Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Daya Tarik Wisata Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Utara

View through CrossRef
Jakarta Utara memiliki RTH seluas 8,95 km2 atau sebesar 6,11% dari luas wilayahnya. Luas tersebut tergolong sangat rendah dari ketentuan luas minimal RTH di perkotaan sebesar 30%. Salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah RTH adalah dengan adanya permintaan dari masyarakat. Untuk itu, fungsi RTH harus dimaksimalkan, tidak hanya berfungsi ekologis saja tetapi memiliki fungsi pariwisata. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis daya tarik pariwisata RTH di Jakarta Utara. Analisis dilakukan dengan melihat 4A (attraction, accessibility, ammenity, ancillary), storynomics, wisata minat khusus, dan tingkat kunjungan wisata. Keberadaan komponen-komponen tersebut dapat menilai daya tarik dan potensi RTH sebagai objek pariwisata. Analisis dilakukan secara kualitatif pada RTH eksisting dan menyusun strategi pengembangan pariwisata baik pada RTH eksisting maupun RTH yang akan dibuat. Berdasarkan hasil analisis, 40% RTH di Jakarta Utara memiliki potensi sebagai objek pariwisata, ditambah dengan tingkat kunjungan yang terus meningkat. Hal tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap RTH yang memiliki daya tarik pariwisata.
Universitas Terbuka
Title: Daya Tarik Wisata Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Utara
Description:
Jakarta Utara memiliki RTH seluas 8,95 km2 atau sebesar 6,11% dari luas wilayahnya.
Luas tersebut tergolong sangat rendah dari ketentuan luas minimal RTH di perkotaan sebesar 30%.
Salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah RTH adalah dengan adanya permintaan dari masyarakat.
Untuk itu, fungsi RTH harus dimaksimalkan, tidak hanya berfungsi ekologis saja tetapi memiliki fungsi pariwisata.
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis daya tarik pariwisata RTH di Jakarta Utara.
Analisis dilakukan dengan melihat 4A (attraction, accessibility, ammenity, ancillary), storynomics, wisata minat khusus, dan tingkat kunjungan wisata.
Keberadaan komponen-komponen tersebut dapat menilai daya tarik dan potensi RTH sebagai objek pariwisata.
Analisis dilakukan secara kualitatif pada RTH eksisting dan menyusun strategi pengembangan pariwisata baik pada RTH eksisting maupun RTH yang akan dibuat.
Berdasarkan hasil analisis, 40% RTH di Jakarta Utara memiliki potensi sebagai objek pariwisata, ditambah dengan tingkat kunjungan yang terus meningkat.
Hal tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap RTH yang memiliki daya tarik pariwisata.

Related Results

ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
EVALUASI MENGENAI KUANTITAS DAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU DI WILAYAH DKI JAKARTA
EVALUASI MENGENAI KUANTITAS DAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU DI WILAYAH DKI JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ruang terbuka hijau (RTH)di wilayah DKI Jakarta, evaluasi yang dilakukan adalah dari segikuantitas dan kualitas. Kuantitas yaitu jumlah ...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
PENGEMBANGAN WISATA PENANGKARAN TAMAN BUDAYA ASAM KUMBANG SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA KOTA MEDAN
PENGEMBANGAN WISATA PENANGKARAN TAMAN BUDAYA ASAM KUMBANG SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA KOTA MEDAN
Penelitian ini berjudul “Pengembangan wisata penangkaran Taman Buaya AsamKumbang sebagai objek dan daya tarik wisata Kota Medan”. Membahas tentangbagaimana pengembangan wisata pena...
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
Wisata syariah adalah wisata yang mengedepankan nilai islam dalam setiap aktivitasnya, wisata syariah itu sendiri memiliki arti yang lebih luas yaitu pariwisata yang keseluruhannya...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...

Back to Top