Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Kewirausahaan Rumah Tangga Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan Macrame
View through CrossRef
Mayoritas penduduk dusun Klemut sebagai pelaku UMKM sehingga kerajinan tangan macrame merupakan sebuah upaya kesempatan peluang usaha untuk dapat memberikan tambahan nilai daya jual ekonomi khususnya kepada ibu-ibu rumah tangga. Hal ini didukung dengan banyaknya ibu yang tidak bekerja dan memiliki waktu luang. Permasalahan dihadapi belum ada seseorang memiliki keahlian di bidang kerajinan tangan. Maka dari itu, dilaksanakan kegiatan pendampingan pelatihan kerajinan tangan macrame dalam pembuatan gantungan pot yang diikuti oleh 14 peserta. Tujuan diadakan pelatihan adalah 1) ibu-ibu rumah tangga mampu menghasilkan produk karya terbaru dari hasil kerajinan tangan macrame dan mampu mengembangkan berbagai variasi, dan 2) timbul keinginan minat berwirausaha dengan menjual hasil karya kerajinan tangannya. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah tahap persiapan anggaran pembelian alat dan bahan yang terdiri dari tali kur dan pot tanaman. Tahap pelaksanaan dan evaluasi antara lain sosialisasi minat kewirausahaan, pengenalan praktik dasar pelatihan macrame dan penyelesaian macrame guna memaksimalkan hasil karya kerajinan tangan. Hasil pelatihan yang diperoleh, peserta memberikan respons secara positif dan antusias untuk minat berwirausaha dengan ditunjukkan keaktifan berpartisipasi mengikuti pelatihan dan memahami mengenai tentang kewirausahaan yang didukung dengan ketercapaian ibu-ibu rumah tangga bisa mempraktikkan secara mandiri proses yang telah diajarkan.
Title: Pemberdayaan Kewirausahaan Rumah Tangga Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan Macrame
Description:
Mayoritas penduduk dusun Klemut sebagai pelaku UMKM sehingga kerajinan tangan macrame merupakan sebuah upaya kesempatan peluang usaha untuk dapat memberikan tambahan nilai daya jual ekonomi khususnya kepada ibu-ibu rumah tangga.
Hal ini didukung dengan banyaknya ibu yang tidak bekerja dan memiliki waktu luang.
Permasalahan dihadapi belum ada seseorang memiliki keahlian di bidang kerajinan tangan.
Maka dari itu, dilaksanakan kegiatan pendampingan pelatihan kerajinan tangan macrame dalam pembuatan gantungan pot yang diikuti oleh 14 peserta.
Tujuan diadakan pelatihan adalah 1) ibu-ibu rumah tangga mampu menghasilkan produk karya terbaru dari hasil kerajinan tangan macrame dan mampu mengembangkan berbagai variasi, dan 2) timbul keinginan minat berwirausaha dengan menjual hasil karya kerajinan tangannya.
Metode pelaksanaan yang digunakan adalah tahap persiapan anggaran pembelian alat dan bahan yang terdiri dari tali kur dan pot tanaman.
Tahap pelaksanaan dan evaluasi antara lain sosialisasi minat kewirausahaan, pengenalan praktik dasar pelatihan macrame dan penyelesaian macrame guna memaksimalkan hasil karya kerajinan tangan.
Hasil pelatihan yang diperoleh, peserta memberikan respons secara positif dan antusias untuk minat berwirausaha dengan ditunjukkan keaktifan berpartisipasi mengikuti pelatihan dan memahami mengenai tentang kewirausahaan yang didukung dengan ketercapaian ibu-ibu rumah tangga bisa mempraktikkan secara mandiri proses yang telah diajarkan.
Related Results
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Penyelesaian Perselisihan Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga Dalam Hukum Ketenagakerjaan Di Indonesia
Penyelesaian Perselisihan Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga Dalam Hukum Ketenagakerjaan Di Indonesia
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk penyelesaian perselisihan apabila hak-hak pekerja Rumah Tangga tidak diberikan oleh pemberi kerja atau Lembaga Penyalur Peker...
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
<p><em>Mayarakat umum khususnya wanita secara keseluruhan masih belum memahami apa saja yang tergolong kedalam tindakan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga sampai pa...
Manajemen Konflik dalam Rumah Tangga Isteri yang Bekerja
Manajemen Konflik dalam Rumah Tangga Isteri yang Bekerja
Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi awal penulis yaitu gugatan cerai oleh isteri kepada suaminya mendominasi kasus perceraian yang terjadi di Pengadilan Agama Purw...
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE”
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE”
Desa Nagasepaha merupakan pusat berbagai kerajinan seperti kerajinan perak, kayu, seruling, tenun, “saab mote”, dan lukisan kaca. Dari sejumlah kerajinan tersebut, kerajinan “saab ...
PERCERAIAN AKIBAT KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
PERCERAIAN AKIBAT KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Penanganan Perceraian Akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Pengadilan Agama Barru Kelas II. Dari pokok masalah tersebut d...
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village...
Analisis Modal Dan Strategi Nafkah Rumah Tangga Pembudidaya Lele Di Kawasan Minapolitan
Analisis Modal Dan Strategi Nafkah Rumah Tangga Pembudidaya Lele Di Kawasan Minapolitan
Pada saat harga penjualan komoditas lele rendah rumah tangga pembudidaya lele berusaha untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perubahan alam ...


