Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PENYEBAB PERSELISIHAN DALAM PELAKSANAAN KONTRAK LUMSUM PADA PROYEK-PROYEK BANGUNAN TINGGI MILIK PEMERINTAH
View through CrossRef
Penerapan kontrak lumsum dalam pengerjaan proyek pemerintah yang dibiayai oleh APBN atau APBD mengakibatkan perselisihan (dispute) antara kontraktor dan auditor BPK. Yang dimaksud dengan perselisihan dalam penelitian ini adalah perbedaan pandangan antara kontraktor dan auditor. Survey awal dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 5 proyek bangunan tinggi yang dikerjakan oleh penyedia jasa X dalam kurun waktu 2019-2021 terdapat 4 proyek yang mengalami perselisihan dalam masa audit. Salah satu perdebatan yang paling sering terjadi dalam masa audit adalah perbedaan volume material dalam pengerjaan proyek. Jika volume yang dikerjakan oleh penyedia jasa lebih besar, volume yang lebih besar ini tidak diakui oleh auditor. Sementara jika volume yang dikerjakan oleh penyedia jasa lebih kecil, maka selisih volume pekerjaan ini mesti dikurangi atau dikembalikan oleh penyedia jasa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendapatkan variabel penyebab terjadinya perdebatan diantara penyedia jasa dan auditor. Penelitian ini menggunakan metode analisis data statistik dengan hasil mendapatkan 3 variabel yang paling berpengaruh terhadap tingkat terjadinya perselisihan yaitu (i) item pekerjaan gambar tender berbeda dengan shop drawing, (ii) volume BoQ rencana berbeda dengan volume gambar tender dan (iii) ada perbedaan spesifikasi pada kerangka acuan kerja dengan gambar tender dan shop drawing. Ketiga variabel ini mempunyai pengaruh sebesar 73%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk meminimalisir terjadinya perselisihan pada proyek bangunan tinggi milik pemerintah.
Title: ANALISIS PENYEBAB PERSELISIHAN DALAM PELAKSANAAN KONTRAK LUMSUM PADA PROYEK-PROYEK BANGUNAN TINGGI MILIK PEMERINTAH
Description:
Penerapan kontrak lumsum dalam pengerjaan proyek pemerintah yang dibiayai oleh APBN atau APBD mengakibatkan perselisihan (dispute) antara kontraktor dan auditor BPK.
Yang dimaksud dengan perselisihan dalam penelitian ini adalah perbedaan pandangan antara kontraktor dan auditor.
Survey awal dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 5 proyek bangunan tinggi yang dikerjakan oleh penyedia jasa X dalam kurun waktu 2019-2021 terdapat 4 proyek yang mengalami perselisihan dalam masa audit.
Salah satu perdebatan yang paling sering terjadi dalam masa audit adalah perbedaan volume material dalam pengerjaan proyek.
Jika volume yang dikerjakan oleh penyedia jasa lebih besar, volume yang lebih besar ini tidak diakui oleh auditor.
Sementara jika volume yang dikerjakan oleh penyedia jasa lebih kecil, maka selisih volume pekerjaan ini mesti dikurangi atau dikembalikan oleh penyedia jasa.
Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendapatkan variabel penyebab terjadinya perdebatan diantara penyedia jasa dan auditor.
Penelitian ini menggunakan metode analisis data statistik dengan hasil mendapatkan 3 variabel yang paling berpengaruh terhadap tingkat terjadinya perselisihan yaitu (i) item pekerjaan gambar tender berbeda dengan shop drawing, (ii) volume BoQ rencana berbeda dengan volume gambar tender dan (iii) ada perbedaan spesifikasi pada kerangka acuan kerja dengan gambar tender dan shop drawing.
Ketiga variabel ini mempunyai pengaruh sebesar 73%.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk meminimalisir terjadinya perselisihan pada proyek bangunan tinggi milik pemerintah.
Related Results
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
PERSPEKTIF FORCE MAJEURE DAN REBUS SIC STANTIBUS DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA
PERSPEKTIF FORCE MAJEURE DAN REBUS SIC STANTIBUS DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA
Peranan kontrak sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kontrak adalah: Kesepakatan para pihak tentang sesuatu hal yang melahirkan perikatan/hubungan hukum, menimbulkan hak dan...
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN KONTRAK LUMSUM DAN KONTRAK WAKTU PENUGASAN PADA PEKERJAAN KONSULTANSI KONSTRUKSI DI PROVINSI SUMATERA UTARA
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN KONTRAK LUMSUM DAN KONTRAK WAKTU PENUGASAN PADA PEKERJAAN KONSULTANSI KONSTRUKSI DI PROVINSI SUMATERA UTARA
Kontrak merupakan kesepakatan antara pengguna jasa dengan pihak penyedia jasa dalam melakukan
transaksi berupa kesanggupan melaksanakan sesuatu dengan sejumlah uang sebagai i...
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
Pada tahun 2013, Galeri Nasional Indonesia bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta menggagas pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia bersamaan dengan rencana utama ...
PENGARUH PENATAUSAHAAN DAN PENERTIBAN BARANG MILIK DAERAH TERHADAP PENGAMANAN BARANG MILIK DAERAH
PENGARUH PENATAUSAHAAN DAN PENERTIBAN BARANG MILIK DAERAH TERHADAP PENGAMANAN BARANG MILIK DAERAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatausahaan dan penertiban barang milik daerah terhadap pengamanan barang milik daerah secara parsial dan simultan di Pemerinta...
Perlindungan Hukum Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Industrial di Sektor Swasta
Perlindungan Hukum Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Industrial di Sektor Swasta
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Hubungan Industrial,membagai perselisihan industrial menjadi empat macam, yaitu perselisihan hak, pers...
EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN MENURUT JENIS KONTRAK
EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN MENURUT JENIS KONTRAK
Tahapan penting dalam proses pemilihan bagi penyedia barang/jasa pemerintah salah satunya adalah evaluasi dokumen penawaran. Untuk memastikan kesesuaian kuantitas harga penawaran s...

