Gagal Bayar Terhadap Nasabah Pemegang Polis
Akibat Hukum Perusahaan Gagal Bayar Terhadap Nasabah Pemegang Polis
Dalam rentang Januari 2008 sampai dengan September 2020, setidaknya sudah ada lima perusahaan asuransi jiwa yang gagal bayar, salah satunya adalah Asuransi Jiwa K (selanjutnya dise...
Prediksi Kinerja Keuangan Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Mempergunakan Multiple Discriminant Analysis Step Wise
Prediksi Kinerja Keuangan Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Mempergunakan Multiple Discriminant Analysis Step Wise
Latar Belakang : Penilaian kesehatan keuangan perusahaan asuransi jiwa mempermudah masyarakat untuk memilih perusahaan yang dapat dipercaya.
Tujuan : Pada penelitian ini, p...
AKIBAT KEPAILITAN TERHADAP PERUSAHAAN ASURANSI
AKIBAT KEPAILITAN TERHADAP PERUSAHAAN ASURANSI
Dalam penelitian ini menunjukan akibat kepailitan pada perusahaan asuransi, baik akibat dalam bentuk material kepada nasabah yang dirugikan maupun dalam bentuk instabilitas keuang...
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA SYARIAH DI INDONESIA
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA SYARIAH DI INDONESIA
Penelitian bertujuan untuk menganalisis perbandingan nilai rasio profitabilitas, likuiditas dan solvabilitas perusahaan asuransi jiwa syariah di Indonesia. Jenis penelitian kompara...
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di sektor pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi (RSG...


