Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konsep Pendidikan Keagamaan Buddha dalam Kajian Sutta Pitaka

View through CrossRef
Artikel ini membahas konsep pendidikan keagamaan Buddha dalam konteks Sutta Pitaka, bagian dari Tripitaka, yang merupakan kanon utama dalam literatur agama Buddha. Pendidikan pada masa Buddha didasarkan pada interaksi guru-murid dengan fokus pada pemahaman penyebab penderitaan dan penerapan metode pencerahan. Pendidikan keagamaan Buddha saat ini, di era Abad 21, mengalami transformasi signifikan yang terintegrasi dengan teknologi dan berbagai metode pembelajaran. Pendidikan di era Buddha berfokus pada interaksi guru-murid, pemahaman penderitaan, dan metode pencerahan. Saat ini, pendidikan keagamaan Buddha mengalami transformasi di Abad 21 dengan integrasi teknologi. Metode penelitian menggunakan studi pustaka, menganalisis konsep-konsep kunci dalam Sutta Pitaka. Pendidikan keagamaan Buddha saat ini menargetkan pemahaman mendalam, nilai moral, dan implementasi ajaran dalam kehidupan sehari-hari, mencerminkan adaptasi terhadap dinamika zaman dengan fokus utama pada nilai-nilai inti Buddha. Artikel ini mengamati relevansi pendidikan keagamaan Buddha dalam menghadapi perubahan zaman. Meskipun terjadi transformasi dalam metode dan struktur, nilai-nilai moral dan praktik keagamaan tetap menjadi fokus utama. Pendidikan keagamaan Buddha pada masa kini mencerminkan refleksi adaptasi yang signifikan terhadap dinamika zaman, mempertahankan nilai-nilai inti ajaran Buddha sambil mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Title: Konsep Pendidikan Keagamaan Buddha dalam Kajian Sutta Pitaka
Description:
Artikel ini membahas konsep pendidikan keagamaan Buddha dalam konteks Sutta Pitaka, bagian dari Tripitaka, yang merupakan kanon utama dalam literatur agama Buddha.
Pendidikan pada masa Buddha didasarkan pada interaksi guru-murid dengan fokus pada pemahaman penyebab penderitaan dan penerapan metode pencerahan.
Pendidikan keagamaan Buddha saat ini, di era Abad 21, mengalami transformasi signifikan yang terintegrasi dengan teknologi dan berbagai metode pembelajaran.
Pendidikan di era Buddha berfokus pada interaksi guru-murid, pemahaman penderitaan, dan metode pencerahan.
Saat ini, pendidikan keagamaan Buddha mengalami transformasi di Abad 21 dengan integrasi teknologi.
Metode penelitian menggunakan studi pustaka, menganalisis konsep-konsep kunci dalam Sutta Pitaka.
Pendidikan keagamaan Buddha saat ini menargetkan pemahaman mendalam, nilai moral, dan implementasi ajaran dalam kehidupan sehari-hari, mencerminkan adaptasi terhadap dinamika zaman dengan fokus utama pada nilai-nilai inti Buddha.
Artikel ini mengamati relevansi pendidikan keagamaan Buddha dalam menghadapi perubahan zaman.
Meskipun terjadi transformasi dalam metode dan struktur, nilai-nilai moral dan praktik keagamaan tetap menjadi fokus utama.
Pendidikan keagamaan Buddha pada masa kini mencerminkan refleksi adaptasi yang signifikan terhadap dinamika zaman, mempertahankan nilai-nilai inti ajaran Buddha sambil mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Related Results

ETIKA SOSIAL BUDDHISME DALAM KITAB SUTTA PITAKA (Kajian Filsafat)
ETIKA SOSIAL BUDDHISME DALAM KITAB SUTTA PITAKA (Kajian Filsafat)
Etika dan moralitas yang dimiliki manusia sudah mengalami kemerosotan. Kemerosotan ini dapat dilihat dari maraknya kasus-kasus kejahatan dan konflik yang terjadi dalam lingkungan s...
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
Moderasi beragama direalisasikan dalam bentuk toleransi antar maupun intern umat beragama. Keberagaman agama dapat menimbulkan konsep yang berbeda dalam memahami makna moderasi. Tu...
Pembentukan Karakter Siswa Beragama Buddha di Sekolah Markus Tangerang
Pembentukan Karakter Siswa Beragama Buddha di Sekolah Markus Tangerang
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah pembentukankarakter siswa beragama Buddha melalui Pendidikan Agama Buddha diSekolah Markus Tangerang. Tujuan dari penelitian ...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
SERBA-SERBI PRAKTIK DANA DALAM AGAMA BUDDHA : SEBUAH DISKURSUS
SERBA-SERBI PRAKTIK DANA DALAM AGAMA BUDDHA : SEBUAH DISKURSUS
Artikel ini membahas praktik dana dalam agama Buddha, menggali konsep dāna atau amal sebagai landasan kebajikan yang melibatkan pemberian fisik, kepercayaan, perlindungan, dan ajar...
Written Records and Artistic Expressions of the Belief in Silla as a Buddha-land
Written Records and Artistic Expressions of the Belief in Silla as a Buddha-land
This study examines the Belief in Silla as a Buddha-land, deeply rooted in the foundation of Silla's Buddhist beliefs, by dividing it into four categories. Moving beyond the predom...
MAKNA SIMBOLIK TUMPENG DALAM SELAMATAN DAN NILAI-NILAI AJARAN BUDDHA PADA MASYARAKAT UMAT BUDDHA DI KULON PROGO
MAKNA SIMBOLIK TUMPENG DALAM SELAMATAN DAN NILAI-NILAI AJARAN BUDDHA PADA MASYARAKAT UMAT BUDDHA DI KULON PROGO
Masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa sampai saat ini masih memegang dan nguri-uri budaya leluhur. Salah satu budaya leluhur yang masih dilestarikan adalah penggunaan tump...
Kreativiti Dalam Rekaan Fesyen Dan Pakaian: Tinjauan Sistematik
Kreativiti Dalam Rekaan Fesyen Dan Pakaian: Tinjauan Sistematik
Konsep dan amalan peramal fesyen terhadap elemen kreativiti amat signifikan dalam memupuk pemikiran kreatif dan kritis dalam menyelesaikan setiap masalah. Kertas tinjauan sistemati...

Back to Top